Halo...

Bicara tentang sistem pendidikan. Saya mau minta pendapat teman2 disini.
Setelah saya perhatikan begitu "kaku-nya" sistem pendidikan kita dan ini
tidak membuat kita kreatif. Istilah kasarnya "terlalu text book". 

Anak saya SD kelas 2 dan 4, di sekolah terlalu banyak belajar hapalan. Kalau
ulangan semua berpatokan ke buku.
Contoh :
- Fungsi jendela ?
  Di buku ditulis "tempat keluar-masuknya udara".
  Anak saya jawab "tempat keluar-masuknya angin" -> GURU SALAHKAN, HARUS
UDARA TIDAK BOLEH ANGIN :D :D :D
  Secara logika "angin" adalah "udara yang bergerak" kenapa salah ?.
Bingung-kan ?:)

- Menghargai teman bermain menciptakan ?
  Di buku ditulis "kerukunan".
  Anak saya jawab "hidup rukun" -> GURU SALAHKAN, HARUS SAMA PERSIS :D :D :D

- Terhadap sesama teman kita harus saling ?
  Di buku ditulis "menghargai".
  Anak saya jawab "menyayangi" -> GURU SALAHKAN, HARUS SAMA PERSIS :D :D :D
  "Mana mungkin pengarang buku mencantumkan semua sinonim, saya yakin 1 kata
sudah cukup untuk mewakili kata lain"
  Apa perlu pengarang menulis menghargai, menghormati, membantu, menolong,
...
  rasanya tidak mungkin karena ini bukan ilmu pasti, bener ga  ?

- Kerukunan dapat memperkokoh kesatuan dan ...
  Di buku ditulis "persatuan".
  Anak saya jawab "kedamaian" -> GURU SALAHKAN, HARUS SAMA PERSIS :D :D :D,
capeeee deeeeh...:)
  Logika saja benar tidak dengan kerukunan kita bisa memperkokoh kedamaian ?

- Menyikat LANTAI kamar mandi menggunakan ?
  Di buku ditulis "sikat lantai".
  Anak saya jawab "sikat" -> GURU SALAHKAN, HARUS LENGKAP PAKAI KATA LANTAI
:D :D :D
                             LALU ANAK SAYA PROTES KALAU HARUS LENGKAP
HARUSNYA DIJAWAB "SIKAT LANTAI KAMAR MANDI",
                                     KARENA ADA JUGA SIKAT LANTAI DAPUR,
SIKAT LANTAI KOLAM dll, bener ga ?

Masih banyak contoh lain yang bikin kita khawatir anak kita jadi tidak
kreatif. Saya pernah protes tapi guru selalu berkilah yang ujung-ujungnya
percuma untuk diperdebatkan. Untuk pindahkan anak ke sekolah lain, saya juga
bingung karena setelah tanya-tanya ternyata di sekolah lain juga
kurang-lebih sama. Patokannya selalu dari kurikulum dan sistem pendidikan
kita yang lemah sehingga guru memang dididik seperti itu. Tapi kalau ketemu
sekolah yang yakin bagus saya mau pindahkan.

Ada komentar dari teman-teman siapa tahu kalau ada masukan bagus saya bisa
bawakan untuk jadi bahan diskusi saat pertemuan orang tua murid. Minimal
pemikiran ini tidak terlalu subjektif dari saya pribadi.

Salam
hin

Kirim email ke