itu alasannya gampang.....Polisi perlu duit.
  Masa mahasiswa diperiksa KTP segala, lagian kita semua yah warga negara 
indonesia ngapain diperiks...dari cara kita ngomong udah tau yah org indo 
sendiri.Ini jelas polisi lagi bokek...sayang sih indo jarang pake sistem 
lawyer..kalo ada polisi bakalan kena getahnya pake asal tangkap...kalo gak ada 
surat izin tangkap dan asal2an itu bisa dituntut...

Masabi Masabi <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
          Wah ternyata kalau binusian berkunjung ke tempat /
rumah temen bisa kena razia lohh walaupun udah bawa
KTP juga.. Buktinya banyak anak binus kena razia di
kompas berikut ini.. 

Gimana nih menurut Binusian?

Apa kalau Binusian mau berkunjung ke Binus dan depan
Binus ada razia musti minta surat keterangan dari
Binus ato gimana supaya ngak kena razia KTP?

http://www.kompas.co.id/kompas-cetak/0712/14/metro/4082305.htm

Kependudukan
Pemilik Kos Diancam Kurungan Tiga Bulan 

Jakarta, Kompas - Para pemilik kos di Jakarta Barat
diancam kurungan tiga bulan jika tidak melaporkan
adanya penghuni baru. Kepala Suku Dinas Kependudukan
Jakarta Barat Djarnuji yang ditemui seusai operasi
yustisi kependudukan di Kelurahan Palmerah, Jakarta
Barat, Kamis (13/12), menjelaskan, banyak pemilik kos
yang selama ini melanggar Peraturan Daerah Nomor 4
Tahun 2004 tentang Kependudukan. 

"Dari hasil operasi hari ini, yang terjaring sebagian
besar adalah anak kos. Para pemilik kos seharusnya
mendaftarkan para pendatang baru. Mereka juga diancam
denda Rp 5 juta," kata Djarnuji. 

Sebagian dari 380 warga yang dijaring operasi yustisi
kependudukan (OYK) adalah penghuni kos di sekitar
kampus Universitas Bina Nusantara (Binus). 

Lidya, seorang mahasiswi Binus yang tinggal di
Pondokan Jalan U, merasa kesal karena pemilik kos
tidak mendaftarkan mereka ke pihak kelurahan. "Tadi
pintu kos saya diancam mau didobrak. Padahal, saya
juga memiliki KTP dan bukan warga liar," kata Lidya
yang asal Sumatera. 

Asal tangkap 

Riky (19), warga ber-KTP Kelapa Gading yang ditangkap,
mengaku dirinya heran karena ikut dijaring petugas.
"Saya sedang main komputer di tempat kos teman.
Tiba-tiba ada razia dan KTP saya diperiksa.
Selanjutnya saya diminta ikut sidang," kata Riky,
mahasiswa Jurusan Sastra Inggris Binus. 

Lie (19), warga dengan KTP Jembatan Lima, Jakarta
Barat, juga ikut dijaring OYK saat singgah di rumah
kos kawannya. "Katanya tadi cuma pemeriksaan KTP
saja," kata Lie. (Ong) 

__________________________________________________________
Looking for last minute shopping deals? 
Find them fast with Yahoo! Search. 
http://tools.search.yahoo.com/newsearch/category.php?category=shopping


                         

       
---------------------------------
Be a better friend, newshound, and know-it-all with Yahoo! Mobile.  Try it now.

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke