Itu sudah resiko. Jika kinerja karyawan tidak bagus, apa untungnya buat perusahaan untuk mempertahankan karyawannya? Bukankah karyawan ini menjadi "dead-weight" yang bisa menyeret kinerja seluruh perusahaan?
Seperti yang Lego bilang, dengan employment at will, sebagai pekerja, kita harus berusaha sebaik mungkin, karena kita ingin agar perusahaan membutuhkan kita. Demikian pula perusahaan juga akan berusaha sebaik mungkin memperlakukan karyawannya karena dia ingin karyawannya betah. Yang saya tahu, California menerapkan hukum ini, dan sejauh ini saya lihat hasilnya bagus. KOkon. 2010/4/6 Johan <[email protected]> > > > Jadi, apakah salah / benar bila persh tiba2 mengeluarkan karyawan nya? > dan sebalik nya juga bila karyawan tiba2 kabur? > atau memang itu sudah risk ... > > [Non-text portions of this message have been removed]
