============================================
Mailinglist debritto : [EMAIL PROTECTED]
============================================

Saya sangat setuju dengan pendapat mas Djen

Memang teknologi klasik sampai saat ini belum dapat ditiru dengan alat-alat modern, 
walau mungkin ada yang dapat meniru hampir tidak dapat dibedakan, tetapi untuk 
orang-orang tertentu yang dapat menilai seninya suara tersebut akan tetap mengatakan 
beda.
Sebagai contoh lagi bila mas Djen memberikan contoh piano, saya memberikan suara 
saxophone, suara tarikan nafas, tekanan peniup sax tidak mungkin untuk ditiru dengan 
alat modern.

Yang diatas baru source dari suara, untuk peralatan playback, seperi LP dan CD memang 
ada kelebihan dan kekurangan.
Untuk LP yang memiliki ciri khas lembutnya, untuk CD yang mempunyai cirikhas 
kejernihannya dan dynamix yang dihasilkan dapat sangat tinggi.
Semuanya tergantung dari selera pendengar.
Saat ini CD untuk kelas high sudah menggunakan D/A yang terpisah dari perlatan 
pemutarnya. Tapi jangan lupa peralatan yang sangat mahal tersebut bila tidak didukung 
oleh kualitas kabel yang teruji tenutnya juga tidak akan maksimal.
Lalu untuk Power atau amplifier memang untuk saat ini Tabung masih menjadi primadona 
untuk kelas high end, tapi dilihat dai harga tentunya masih sangat diminati yang 
menggunakn transistor.

Untuk Speaker memang sangat banyak modelnya, seperti speaker konvensional yang konus 
ada menggunakan keramik, processed diamond, plasma ( magnat planar ).
Semuanya memiliki keunggulan sendiri-sendiri, juga memiliki kelemahan sendiri-sendiri.
Tidak semua speaker mampu menghasilkan suara tertentu sama dengan speaker jenis 
lainnya, oleh karena itu belum ada speaker yang sangat ideal untuk dapat menhasilkan 
suara senatural mungkin untuk semua suara.

bun '94

---------- Original Message ----------------------------------
From: "djen" <[EMAIL PROTECTED]>
Reply-To: [EMAIL PROTECTED]
Date: Thu, 7 Jun 2001 03:57:25 +0700

>============================================
>Mailinglist debritto : [EMAIL PROTECTED]
>============================================
>
>>Kalau melihat liputan khusus Kompas hari Selasa (17/7)
>>lalu, saya mencoba menggabungkan "seni" modern dengan
>>klasik.
>....................
>>Kedua bidang ini tidak bisa dipertentangkan begitu
>>saja, keduanya punya kelebihannya sendiri.
>---------------------------
>Saya setuju bahwa untuk tata suara ini masuk kategori 'seni' untuk konsumsi
>telinga. Karena jika lukisan konsumsinya  mata.
>
>>bicara tentang sistem tata suara pada sebuah gedung
>>bioskop atau konser, tentu saja sistem digital lebih
>>baik. Tapi kalau untuk mendengarkan sebuah sistem
>>stereo saja, ya teknologi klasik masih bersaing.
>---------------------------
>Bagi yang menyenangi konsep 'nature' teknologi klasik lebih unggul. Dengan
>berkembangnya teknologi alat musik misalnya synthesizer dimana semua 'suara'
>bisa ditiru. Tetapi saya lebih senang dengan konsep 'nature' bahwa piano itu
>bunyi'denting'-nya khas yang tidak dapat karena setiap produk piano punya
>warna suara yang khas (piano Yamaha lain dengan Steinwei). Suara petikan
>gitar klasik, vibrasi dari gesekan biola  juga punya warna yang khas. Bukan
>asal piano, asal gitar dlll yg serba asal bunyi. Akibatnya karena suka
>'nature' maka kembali ke teknologi yg menurut pak Jo 'kuno' tapi itu yg
>paling ideal buat saya seperti ampli tabung hampa. Wah ini bagi pecinta
>suara 'nature' tabung hampa belum ada yg menandingi cuma kelemahannya
>effisiensi dayanya umumnya rendah.
>
>>Ada lagi bidang yang belum tersentuh konvergensi dua
>>teknologi itu, seperti masalah speaker. Dalam pamerah
>>elektronik di Las Vegas awal tahun ini terlihat sistem
>>speaker masih merupakan barang ekslusif, bayangkan
>>untuk sistem speaker saja harganya bisa 120.000
>>dollar.
>---------------------------
>Ada 2 macam Speaker yang punya kateristik yang sendiri-sendiri:
>-Electrostatic speaker effisensinya rendah. dan
>-Konventional speaker masih dapat dibedakan lagi:
>     - Horn speaker biasanya efisiensi-nya tinggi
>     - Konventional speaker effsiensi normal.
>Jenis, ukuran box speaker juga mempengaruhi effsiensi serta warna suara
>sebuah speaker.
>Dan belum ditemukan jenis speaker yg paling ideal. Karena karekteristiknya
>yg berbeda beda tsb.
>
>Maka menurut saya pilihan teknologi dari equipment  mempengaruhi jenis musik
>yang digemari yang jika match itu sangat pas ditelinga.
>
>>Biasanya lipsus ini dilaksanakan dua kali setahun
>>(tergangtung sikon), kalau nDjen punya hobi mengamati
>>masalah audio-visual boleh saja nanti bikin
>>tulisannya, tapi tunggu ada limpahan halaman.
>>demikian Djen,
>>awe
>----------------------------
>Aku seje pengamat, mas cuma penikmat saja.
>
>Salam
>Djen
>
>

Kirim email ke