Buat pemakai kendaraan motor, sekarang perlu lebih hati-hati
terhadap tangan jahil. Yang bikin gemas adalah komponen yang diambil
merupakan komponen penting keselamatan yaitu Caliper Rem!

Konon caliper rem ‘copotan’ banyak diminati.
Wuaduuuh… Apa iya semudah itukah?

Si tangan jahil bergerak sangat cepat, membuka baut pengikat Caliper, kemudian 
memotong selang rem dengan cutter.. BAH!!

Kalau melihat konstruksi pemasangan caliper pada umumnya sepeda motor,
hanya dua baut saja yang mengikat caliper dengan suspensi/bracketnya.

Sayang sekali motor jenis bebek keluaran Suzuki seperti Suzuki Shogun
dan Suzuki Smash menggunakan baut biasa! Sementara produk merek lain
menggunakan baut jenis bintang-6.

Akibatnya hanya bermodal kunci pas atau kunci ring, dalam waktu kurang
dari 2 menit dua baut itu bisa dilepas dengan mudah. Itu yang
menyebabkan motor bebek tersebut sering mengalami apes hilangnya
caliper rem pada saat diparkir.

Namun untuk motor lainnya yang menggunakan baut HEX (baut-L) maupun baut 
Bintang-6 jangan berbangga hati dulu…

Membanjirnya produk Hand Tools asal China ke pedagang kaki lima,
memudahkan orang memperoleh kunci untuk membuka baut-HEX yang berbentuk
Kunci-L (berbentuk huruf L), bahkan juga bisa ditemui kunci untuk
membuka baut Bintang-6 dengan berbagai ukuran… Nah lho!!

Lantas, bagaimana solusi pencegahan dini untuk melindungi caliper dari si 
tangan jahil?

Paling tidak bisa membuat si tangan jahil enggan untuk mencuri caliper dari 
motor kita.
Berikut tips sederhananya..
Foto di bawah memperlihatkan dua baut bintang-6.

Motor pada foto tersebut adalah Suzuki Shogun 125R yang sebelumnya
masih menggunakan baut biasa, kemudian diganti dengan baut bintang-6
seperti yang digunakan oleh motor-motor merek Yamaha.

Dipilih bentuk yang bulat seperti itu agar tidak mudah diputar dengan tang 
jepit (akan licin).

Target operasi kita adalah menambal atau menimbun lubang baut tersebut
dengan lem epoxy agar baut tidak bisa dibuka dengan mudah, karena
ketika epoxy mengering, akan menjadi material yang keras dan kuat.

Sediakan lem Epoxy yang banyak dijual di pasaran.

Untuk spesifikasi lem epoxy tersebut tidak harus tinggi, tidak perlu
yang tahan suhu tinggi, tidak perlu yang tahan tekanan tinggi dan
seterusnya.

Di supermarket harganya mungkin sekitar 5ribu hingga 10ribu rupiah saja.

Lem Epoxy terdiri dari 2 komponen.

1. EPOXY : adalah bahan utama lem tersebut.

2. HARDENER : adalah katalis untuk mengeraskan epoxy tersebut.

Mulailah dengan tube EPOXY terlebih dahulu, kemudian tube HARDENER.

Ingat, campuran 2 komponen tersebut harus dengan perbandingan yang sama persis.
Jika terlalu banyak epoxy, maka lem akan lama sekali mengering, atau bahkan 
tidak bisa mengeras.

Jika terlalu banyak hardener, maka lem akan terlalu cepat kering, bahkan pecah 
atau retak-retak.



Segera setelah campuran lem tersebut diaduk rata, tutuplah lubang baut tersebut 
hingga rata

Rapihkan sisa lem yang ada pada baut tersebut hingga benar-benar bersih, dengan 
menggunakan kain atau tissue.

Nah… beres deh.. 

Eitss.. sebentar dulu.
Lantas muncul pertanyaan… bagaimana untuk membongkarnya???
Untuk membongkarnya adalah dengan cara memahat epoxy tersebut dengan
obeng kecil yang tajam, hingga kunci baut bintang-6 bisa masuk untuk
membukanya.

Memahatnya tidaklah mudah, paling tidak butuh waktu sekitar 5 hingga 10 menit 
untuk satu baut.
Nah dengan modal lem epoxy, kita bisa melindungi komponen yang berharga sekitar 
400ribu hingga 700ribu rupiah!

Ga ada ruginya untuk dicoba.

Semoga bermanfaat.
--SaLaM HaNgaTBebex Lincah 027B 6318 KMV



      

Kirim email ke