Hmm, apakah kita sebagai manusia harus menunggu sampai sesuatu menyebabkan kehidupan hancur baru kemudian kita menyatakan bahwa hal tersebut menghancurkan kehidupan???
Saya percaya bahwa manusia itu adalah ciptaan-Nya yang paling baik, yang diberikan oleh-Nya akal budi untuk digunakan. sehingga kehancuran seharusnya dicegah, bukan ditunggu. _____ From: [email protected] [mailto:[EMAIL PROTECTED] On Behalf Of Eko Prasetya Sent: 08 Nopember 2008 1:13 To: [email protected] Subject: Re: [BinusNet] OBAMA = President of the U.S.A Menurut saya, gay adalah preference. Pada dasarnya setiap orang adalah hetero-sexual. Walau bagaimanapun dipaksanya, jika mereka hetero kemungkinan besar akan hetero. Tapi pandangan yang menganggap bahwa gay adalah kelainan jiwa, tidak normal, dan memalukan adalah tindakan yang salah. Ini yang disebut sebagai diskriminasi. Kita harus bisa menerima mereka sebagai bagian dari variasi kehidupan. Spain misalnya, melegalkan gay marriage. Apakah mereka hancur? Asumsi ini salah dan tidak berdasar. KOkon. 2008/11/6 Agus Irawan <[EMAIL PROTECTED] <mailto:agusirawan%40hotmail.com> com>: > > misalkan pasangan gay mengadopsi anak, > sepertinya anak tersebut akan berpikiran bahwa gay adalah wajar, > dan dibolehkan, karena pendidikan pertama khan di keluarga. > > Lalu kejadian tersebut berulang selama beberapa generasi, > maka hancurlah negara tsb, karena lama-lama sudah gak > ada generasi yang benar-benar dapat menghasilkan anak. > Atau minimal bisa lebih banyak gay dari orang normal. > > Lalu akhirnya orang normallah yang dianggap tidak normal, > http://fantasyfootb <http://fantasyfootball.id.msn.com> all.id.msn.com [Non-text portions of this message have been removed]
