Saya malah merasa hidup ini memang penuh keanehan dan memang cuma ada
mukjizat sebagai jalan keluarnya!

Saya bingung sekali dengan hidup ini, apakah arti bekerja itu ? apakah
memerintah orang melakukan ini dan itu disebut bekerja? 
Saya juga bingung kenapa orang duduk-duduk mengetik komputer saja koq
dikasih uang banyak? bukankah lebih baik kasih uang banyak kepada
pekerja yang angkat-angkat barang berat?
Saya lebih bingung lagi kenapa orang yang cuma maen perintah saja
dikasih uang lebih banyak?
Seluruh hidup ini aneh... dan penuh mukjizat.

Saya juga merasa aneh, kenapa kalau toko diseberang lebih laris
daripada toko saya, jualan barang yang sama, harga sama, tapi disana
lebih laris.

Terkadang saya bertemu dengan seseorang dan bercakap-cakap serasa
bahwa dia adalah teman lama saya,
Terkadang saya bertemu dengan seseorang, bercakap-cakap 5 menit saja
sudah bosan.
Bagaimana sih hidup ini? 

Saya itu kepengennya ketemu saja sama seseorang yang enak diajak
bercakap-cakap dengan saya, seperti seorang keluarga sendiri (MUKJIZAT)
Saya juga kepengennya ada keadilan, yang kerja keras dibayar lebih
baik, supaya adil (MUKJIZAT)
Saya kepengennya supaya kalau harga sama, barang sama, ya jumlah
pembelinya sama (MUKJIZAT).

Terus gimana sih hidup yang penuh mukjizat itu?



--- In [email protected], Andri Tjiu <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> Cukup menarik juga topik ini ;p
> Apa arti dari berdoa? apakah harus duduk dan merapatkan telapak
tangan di depan dada dan mengucapkan mantra/sutra? 
> Apa arti dari bekerja? apakah harus datang ke kantor setiap hari dan
melakukan pekerjaan kantoran, atau keliling2 menawarkan jasa dan
menghasilkan produk jadi ?
> Berdoa itu salah satu proses bekerja juga hanya saja dalam hal ini
yang bekerja adalah pikiran dan tekat kita, semakin kuat tekad semakin
keras juga pikiran ini bekerja
> doa2 yang terkabul adalah kekuatan dari pikiran, semakin kuat
pikirannya semakin besar kemungkinan untuk terpenuhi keinginannya,
sama dengan kekuatan tekad, dalam buddha dhamma ada yang dinamakan
kekuatan tekad
> dengan kekuatan tekad bisa menciptakan berbagai bentuk dan keinginan
menjadi tercapai, sama seperti kekuatan yang di hasilkan dari meditasi
jhana, hanya saja tahapannya sementara dan tidak terkontrol karena
pikiran hanya terarah pada saat tersebut untuk mewujudkan keinginan
itu saja, dan sering kali kita terlalu terikat dengan keinginan itu,
sehingga terkadang keinginan tersebut menjadi tidak tercapai, serta
ada juga beberapa faktor yang membuat suatu keinginan menjadi terkabul
atau tidak salah satunya adalah kondisi sekitar yang saling tergantung
satu sama lain, jika tidak ada sebab maka tidak akan ada akibat ;p
> Karena itu bagi yang sedang berdoa agar keinginannya bisa terkabul
tidak hanya cuma berdoa saja, karena keinginan tersebut hanya bisa
terkabul jika kita harus melepas sesuatu, apakah waktu, ruang dan yang
lainnya, jika kamu melepaskan sesuatu maka akan mendapatkan sesuatu
sebagai gantinya, kembali lagi ke hukum sebab musabab, ada aksi ada reaksi
> contohnya bro tan yang sudah pasrah , dan berdoa dengan melepaskan
keinginannya, sehingga bisa terkabul dapat tiketnya, tetapi dari
pelajaran ini yang perlu diingat adalah , jika kita menginginkan
sesuatu pasti ada yang harus melepas dan dilepas, contohnya saja bro
tan mendapatkan tiketnya dan orang yang menjual tiket kepadanya
menjadi tidak pergi
> saya juga termasuk dari salah satu orang yang sering mendapatkan
manfaat dari kekuatan tekad dan melepaskan, karena terkadang ada
sesuatu yang memang harus dengan tekad yang kuat dan usaha untuk
menciptakan kondisi tersebut agar terwujud serta terkadang harus rela
melepas baru bisa terwujud
> untuk kasus2 yang sperti ini hanya keinginan yang wajar dan memang
kondisi sekitar memungkinkan ;p
> contohnya, jangan mengharap menjadi orang kaya raya dan terpandang,
jika hanya tidur saja tidak ada usaha sama skali :p
> Jangan berharap dapat menjadi buddha, tetapi tidak "bekerja"
pikirannya sama skali dengan menutupi semua pikiran kita dengan
keinginan2 semu, tetapi biarkanlah pikiran "bekerja" secara alami
melihat segalanya sebagimana aslinya tanpa ada keinginan2 semu dari
kita sendiri 
> 
> ini hanya pandangan2 iseng jika saya salah tolong dikoreksi ;p
> 
> salam metta,
> 
> Andri Tjiu
> 


Kirim email ke