MMm saya setuju nih. Kan ada ayat "Kalau sudah sampai ajalnya maka tidak ada 
satu pun yang dapat menundanya" Nah kalo emang belum sampai ajalnya ya mungkin 
bisa aja dipanjangkan umurnya. Menurut hadist yang bisa memanjangkan umur 
selain sillaturrahmi juga infaq/shodaqah.

Secara dalil aqli (akal) kalo kita banyak sillaturrahmi ya jadi banyak kenalan. 
Misalnya dimana kita kena sakit parah saudara-saudara yang kita sillaturrahmi 
datang membantu,menengok, bahkan membantu mengobati. jadinya penyakit yang 
mestinya mematikan jadi sembuh. Hmmm bagaimana menurut anda??

Oktovan <[EMAIL PROTECTED]> wrote:                                
   Ketika janin manusia berumur 120 hari, maka ditentukan 4 hal yaitu rezeki,  
jodoh, usia, dan takdir baik dan buruknya. Pada tulisan sebelumnya kita sudah  
membahas Bagaimana rezeki diatur? . Selanjutnya kita akan membahas  bagaimana 
usia diatur.
 Sama seperti bagaimana rezeki diatur, di sini kita mengajukan 2 dugaan,  yaitu:
 1. Ketentuan tanpa kondisi, contoh:
 “Untuk fulan bin fulan usianya adalah 25th”
 2. Ketentuan dengan kondisi, contoh:
 “Untuk fulan bin fulan usianya adalah 25th, tapi apabila menjalin silaturahim  
dipanjangkan menjadi 30th”
 Untuk ketentuan usia ini saya memilih ketentuan no 2 lebih tepat, mengingat  
hadits “Barangsiapa menjalin silaturahim, maka akan dipanjangkan umurnya”.  
Sebagian ulama berpendapat bahwa maksud dipanjangkan umurnya di sini adalah  
“dikenang sepanjang masa”. Saya tidak sependapat. Pada kenyataannya dunia tidak 
 hanya mengenang penjalin silaturahim tetapi juga mengenang perusak silaturahim 
 seperti Abu Lahab, Firaun, Namrudz dan konco-konconya. So, penafsiran  
“dipanjangkan umurnya” menjadi “dikenang sepanjang masa”, saya rasa tidak  
tepat.
 Pada ketentuan contoh di atas, fulan bin fulan  sesuai ketentuan bisa  
meninggal pada usia 25th, bisa juga pada usia 30th, tergantung bagaimana fulan  
bin fulan menjalin silaturahim. Kedua usia tesebut dalam ketentuan.
 Tentu saja hanya Allah yang mengetahui ketentuan mana yang benar. Ini hanya  
dugaan. Lagipula tidak penting berapa usia kita tapi lebih penting bagaimana  
kita mengisinya. Seperti lirik sebuah lagu “Walaupun hidup seribu tahun tidak  
sembahyang apa gunanya”.
 Wallahualam bi showab.



 taken from: http://oktovan.wordpress.com/
 
 
 
     
                                       

       
---------------------------------
You rock. That's why Blockbuster's offering you one month of Blockbuster Total 
Access, No Cost.

Kirim email ke