Dear Ronny,

Setahu gua memang bisa begitu, LBH bisa bantu kita u/ nego atau ngak bayar
sama sekali dengan cara kita akan dinyatakan bangkrut dan ngak mampu bayar
sama sekali.

kalau memang masih bisa dibantu u/ diselesaikan oleh keluarga dekat
sebaiknya jgn pakai LBH, karena belum tahu status tertunggak itu bisa pulih
atau ngak....takutnya nanti ngak bisa ngajuin kredit lagi apapun itu.

coba aja tanya2 dulu dengan mereka... semoga membantu.


2008/1/30 Ronny Leang Foe <[EMAIL PROTECTED]>:

>   Dear Binusians....
>
> Keponakanku ada yg terlibat hutang Kartu Kredit, trus gara2 itu juga dia
> kehilangan pekerjaannya, jadi bikin dia makin ga bisa bayar. Dia minta advis
> ke saya, dan saya bilang coba nego ke bank penerbit nya minta stop bunga,
> minta diskon dan minta supaya sisa hutang bisa dicicil. Setelah dia coba
> nego, ternyata dari pihak bank penerbit sama sekali tidak mau memberikan
> diskon, dan sisa hutang dicicil selama 10 kali dengan jumlah sama dengan
> minimum payment, dan jika dibayar kurang dari itu maka bunga yg tadinya
> di-stop akan kembali berjalan. Jadi secara garis besar, sebetulnya hampir
> tidak ada keringanan. Keponakanku ini lalu bilang dia lihat di koran ada LBH
> ( Lembaga Bantuan Hukum ) yg menawarkan bantuan utk masalah Kartu Kredit
> ini. Jadi pihak LBH ini yang akan nego ke pihak bank penerbit, entah untuk
> kita mau cicil dengan jumlah tertentu atau kita ga bayar sama sekali. Dengan
> fee 10% dari total tagihan kita, mereka siap "pasang badan" ke pihak bank
> penerbit dan debt collector. LBH ini bilang, mereka akan melayangkan surat
> panggilan ke bank penerbit utk menyelesaikan masalah Kartu Kredit kita. Jika
> dalam 3 kali panggilan tidak diresponi oleh bank, maka secara hukum hutang
> kita dianggap "diputihkan".
>
> Yg mau saya tanya :
> 1. Apa bener masalah Kartu Kredit kita bisa dilimpahkan ke LBH ?
> 2. Apa bener segitu mudahnya hutang kita bisa "diputihkan" gara2 pihak
> bank ga memenuhi panggilan LBH ( yg katanya emang jarang banget pihak bank
> akan melayani panggilan LBH tersebut ) ?
> 3. Mungkin rekan2 Binusian ada yg punya pengalaman serupa, mohon
> sharingnya
>
> Makasih banyak ya
>
> RLF
>
> [Non-text portions of this message have been removed]
>
> 
>


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke