Pak Ikhwan Sopa yang saya hormati, juga teman teman milis yang sama sama sedang belajar disini. salah satu ujian yang berat sebagai manusia adalah berusaha menyenangkan semua orang, padahal sebagai mahluk yang serba kekurangam kita tidak mungkin melakukan hal tersebut.
saya punya dua anak yang tentunya keduanya sama sama saya sayangi tetapi apa yang harus saya putuskan bila pada satu hari libur yang sama anak yang satu ingin berenang dan yang lainnya ingin ke rumah mainan, disitulah peran seorang ayah mengambil kebijakan yg semoga tidak mengecewakan keduanya. Peran yang makin berat tentunya berada di luar rumah saat kita memimpin lebih banyak orang dan orang2 tersebut menggantungkan hidupnya pada keputusan yang kita ambil disitulah kiranya sekarang pak Ikhwan berada juga beberapa dari kita. Saya mungkin mengetahui "kedalaman" Pak Ikhwan walau dengan rendah hati Pak Ikhwan mengakui hanya beberapa centimeter saja. saya yakin sebenarnya tidak sedemikian adanya dan tidak mungkin sedemikian adanya jadi tidak ada salahnya sedikitpun bila pak Ikhwan sebagai moderator mengedit atau tidak mengakomodasi sama sekali tulisan tulisan yang kiranya kurang pas tampil di milis bicara ini tentang audience milis saya perhatikan dari postingan2 yang saya baca saya yakin kawan kawan disini adalah orang orang yang open mind dan terpelajar hanya untuk masalah fundamental seperti keyakinan memang tidak bisa dinilai secara sepintas lalu buat pak Agus juga pak Jamhari keep on writing nilai kehidupan itu milik umat manusia seluruhnya saya mengambil hikmah dari tulisan ghandi yg hindu bahkan Niethze yang atheis toh bukan berarti saya pengikut keyakinan mereka. salam zamzam --- In [email protected], "Ikhwan Sopa" <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > Yth Pak Zam-zam > > Terimakasih banyak atas masukannya. > > Beberapa minggu belakangan, saya juga sibuk berpikir keras untuk > membuat semua situasi ini menjadi lebih baik. > > Tidak mudah memang, menjalani sebuah posisi yang berdiri di antara > banyak orang dengan banyak kepentingan dan banyak sistem tata nilai. > Atas dasar itu, dengan ini saya selaku moderator Milis Bicara, > memohon dengan hormat, (tanpa mengurangi rasa hormat saya atas > kedalaman ilmu para member di milis ini, khususnya Anda berdua, Pak > Agus Syafii dan Pak Jamhari Maskat, dan tanpa mengurangi pembenaran > atas apa-apa yang saya yakini benar di dalam berbagai posting Anda > berdua), agar Pak Agus Syafii dan Jamhari Maskat mengurangi tingkat > "kedalaman" posting-posting Anda berdua. > > Sampaikanlah apa-apa saja, yang lebih sederhana, dan lebih mudah > dicerna. Yang tidak mengundang kontroversi, kecuali dalam hal yang > sifatnya fundamental (Anda berdua lebih tahu yang mana). > > Semoga Allah SWT mengampuni saya. Semoga kewajiban dakwah saya tetap > jalan. Insya Allah, Amiienn. > dst.....
