jawapos.com

Kamis, 24 Mei 2007,
Belum ada Titik Temu 
Kontroversi Tur United ke Asia 
KUALA LUMPUR - Polemik rencana tur jawara Premier League Manchester United ke 
Malaysia yang bentrok dengan jadwal Piala Asia (7-29 Juli) belum juga ada jalan 
tengahnya. Padahal, kemarin, Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) sudah menggelar 
pertemuan dengan Chairman Premier League Sir Dave Richards dan Chief Executive 
United David Gill di Kuala Lumpur untuk membahas masalah tersebut. 
Dalam pertemuan yang diberitakan berjalan gayeng itu, Presiden AFC Mohamed bin 
Hammam kembali meminta supaya United meninjau kembali jadwal tur mereka ke 
Asia, khususnya Malaysia. Namun, ternyata United tidak sanggup memenuhinya. 
Seperti diketahui, pada 27 Juli nanti Ryan Giggs dkk dijadwalkan melakoni 
pertandingan melawan Timnas Malaysia. Selain Malaysia, The Red Devils juga akan 
menggelar laga eksebisi di Korsel dan Hongkong. 
"Kami sudah mengungkapkan semua persoalannya kepada Manchester United. Termasuk 
posisi kami dalam situasi ini. Kami sangat berharap bisa melindungi kepentingan 
Piala Asia 2007. AFC sudah mengajukan permintaan kepada United dan kami sedang 
berharap ada respon positif ," kata bin Hammam sembari menyebut "bola" kini 
sepenuhnya ada di tangan The Red Devils. 
Sayang, usai pertemuan, Richards dan Gill memilih langsung meninggalkan markas 
AFC dan sama sekali tidak bersedia memberikan komentar kepada media. 
Sebelumnya, Richards dan Gill juga telah mengadakan pertemuan dengan Asosiasi 
Sepak Bola Malaysia (FAM) yang diwakili Sekjen Ibrahim Saad dan Wakil Presiden 
Tengku Abdullah Sultan Ahmad Shah. Beda dengan AFC, FAM malah menjamin bahwa 
partai United versus Timnas Malaysia tetap akan digelar sesuai jadwal. 
"Sejauh yang kami tahu, kabinet telah membuat keputusan bahwa pertandingan 
tetap akan dilangsungkan sesuai jadwal semula. Kami akan buat itu sebagai 
patokan. Tapi, kami sama sekali tidak akan terlibat dalam proses promosi dan 
publikasi. Prioritas kami saat ini adalah Piala Asia," kata Saad kepada AFP. 
AFC khawatir kedatangan United ke Malaysia akan mengalihkan perhatian publik 
setempat dari Piala Asia. Malaysia memang menjadi satu dari empat negara tuan 
rumah selain Indonesia, Thailand, dan Vietnam. 
Namun, Pemerintah Malaysia terang-terangan meminta United agar tetap datang 
sesuai jadwal semula. Sebab, kedatangan United itu dijadikan tonggak 
pencanangan tahun kunjungan wisata setempat serta sekaligus untuk memeriahkan 
hari ulang tahun kemerdekaan negara itu. Tak kurang Perdana Menteri Abdullah 
Baidawi yang turut mendukung kedatangan pasukan Sir Alex Ferguson itu ke Kuala 
Lumpur.
"Tur Manchester United ini sangat penting artinya bagi dunia pariwiasata 
Malaysia," kata Tengku Adnan Mansor, menteri pariwisata Malaysia. (ali)
Kamis, 24 Mei 2007,
Incaran United Pilih Spurs
Jika berita ini benar, Manchester United harus siap-siap menelan kekecewaan. 
Salah satu pemain yang sudah lama dibidik klub juara Premier League musim lalu 
itu, Gareth Bale, ternyata malah lebih memilih untuk bergabung dengan Tottenham 
Hotspur. 
Kemarin, bek berusia 17 tahun asal Southampton itu dikabarkan sudah menjalani 
tes kesehatan di White Hart Lane, markas Spurs. Menurut salah satu sumber 
internal Spurs, setelah menjalani tes kesehatan, pemain termuda yang pernah 
membela Timnas Wales tersebut akan langsung meneken kontrak. Tapi, soal berapa 
besar biaya transfer, nilai dan durasi kontrak, hingga tadi malam belum ada 
kejelasan. 
Southampton yang dari awal ogah melepas aset berharganya itu terpaksa merelakan 
Bale pergi agar bisa mendapat pemasukan uang dalam jumlah besar. Sebab, jika 
The Saints bersukukuh mempertahankan pemain kidal yang dianggap sebagai penerus 
Ryan Giggs di Timnas Wales itu, bisa-bisa klub yang gagal promosi ke Premier 
League tersebut terancam kehilangan dia tanpa mendapat uang sepeser pun. Di 
pengujung musim depan, kontrak Bale dengan The Saints memang bakal habis.
Januari lalu, Spurs pernah mengajukan penawaran resmi senilai 10 juta pounds 
(sekitar Rp 179 miliar). Sangat mungkin harga Bale tidak akan jauh berkisar 
dari 10 juta pounds itu. 
Selain Bale, Spurs juga selangkah lagi bakal mendapatkan bek muda lain asal 
klub Prancis Auxerre, Younes Kaboul. Kaboul yang kelahiran Prancis tapi 
dikabarkan ingin membela negara asal orang tuanya, Maroko, itu akan didatangkan 
manajer Martin Jol dengan transfer 10 juta euro (sekitar Rp 120 miliar). Mantan 
kapten Timnas U-21 Prancis tersebut akan diikat untuk masa lima musim ke depan.
"Kaboul akan segera merayakan perpisahannya bersama kami. Dia menyatakan sudah 
lama memimpikan bermain di Inggris," kata Wakil Presiden Auxerre Gerard 
Bourgoin. 
Jika benar Kaboul berlabuh di White Hart Lane musim depan, berarti dia menyusul 
mantan rekannya di Auxerre, gelandang Teemu Tainio, yang sudah bergabung dengan 
Spurs sejak dua musim lalu. (ali)
Kamis, 24 Mei 2007,
Tidak Bisa Lepas Dari Rokok
Mendiang George Best menjadi kesayangan publik Old Trafford di tengah 
kecanduannya pada tembakau dan alkohol. Wayne Rooney yang menjadi ikon baru di 
Manchester United, juga sudah mengenal rokok dan alkohol sejak usia belasan 
tahun.
Nah, Ronny Pattinasarany adalah pesepak bola besar tanah air yang tidak lepas 
dari rokok. Dia tidak kecanduan alkohol, tapi semasa aktif menjadi pemain dia 
tidak pernah mengurangi kebiasaan buruknya, merokok. Dalam sehari, dia bisa 
habis satu sampai dua bungkus. 
Pria yang ramah kepada wartawan itu menceritakan, banyak kenangan buruk yang 
dia alami karena menyukai asap rokok. Dia pun sadar bahwa rokok mengancam 
kesehatannya. "Bagaimana lagi, saya tidak bisa lepas dari yang namanya rokok," 
tandasnya.
Pada masa keemasannya di era 1970-an, Ronny menjadi headline koran-koran 
nasional karena masalah rokok. Saat itu, tepatnya tahun 1976, Ronny tidak 
dipanggil masuk timnas. Ketua Umum PSSI kala itu, Darsono, menyatakan bahwa 
Ronny tidak layak masuk timnas karena banyak merokok.
Berita-berita tersebut ternyata memicu antipati pada pecinta sepak bola tanah 
air. Media-media pada saat itu gencar menyuarakan desakan masyarakat agar Ronny 
dimasukkan timnas. "Akhirnya, saya dipanggil timnas kembali. Saya bersyukur, 
saya bisa bermain baik meski tetap merokok," kenang Ronny.
Tidak hanya datang dari PSSI, peringatan keras untuk tidak merokok juga datang 
dari ayahnya, almarhum Nus Pattinasarany. "Pada intinya ayah ingin saya menjadi 
pemain sukses. Akhirnya saya memenuhi cita-citanya, meski tidak berhenti 
merokok," tuturnya.
Namun, Ronny menegaskan bahwa kebiasannya tersebut tidak layak untuk ditiru. 
Yang harus ditiru adalah semangatnya untuk membela Merah Putih. Semangat dan 
perasaan nasionalisme yang tinggi, adalah kunci Ronny bisa memiliki karir sepak 
bola yang bagus dan awet. "Setiap pemain memiliki resep tersendiri untuk 
sukses. Namun, semangat pengabdian pada bangsa dan negara adalah hal mutlak 
yang harus dimiliki semua pemain," tandasnya.(ang/lis)
Kamis, 24 Mei 2007,
Punya Hak Ingatkan PSSI 
Meski gagal di Liga Champions Asia (LCA) 2007, Arema sesungguhnya masih berhak 
mewakili Indonesia di ajang serupa musim depan. Itu mengacu pada status mereka
sebagai juara Copa Indonesia 2005 dan 2006. Sebagai otoritas sepak bola 
nasional, PSSI memang menetapkan juara Copa dan Liga sebagai wakil Indonesia 
dipentas Asia.
Masalahnya, PSSI masih memiliki "utang" kepada Arema. Seperti diketahui, karena 
kelalaian PSSI yang terlambat melakukan pendaftaran kepada AFC
(Konfederasi Sepak Bola Asia), Arema tidak bisa tampil di LCA 2006. Persipura 
Jayapura sebagai juara Liga Indonesia 2005 juga menjadi korban. Sebagai
kompensasinya, PSSI memberi hak kepada Arema untuk tampil di LCA musim ini. 
Sedangkan Persipura diberi kompensasi materi.
Nah, karena Arema juga menjadi juara Copa Indonesia 2006, berarti mereka juga 
berhak atas tiket LCA musim depan. Sejauh ini tidak ada penegasan dari PSSI 
tentang hal tersebut. Mereka hanya menyatakan bahwa wakil Indonesia di ajang 
LCA adalah juara Liga dan Copa. 
Menanggapi hal tersebut, kubu Arema mengembalikannya kepada PSSI. "Tanyakan
saja kepada PSSI. Semoga mereka ingat," cetus M. Taufan, asisten manajer Arema, 
kepada Jawa Pos. 
Yang pasti, demikian Taufan, kubu Arema akan melakukan evaluasi terhadap hasil 
yang mereka raih di LCA musim ini. "Kami mendapatkan pengalaman
berharga tampil di ajang ini. Yang jelas kami akan melakukan pembenahan lagi 
agar di masa mendatang bisa meraih hasil yang lebih baik," kata Taufan. (ca)
Zona Champions
www.zonabola.com - Kamis, 24 Mei 2007, 08:18
Kaka Top Skorer 

Selain memeperoleh trophy Liga Champions, Kamis (23/5/2007) dini hari WIB. AC 
Milan juga dipastikan merebut gelar tambahan setelah Kaka menjadi top skorer 
dengan menciptakan 10 gol di musim ini.
Hebatnya, gelandang timnas Brasil itu menyingkirkan striker-striker yang 
terkenal haus gol seperti Ruud Van Nistelrooy dan Didier Drogba yang 
menciptakan 6 gol, dan Wayne Rooney dengan 4 gol.
Berikut daftar pencetak gol Liga Champions musim ini :
10 Kaka (AC Milan)
6 Ruud Van Nistelrooy (Real Madrid), Didier Drogba (Chelsea), Fernando 
Morientes (Valencia), Peter Crouch (Liverpool)
5 Raul (Real Madrid)
4 Filippo Inzaghi (AC Milan)
Wayne Rooney (Manchester United)
David Villa (Valencia)
Francesco Totti (AS Roma)
Louis Saha (Manchester United)
Nicolae Dica (Steaua Bucharest)
Claudio Pizarro (Bayern Munich)   
Penulis: [oz]
 
Zona Champions
www.zonabola.com - Kamis, 24 Mei 2007, 03:48
Inzaghi 2, Kuyt 1 
Ujung tombak Filippo Inzaghi menjadi pahlawan bagi AC Milan setelah dirinya 
mencetak dua gol kemenangan 2-1 I Rossoneri atas Liverpool di laga final Liga 
Champions, Rabu (23/5).
Laga ini adalah final pertama sepanjang sejarah Liga Champions yang 
mempertemukan kedua tim yang pernah bertemu di final. Padahal, baik Milan 
maupun Liverpool memulai Liga Champions musim ini dari babak kualifikasi ketiga.
Sementara bagi kapten Milan Paolo Maldini, ini merupakan laga final 
kedelapannya sekaligus menyamai rekor pemain Real Madrid Francisco Gento di 
tahun 1966.
Bertanding di Stadion Spyro Louis, Athena, kedua tim sama-sama memainkan satu 
penyerang dan mengandalkan lini tengah mereka untuk mendobrak pertahanan.
Liverpool tampil menekan sejak menit awal sekaligus mendominasi pertandingan di 
babak pertama. Sedangkan Milan terlihat mengatur tempo permainan dan tidak 
ingin terbawa permainan lawannya. Hal ini membuat Milan kerap gagal mengancam 
gawang Liverpool.
Pasukan Rafael Benitez itu nyaris membuka skor ketika Jermaine Pennant 
melepaskan tendangan keras usai memanfaatkan kesalahan Marek Jankulovski namun 
bola masih dapat dihalau Nelson Dida.
Sedangkan peluang pertama Milan di dapat di menit ke-16 ketika tendangan Kaka 
masih dapat ditangkap oleh penjaga gawang Jose Reina.
Kapten Liverpool Steven Gerrard memiliki peluang matang namun sayang 
tendangannya masih melambung di atas mistar gawang Milan.
Milan benar-benar dibuat kesulitan melalui serangan balik yang digalang 
Liverpool. Pasukan Carlo Ancelotti tersebut hampir dipaksa memungut bola dari 
dalam gawang saat tendangan jarak jauh Xabi Alonso menyamping tipis di sisi 
kanan gawang.
Sekali lagi Jankulovski membuat kesalahan sehingga membiarkan Pennant lolos dan 
memberikan umpan kepada Dirk Kuyt. Tendangan penyerang Belanda itu masih 
mengenai Alessandro Nesta.
Di sisi lain, Kaka tidak leluasa melakukan pergerakan karena gelandang 
Argentina Javier Mascherano diplot untuk menjaganya secara ketat.
Namun keasyikan menyerang membuat Liverpool harus menerima imbasnya ketika Kaka 
dilanggar oleh Alonso di luar kotak penalti. Tendangan bebas yang dilakukan 
oleh Andrea Pirlo mengenai bahu Filippo Inzaghi sehingga mengubah arah bola dan 
mengecoh Reina.
Ini adalah gol ke-58 Inzaghi di ajang Eropa sepanjang karirnya sekaligus 
menjadikannya sebagai penyerang Italia tersubur di kancah Eropa.
Di babak kedua, Benitez memasukkan Harry Kewell menggantikan Boudewijn Zenden 
guna menambah daya serang Liverpool terutama dari sektor kiri.
Hasilnya cukup signifikan ketika Gerrard berhasil lolos dari hadangan Nesta 
usai memanfaatkan kesalahan Gennaro Gattuso dan tinggal berhadapan dengan Dida 
namun sayang tendangan gelandang Inggris itu masih lemah dam mudah ditangkap 
Dida.
Memasuki menit ke-70, serangan Liverpool semakin deras dan The Reds memiliki 
beerapa peluang yang cukup membahayakan gawang. Milan sendiri bermain lebih 
bertahan dengan mengandalkan serangan balik yang cepat.
Tendangan dari Gerrard dan John Arne Riise sempat mengancam meski hanya 
menyamping di sisi gawang Dida.
Taktik serangan balik yang dirancang Ancelotti benar-benar jitu. Hasilnya di 
dapat di menit ke-82 saat Kaka melakukan counter attack dan memberikan umpan 
terobosan kepada Inzaghi yang lolos dari jebakan offside. Pippo dengan mudah 
mampu mengecoh Reina dan meceploskan bola ke dalam gawang Liverpool sekaligus 
mengubah skor 2-0.
Liverpool sempat memperkecil ketertinggalan saat pertandingan menyisakan dua 
menit setelah Kuyt mampu menanduk umpan pojok Gerarrd yang diteruskan Daniel 
Agger.
Namun hingga pertandingan usai Liverpool tidak mampu memaksakan hasil imbang. 
Gelar ini merupakan yang ketujuh bagi Milan sepanjang sejarah mereka menjuarai 
Liga Champions.   
Penulis: [BB]


 
____________________________________________________________________________________
Food fight? Enjoy some healthy debate 
in the Yahoo! Answers Food & Drink Q&A.
http://answers.yahoo.com/dir/?link=list&sid=396545367


HAPUS BAGIAN EMAIL YG TIDAK PERLU SEBELUM ME-REPLY.

==========================================================
Milis Tabloid BOLA
Untuk KELUAR DARI MILIS INI. Kirim Mail kosong (tanpa subject) ke alamat [EMAIL 
PROTECTED]
========================================================== 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/bolaml/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/bolaml/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[EMAIL PROTECTED] 
    mailto:[EMAIL PROTECTED]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 

Kirim email ke