Nah benar khan apa kata saya..... Hidup Gus Dur!!!!

--- In [email protected], "flyaway_withlove" 
<[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> --- In [email protected], "dh4rm4duta" <dh4rm4duta@> wrote:
> >
> > Namo Buddhaya,
> > 
> > Sdr. Erik yang budiman,
> > 
> > Perkenankanlah saya mengungkapkan pandangan saya. Menurut saya 
dalam 
> > menyuarakan sesuatu yang kita anggap benar, maka kita hendaknya 
tidak 
> > terpaku pada pandangan kawan, sahabat, atau orang yang kita 
cintai. 
> > Kebenaran adalah tetap kebenaran. Jadi meskipun PB.NU yang 
dipimpin 
> > Gus Dur dekat dengan kita, tetapi tidak berarti bahwa kita 
> > harus "membeo" semua pendapat NU. Kalau mempelajari sejarah kita 
> > melihat bahwa banyak pahlawan dan martir2 agung yang berani 
> > mengorbankan dirinya demi memperjuangkan kebenaran, sekalipun
> <snip>
> > Sebenarnya masih ada jalan ketiga atau jalan tengah. Kita dukung 
RUU. 
> > itu tetapi dengan beberapa pembatasan. Menurut saya yang diatur 
dalam 
> > RUU itu cukup:
> > 
> > 1.Jangan sampai anak-anak di bawah umur memperoleh literatur itu. 
> > Jadi misalnya majalan Playboy hendak dijual, maka pembelinya 
harus 
> > menunjukkan KTP. Menjual barang-barang semacam itu kepada anak-
anak 
> > dapat dikenakan sanksi. Kalau tidak salah ini yang berlaku di 
negara 
> > Jerman dan demokrasi Barat. Jadi generasi muda kita tetap 
terlindungi.
> > 
> > 2.Jangan menampilkan gambar2 anak di bawah umur. Ini untuk 
mencegah 
> > pelacuran anak-anak.
> > 
> > Saya kira yang perlu diatur hanya itu saja. Cukup satu atau dua 
> > pasal. Jadi kita setujui UU itu, tetapi dengan pembatasan. Ini 
saya 
> > kira jalan tengah terbaik.
> > Sekarang bicara masalah implikasi politis, justru saya melihat 
bahwa 
> > jika UU ini disahkan akibatnya dapat sungguh mengerikan. Ini 
> > merupakan salah satu langkah dari entah berapa langkah lagi untuk 
> > menuju negara berdasar syariat agama tertentu. Bisa-bisa nanti 
semua 
> > wanita harus mengenakan busana khas agama tertentu (sebut saja X 
> > tersebut). Kalau mau jujur dan mempelajari sejarah maka agama X 
> > tersebut juga terkadang minim toleransi. Oleh karena itu, demi 
masa 
> > depan kita semua dan keturunan kita, maka dengan menghalangi satu 
> > langkah ini kita telah ikut mencegah jatuhnya Indonesia ke tangan 
> > kelompok agama X tersebut (yang terkadang juga luar biasa zalim 
dan 
> > tirannya). Kita semua harus berjuang, Bro dan Sis. Sebenarnya 
saya 
> > menulis ini bukan buat diri saya sendiri, tetapi buat kita semua. 
> > Jujurnya kalau sampai negara kita jatuh ke tangan agama X, maka 
saya 
> > dan keluarga bisa saja minta suaka ke salah satu negara Eropa 
tempat 
> > saya menuntut ilmu dahulu. Saudara saya beberapa ada di sana dan 
> > sudah berstatus warga negara. Tentu mereka akan bantu. Tetapi 
> > bagaimana bila tidak sempat lari? Tentu saja saya tidak 
mengharapkan 
> > bahwa negara kita menjadi seperti Afghanistan, tetapi siapa yang 
tahu 
> > apa yang akan terjadi. Mohon renungkanlah ini semua.
> > 
> > Salam kasih,
> > 
> > Tan
> > 
> 
> Gus Dur sebenarnya menolak RUU APP.
> 
http://www.detiknews.com/index.php/detik.read/tahun/2006/bulan/03/tgl/
16/time/130737/idnews/559859/idkanal/10
>







------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Join modern day disciples reach the disfigured and poor with hope and healing
http://us.click.yahoo.com/lMct6A/Vp3LAA/i1hLAA/UlWolB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

** Menyadari apa yang sesungguhnya sedang terjadi SAAT INI di dalam diri saya 
maupun di luar diri saya **

** Kami kembali tuk hidup dalam kekinian yang menakjubkan; tuk menanami taman 
hati kami benih-benih kebajikan; serta membuat fondasi pengertian dan cinta 
kasih yang kokoh **

** Kami mengikuti jalur perhatian penuh, latihan tuk melihat dan memahami 
secara mendalam agar mampu melihat hakikat segala sesuatu, sehingga terbebas 
dari belenggu kelahiran dan kematian **

** Kami belajar tuk: berbicara dengan penuh cinta kasih, menjadi penuh welas 
asih, menjadi perhatian terhadap pihak-pihak lain pagi ataupun sore hari,  
membawa akar-akar suka cita ke banyak tempat, membantu sesama melepaskan 
kesedihan; dan tuk menanggapi dengan penuh rasa syukur kebajikan orang tua, 
para guru, serta sahabat-sahabat kami ** 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/Dharmajala/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke