--- In [email protected], smith jacks <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
>   Tapi, kini Anda dan saya sepakat bahwa sepakbola tidak lepas 
dari kepentingan bisnis dna politik bukan? 

Simbiosis Mutualisme
    
>   Satu hal lagi: sepakbola juga terlibat dengan ideologi. City dan 
United ada karena dua golongan masyarakat yang berbeda di 
Manchester. Pun begitu Torino dan Juve di Turin, serta Inter dan 
Milan di Milano. Dan jika kita melihat fakta tersebut, bahwa klub 
merepresentasikan identitas sekelompok manusia dalam satu kota, 
keterlibatan kita di Asia sebagai tifosi menjadi insignifikan dan 
irelevan, kalau tidak mau dibilang konyol.

[Alk]
bukankah itu cuman historical klub??
kl dipandang dlm jendela era finansial global seperti skr ya pasti 
sudah ditinggalkan.

Wacana teritorial & ideologi sudah dibuang jauh2 diera modern ini. 
Bisa dilihat khan kenapa Lega Calcio menyusul EPL & La Liga melirik 
pasar asia, karena secara finansial kita "nun jauh disini" ini 
adalah komoditas yg signifikan.

Oleh karena itu klub2 eropa justru membuang jauh2 semua identitas 
kelompok mereka dan berusaha membuat sebuah image yg bisa diterima 
oleh siapapun.

Alkaizer

Kirim email ke