Sebagai penulis, baik pemula maupun udah handal, hendaknya tahu etiket dalam menulis judul email juga. Okeh?
Judul email sebaiknya: mohon cerpen saya di-review ...kesalahan pertama, nama karakter salah... Bukan Mas Jun namanya jika ia menyerah. Lelaki itu paling bisa membuat aku jadi goyah terhadap prinsipku. Aku tak menikah oleh lelaki mana pun. ...kesalahan kedua, penggalan paragraf berikut tidak logis... Perjalananku bersama Mas Pri sudah cukup lama. Apalagi saat aku pertama kali mengenal Mas Pri. Mas Pri tidak pernah tahu pekerjaanku yang sebenarnya sebelum aku menjadi istrinya. Pertama kali aku mengenal Mas Pri saat aku mendapatkan pertolongan darinya saat aku dikeroyok oleh para penggundal yang ingin memperkosaku. Dan saat itu aku mengenal sosok Mas Pri hingga akhirnya Mas Pri mengetahui pekerjaanku dan memintaku untuk segera meninggalkan pekerjaan durjana itu. ...kesalahan ketiga, tanda baca di dialog ini... "Tadi aku Mas yang ingin meyajikan tetapi ibu melarangnya. Katanya lebih baik Ayu saja." Tanpa sengaja mataku berkaca-kaca hingga membentuk anak sungai kecil di pipiku. Secara umum sudah bagus, tapi tema yang ditawarkan terlalu apa ya, biasa. Seperti sinetron hidayah. Tak ada hal baru dalam cerita ini, yang bisa membedakannya dari cerita dengan tema sejenis. Sorry. cheers, ephi
