============================================
Mailinglist debritto : [EMAIL PROTECTED]
============================================


Wis nDjen.....sampeyan gaweo tabloit khusus Audio ....nanti saya bantu
mengisi dengan deburan ombak Anyer yang rata rata hanya 75dB.....dan
semilir angin Anyer yang kecepatan tiupnya hanya 40 KM / Jam soalnya lewat
komplek ABRI....he..he....Ojo..nesu...ojo...nesu.JB72


                                                                                       
       
                    "djen"                                                             
       
                    <[EMAIL PROTECTED]        To:     <[EMAIL PROTECTED]>               
       
                    id>                    cc:                                         
       
                    Sent by:               Subject:     Re: [debritto] Artikel LP      
       
                    debritto-owner@                                                    
       
                    dejava.com                                                         
       
                                                                                       
       
                                                                                       
       
                    06/07/01 03:57                                                     
       
                    AM                                                                 
       
                    Please respond                                                     
       
                    to debritto                                                        
       
                                                                                       
       
                                                                                       
       




============================================
Mailinglist debritto : [EMAIL PROTECTED]
============================================

>Kalau melihat liputan khusus Kompas hari Selasa (17/7)
>lalu, saya mencoba menggabungkan "seni" modern dengan
>klasik.
....................
>Kedua bidang ini tidak bisa dipertentangkan begitu
>saja, keduanya punya kelebihannya sendiri.
---------------------------
Saya setuju bahwa untuk tata suara ini masuk kategori 'seni' untuk konsumsi
telinga. Karena jika lukisan konsumsinya  mata.

>bicara tentang sistem tata suara pada sebuah gedung
>bioskop atau konser, tentu saja sistem digital lebih
>baik. Tapi kalau untuk mendengarkan sebuah sistem
>stereo saja, ya teknologi klasik masih bersaing.
---------------------------
Bagi yang menyenangi konsep 'nature' teknologi klasik lebih unggul. Dengan
berkembangnya teknologi alat musik misalnya synthesizer dimana semua
'suara'
bisa ditiru. Tetapi saya lebih senang dengan konsep 'nature' bahwa piano
itu
bunyi'denting'-nya khas yang tidak dapat karena setiap produk piano punya
warna suara yang khas (piano Yamaha lain dengan Steinwei). Suara petikan
gitar klasik, vibrasi dari gesekan biola  juga punya warna yang khas. Bukan
asal piano, asal gitar dlll yg serba asal bunyi. Akibatnya karena suka
'nature' maka kembali ke teknologi yg menurut pak Jo 'kuno' tapi itu yg
paling ideal buat saya seperti ampli tabung hampa. Wah ini bagi pecinta
suara 'nature' tabung hampa belum ada yg menandingi cuma kelemahannya
effisiensi dayanya umumnya rendah.

>Ada lagi bidang yang belum tersentuh konvergensi dua
>teknologi itu, seperti masalah speaker. Dalam pamerah
>elektronik di Las Vegas awal tahun ini terlihat sistem
>speaker masih merupakan barang ekslusif, bayangkan
>untuk sistem speaker saja harganya bisa 120.000
>dollar.
---------------------------
Ada 2 macam Speaker yang punya kateristik yang sendiri-sendiri:
-Electrostatic speaker effisensinya rendah. dan
-Konventional speaker masih dapat dibedakan lagi:
     - Horn speaker biasanya efisiensi-nya tinggi
     - Konventional speaker effsiensi normal.
Jenis, ukuran box speaker juga mempengaruhi effsiensi serta warna suara
sebuah speaker.
Dan belum ditemukan jenis speaker yg paling ideal. Karena karekteristiknya
yg berbeda beda tsb.

Maka menurut saya pilihan teknologi dari equipment  mempengaruhi jenis
musik
yang digemari yang jika match itu sangat pas ditelinga.

>Biasanya lipsus ini dilaksanakan dua kali setahun
>(tergangtung sikon), kalau nDjen punya hobi mengamati
>masalah audio-visual boleh saja nanti bikin
>tulisannya, tapi tunggu ada limpahan halaman.
>demikian Djen,
>awe
----------------------------
Aku seje pengamat, mas cuma penikmat saja.

Salam
Djen





Kirim email ke