Maaf yah teman - teman aku salah tulis
hehehe
maklum kemaren laghe ada trouble gitu so aku ga berpikir panjang dan jernih.
jadi wanita yang berjilbab terkadang harus bisa mengatur tingkah laku dan
perasaan . Bukan berarti segala sesuatu harus ditutupi dengan jilbab .
kemuliaan seseorang tidak dapat diukur dari sebuah pakaian namun di ukur dari
tingkat keimanan dan ketakwaan seseorang .
meskipun dia sudah mengenakan jilbab belum tentu hati yang dimilikinya sebagus
yang dia kenakan , untuk itu , jangan lah menghakimi wanita yang mengenakan
jilbab .
terkadang wanita yang mengenakan jilbab hanya ingin menutupi keburukan nya di
lingkungan masyarakat .
dan jangan pernah bilang kalau wanita berjilbab itu sebagai perebut suami orang
karena bila suami kita direbut seseorang itu berarti ada sesuatu yang kurang
atau tidak disukai dari suami kita pada diri kita sendiri . Sehingga kita harus
menginterokpeksi diri sendiri baru membuat suatu kesimpulan .
maaf yah atas kata ery yang bilang kalau wanita berjilbab hanya sebagai topeng
semata .
karena itulah kenyataannya yang membuat kita berpikir seperti itu .
tapi jangan membuat kesimpulan tanpa memikirkan baik buruknya suatu tulisan
yang tercantum .
terima kasih teman .....
semangat ...
jagalah pasangan anda janganlah mengekang dia pada suatu sikap yang membuat dia
bertambah ingin pergi dari diri kita sendiri .
Evin Okta <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
Emang susah menhadapi suami yang sudah punya tabiat seperti itu...
tapi, kita sebagai istri tidak bisa 100% menuduh dia sebagai orang yang
pembohong, atau apalah...
Sebagai istri kita juga perlu introspeksi diri, apa kekurangan kita sehingga
suami kita tidak betah di rumah....
aku pernah mengalami hal yang lebih pait... suamiku selingkuh dengan teman
kuliahnya namanya Guntari Astuti, yang notabene berjilbab...dan berumur lebih
tua 5 tahun dari suamiku...
rasanya dunia mau kiamat bagi aku...tapi 7 tahun pernikahan aku ga mau hancur
hanya karena wanita itu....
aku introspeksi diri sampai mengorbankan karirku... untuk mendapatkan
keluargaku utuh.....
alhamdullilah suamiku telah kembali....
dan sekarang dia sudah berubah... semoga tidak ada lagi perselingkuhan
itu....
dan untuk Guntarie atau guntarie2 yang lain insyaflah. dan bertanggung
jawablah pada jilbab yang kau gunakan....dan menikahlah karena umurmu sudah
cukup.... suamiku lebih muda darimu...
inilah pengalamanku... semoga bisa jadi pelajaran berharga
Julia Irawan <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
aku sedih banget suamiku boong lagi sama aku. sabtu kmrn dia ke luar
kota, bilangnya pulang senin, gak taunya sabtu malam dia udah balik ke jkt.
dia dugem sama temen2nya. aku baru tahu dia boong pas hari senin itu. siang
aku telponin dia terus ga bisa n aku udah curiga. senin tengah malam dia sampe
di rumah, aku tanya baik2 dia tetep gak mau ngaku. besokkannya aku dpt bukti
'bayangan', n aku sampe emosi nanya ke dia, dia tetep gak mau ngaku. aku udah
pasrah . eh malam ini (selasa) aku bisa dapet bukti jelas n besok aku mau lacak
satu lagi buktinya. aku takut dia tetep gak mau ngaku. aku hrs gimana hadepin
dia. apa aku hrs pake cara 'coba bunuh diri'?? hbs pake cara baik2 sampe marah2
dia tetep gak mau ngaku. aku sedih bgt tau suamiku kok begitu yah....:( pdhl
aku udah berusaha utk jd istri yg baik. aku udah pernah ngmg ke dia. dia blg
bkn salah aku tp memang dianya yg kurang ajar, dianya yg lagi suntuk pengen
ngumpul ama temen2 ntar lama2 juga ilang katanya.
hiks..... aku bingunggg............
JL
---------------------------------
Never miss a thing. Make Yahoo your homepage.
---------------------------------
Bergabunglah dengan orang-orang yang berwawasan, di bidang Anda di Yahoo!
Answers
---------------------------------
Never miss a thing. Make Yahoo your homepage.
---------------------------------
Looking for last minute shopping deals? Find them fast with Yahoo! Search.