|
It sounds like a "business" to me.
Minta supporter alias or-tu asuhnya utk naik 2 kali lipat
juga. Nah kalo si "K" bersedia menduakalilipatkan lagi dr 2x pertama, baru
pindah. Jika kurang ofdol, "tawar" lebih tinggi lagi. Intinya khan hukum karma,
berikan kesempatan yg benar2 baik kepada si paman utk berdana lebih banyak
kepada si "X"; semakin dia bersedia melipatgandakan tunjangan, yah semakin baik
buat si "K"...
----- Original Message -----
Sent: Tuesday, June 28, 2005 20:37
Subject: [Dharmajala] dilema
Dear all,
Sekuntum teratai untuk anda semua, Para calon
Buddha.
saya mempunyai sebuah cerita yang ingin di bagi ke bro &
sis dan saya ingin minta solusi dari bro & sis.
Sebut saja
namanya si "X". Si X ini kira-kira berumur 15 thn. Si X adalah salah
satu anak asuh di lingkungan buddhis. dan mempunyai keyakinan tinggi
kepada Buddha Dharma. Si X ini mempunyai seorang paman yang tinggal
serumah dengannya. dan paman dari si X ini adalah seorang "K". Paman
si X ini sering mengajak si X untuk pindah ke agamanya dengan tawaran
bahwa jika si X pindah agama, maka si X akan mendapatkan tunjangan sekolah
2 kali lipat dari tunjangan yang di dapat dari anak asuh
sekarang ini. Nah, sekarang ini, si X lagi dilema. Apa yang harus
diperbuatnya? Apakah harus mengambil tawaran dari paman,
dengan pura-pura pindah agama tapi dia masih berkeyakinan pada
Buddha Dharma? atau malah melepaskan tawaran pamannya dan
tetap menjadi anak asuh yang sekarang ini? karena kita tahu bahwa hidup
haruslah relaistis.
Solusi dari bro & sis mungkin bisa
membantunya.
Thanks...
RIDA
____________________________________________________
Yahoo! Sports Rekindle the Rivalries. Sign up for Fantasy Football
http://football.fantasysports.yahoo.com
**
Menyadari apa yang sesungguhnya sedang terjadi SAAT INI di dalam diri saya
maupun di luar diri saya **
** Kami kembali tuk hidup dalam kekinian
yang menakjubkan; tuk menanami taman hati kami benih-benih kebajikan; serta
membuat fondasi pengertian dan cinta kasih yang kokoh **
** Kami
mengikuti jalur perhatian penuh, latihan tuk melihat dan memahami secara
mendalam agar mampu melihat hakikat segala sesuatu, sehingga terbebas dari
belenggu kelahiran dan kematian **
** Kami belajar tuk: berbicara
dengan penuh cinta kasih, menjadi penuh welas asih, menjadi perhatian terhadap
pihak-pihak lain pagi ataupun sore hari, membawa akar-akar suka cita ke
banyak tempat, membantu sesama melepaskan kesedihan; dan tuk menanggapi dengan
penuh rasa syukur kebajikan orang tua, para guru, serta sahabat-sahabat kami
** Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go
to: http://groups.yahoo.com/group/Dharmajala/
<*>
To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED]
<*>
Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
** Menyadari apa yang sesungguhnya sedang terjadi SAAT INI di dalam diri saya maupun di luar diri saya **
** Kami kembali tuk hidup dalam kekinian yang menakjubkan; tuk menanami taman hati kami benih-benih kebajikan; serta membuat fondasi pengertian dan cinta kasih yang kokoh **
** Kami mengikuti jalur perhatian penuh, latihan tuk melihat dan memahami secara mendalam agar mampu melihat hakikat segala sesuatu, sehingga terbebas dari belenggu kelahiran dan kematian **
** Kami belajar tuk: berbicara dengan penuh cinta kasih, menjadi penuh welas asih, menjadi perhatian terhadap pihak-pihak lain pagi ataupun sore hari, membawa akar-akar suka cita ke banyak tempat, membantu sesama melepaskan kesedihan; dan tuk menanggapi dengan penuh rasa syukur kebajikan orang tua, para guru, serta sahabat-sahabat kami **
---- LSpots keywords ?>
---- HM ADS ?>
YAHOO! GROUPS LINKS
|