Saya mendapatkan sambutan yang ramah , persahabatan yang tulus, pengabdian dan Kepedulian dari mereka.
Saya juga menemukan banyak praktek nyata yang telah dilakukan oleh mereka : mendirikan sekolah2 untuk kaum miskin , menolong fakir miskin, membuat panti jompo dan asuhan dsbnya.
Yang menarik, banyak dari mereka dulunya beragama buddha ( sembahyang ke klenteng dan vihara ) . sayang dulu sifat mereka jelek : suka merokok, nonton film porno, bicara kotor, menipu, dsbnya.
sejak mereka menjadi kristen, mereka menjadi pribadi yang mereka. Sifat-sifat buruk sewaktu mereka masih buddhist, dapat mereka hilangkan.
ada juga bekas buddhist yang berasal dari keluarga broken home sehingga menyebabkan dia depresi, rendah diri. Sejak dia mengenal kristen, dia menjadi lebih ceria, lebih optimis memandang hidup , dan dapat menghilangkan depresinya.
salahkah mereka menjadi kristen bila ternyata dengan menjadi kristen, mereka bisa menjadi lebih baik dan lebih bahagia?
Konsep dan teori sebagus apapun yang ada di dalam Buddhistme, bila ternyata tidak mampu mengubah dan membahagiakan orang lain, bukankah konsep itu hanya akan menjadi sampah?
AKU Mengaku Buddhist ....
Pantang dan malu bergelar Buddhist KTP....
AKU punya pengetahuan Dhama yang nan Sempurna,..
Dengan Karma ; Anicca ; Dukkha dan teori lainnya...
AKU membentangkan sayap melanlang buana...
Dalam Kanca panggung sandiwara dunia
AKU terkesan Kuat - Kokoh - Kritis
Anicca ...
Badai Topan datang menerpa...
Silih ganti menghantam
Pasang surut tiada henti...
Hingga AKU hanyut terbawa arus....
Dalam gelombang arus, AKU mencoba Menyelam-i
Kupraktekan bekal yg tiada tara...
Namun apalah daya...
Bekal KU hanyalah sekedar pengetahuan
Yang ikut hanyut bersama arus nestapa...
Penyelaman ku hanyalah pelarianku
AKU... AKU... Sesungguhnya Rapuhhhhhhhh
AKU... butuh tempat bersinggah
AKU... butuh tempat berlindung...
AKU... butuh tempat mengadu...
AKU... butuh komunitas yang menghiburku...
Dalam dunia KU dalam KomunitasKU....
Yang kudapat hanyalah Hiburan dan saran kosong..
AKU disuruh berlindung pada diri yang rapuh
AKU kembali disuguhkan Karma - Dukkha dan Anicca...
AKU bosan....
AKU butuh solusi bukan sekedar teori.
Dalam gejolak diri KU...
Kucoba melirik Dunia lain.....
Ku lihat...
Sambutan - Persahabatan - Pengabdian - Keperdulian
Impian Pengharapan...
Praktek Nyata...
Mengapa dalam dunia KU berbeda ?
karena Dunia KU Tanpa Pemimpin / gembala ?
mungkinkah Yang ada hanyalah kesombongan dalam kerapuhan belaka?
OOO... haruskah AKU berpaling dari dunia KU yang hanya mengandalkan diri sendiri ?
AKU yang rapuh...
Siapa?
** Menyadari apa yang sesungguhnya sedang terjadi SAAT INI di dalam diri saya maupun di luar diri saya **
** Kami kembali tuk hidup dalam kekinian yang menakjubkan; tuk menanami taman hati kami benih-benih kebajikan; serta membuat fondasi pengertian dan cinta kasih yang kokoh **
** Kami mengikuti jalur perhatian penuh, latihan tuk melihat dan memahami secara mendalam agar mampu melihat hakikat segala sesuatu, sehingga terbebas dari belenggu kelahiran dan kematian **
** Kami belajar tuk: berbicara dengan penuh cinta kasih, menjadi penuh welas asih, menjadi perhatian terhadap pihak-pihak lain pagi ataupun sore hari, membawa akar-akar suka cita ke banyak tempat, membantu sesama melepaskan kesedihan; dan tuk menanggapi dengan penuh rasa syukur kebajikan orang tua, para guru, serta sahabat-sahabat kami **
YAHOO! GROUPS LINKS
- Visit your group "Dharmajala" on the web.
- To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
- Your use of Yahoo! Groups is subject to the Yahoo! Terms of Service.
DO YOU YAHOO!?
雅虎免费G邮箱-中国第一绝无垃圾邮件骚扰超大邮箱
--
Rien ne se cree, rien ne se perd
** Menyadari apa yang sesungguhnya sedang terjadi SAAT INI di dalam diri saya maupun di luar diri saya **
** Kami kembali tuk hidup dalam kekinian yang menakjubkan; tuk menanami taman hati kami benih-benih kebajikan; serta membuat fondasi pengertian dan cinta kasih yang kokoh **
** Kami mengikuti jalur perhatian penuh, latihan tuk melihat dan memahami secara mendalam agar mampu melihat hakikat segala sesuatu, sehingga terbebas dari belenggu kelahiran dan kematian **
** Kami belajar tuk: berbicara dengan penuh cinta kasih, menjadi penuh welas asih, menjadi perhatian terhadap pihak-pihak lain pagi ataupun sore hari, membawa akar-akar suka cita ke banyak tempat, membantu sesama melepaskan kesedihan; dan tuk menanggapi dengan penuh rasa syukur kebajikan orang tua, para guru, serta sahabat-sahabat kami **
YAHOO! GROUPS LINKS
- Visit your group "Dharmajala" on the web.
- To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
- Your use of Yahoo! Groups is subject to the Yahoo! Terms of Service.
