Rekan Susy, Apakah anda mempunyai kutipan dari pernyataan Budiman Sudharma tersebut?Saya sudah mencarinya di website FKUB tapi tidak ketemu tuch. Mohon agar pernyataan tersebut dapat di posting di milis ini. Terima kasih. Mettacittena, Changle -----Original Message----- From: [email protected] [mailto:[EMAIL PROTECTED] On Behalf Of Muliawati, Susy Sent: Friday, December 22, 2006 8:40 AM To: [email protected] Subject: RE: [Dharmajala] Re: Skandal Kalau melihat bunyi beritanya, pasti mereka merefer kepada Pernyataan Sdr Budiman Sudharma, ketua FKUB yang menyebutkan bhw bhikkhu2 Tibet memang bertujuan menjaring artis2 untuk dijadikan sebagai Buddhist. Akan sangat berbahaya bagi eksistensi umat Buddha di Indonesia kalau ada 1 lembaga yg mengatasnamakan sbg Forum Komunikasi Umat Buddha, tetapi mereka tidak memiliki pengetahuan yg benar ttg aliran2 dlm agama Buddha, tetapi mengeluarkan pernyataan resmi yg salah.
-----Original Message----- From: [email protected] [mailto:Dharmajala@ <mailto:[email protected]> yahoogroups.com] On Behalf Of dh4rm4duta Sent: Thursday, December 21,:38 PM To: [email protected] Subject: [Dharmajala] Re: Skandal Kalau dipikir-pikir skandal ini juga membuat malu etnis Tionghua, jadi bukan hanya umat Buddha yang malu. Kemarin dulu bandar ekstasi juga etnis Tionghua. Oleh karena itu, barangkali kita benar-benar perlu memikirkan semua imbasnya di masa mendatang. Tetapi kalau saya amati dampaknya dalam skala nasional justru tidak besar, lho. Nampaknya, bagi masyarakat luas ini hanya sekedar riak-riak dalam dunia hiburan yang melibatkan seorang artis. Tabloid Cempaka yang menjadi bagian Suara Merdeka menyatakan bahwa Ferry merupakan bagian dari jaringan Buddha Tibet yang hendak mensyiarkan agamanya pada para artis, karena mereka memang diperintahkan demikian. Pertanyaan saya, dari mana mereka mendapatkan pernyataan semacam itu? Setahu saya kok tidak ada perintah semacam itu dalam Buddhisme Tibet? Pernyataan yang dimuat dalam harian tersebut saya kira sangat berbahaya. Metta, Tan
