a lotus flower, for a buddha to be
kenapa manusia harus bekerja ?. jawabannya
adalah satu kata yaitu keserakahan.sepertinya agak lucu tapi jika
direnungkan .. pada awal peradaban manusia , segala sesuatu
disediakan oleh alam.sewaktu manusia mulai berkumpul dan berinteraksi
maka ada timbul banyak permasalahan dalam hidup. seperti kata kong hu
cu jika ada dua atau lebih org berkumpul pasti ada masalah.cuma
bagaimana masalah itu dipecahkan dengan jalan yang benar dan
bijaksana.pada awalnya manusia itu tidak bekerja, cuma nyantai -
nyantai aja...boleh dibilang makan ,tidur, bermain dan berkembang
biak .pada saat bersamaan mereka hidup berkelompok sebagai akibat
dari interaksi individu-individu yg mempunyai kesamaan jenis /
karateristik. kemudian diantara kelompok terjadi pemisahan diri...
miliku dan milikmu.manusia mulai mempertahankan apa yang menjadikan
hak miliknya... yang kemudian perselisihan / pertengkaran pun
terjadi...
 pada tahap ini akan terjadi konsiliasi perdamaian diantara beberapa
belah pihak. maka diciptakanlah sistem-sistem yang mengatur kehidupan
bermasyarakat / sosial.seperti halnya org dulu mengenal sistem BARTER
( tukar menukar barang ). kemudian dipermudah lagi dengan sistem Uang
logam / kertas sampai sekarang.mungkin dimasa-masa yang akan datang
dimana teknologi semakin canggih. bukan Uang lagi sebagai alat
tukar .. tapi mungkin saja hanya berupa angka-angka maya atau berupa
saldo angka2 keuangan.
  Apakah kita harus bekerja ?. tapi kalau tidak bekerja mau makan
apa ...?.
tentu saja harus bekerja. kecuali ada yang menghidupi kita.Dalam
kehidupan ini sudah tercipta suatu arus yang mau gak mau semua orang
harus mengikuti aturan main didalamnya.. mgkn ini Samsara.samsara
yang sudah ada benihnya didalam diri  yang sedemikian lama dan
termanifestasi dalam suatu bentuk-bentuk sistem / konsep yang mau
tidak mau setiap org ikut terseret didalamnya.
kecuali.. kita sekarang hidup ditanah suci buddha.konon ditanah suci
buddha.di alam sukhavati kita hanya perlu membayangkan apa yang
diinginkan... mau semangkuk mie... muncul semangkok mie... disana
katanya tidak ada derita lahir,sakit, tua dan mati.tidak ada
perselisihan , semuanya ada disana... sebuah tempat yang santai dan
nyaman untuk mengembangkan spiritual dan tidak ada lagi kemunduran.
  Bekerja hanya untuk memenuhi kebutuhan jasmani saja sedangkan
berdoa / melatih diri untuk nutrisi spiritual.bekerja hanya batu
loncatan untuk pengembangan spiritual untuk mencapai alam spiritual
yang lebih tinggi.
  Mukjizat merupakan campur tangan mahluk spiritual atau
kekuatan mahluk yang berkasadaran tinggi. Tidak Semua permasalahan
bisa begitu saja selesai dengan mukjizat atau mukjizat bukan mutlak
jalan pemecahan suatu masalah.bisa saja suatu masalah sudah seharus
nya terjadi sebagaimana mestinya sebagai konsekwensi sebab yang sudah
kita tanam sebelumnya (sebab akibat) atau kita sebut Takdir.
mis : membangkitkan org mati...jika semua org bisa dibangkitkan dari
kematian tentu sikap dan gaya hidup org akan jauh berbeda.kematian
merupakan suatu takdir konsekwensi dari kelahiran.


--- In [email protected], "N6U1C_T4MP4N" <[EMAIL PROTECTED]>
wrote:
>
> Saya malah merasa hidup ini memang penuh keanehan dan memang cuma
ada
> mukjizat sebagai jalan keluarnya!
>
> Saya bingung sekali dengan hidup ini, apakah arti bekerja itu ?
apakah
> memerintah orang melakukan ini dan itu disebut bekerja?
> Saya juga bingung kenapa orang duduk-duduk mengetik komputer saja
koq
> dikasih uang banyak? bukankah lebih baik kasih uang banyak kepada
> pekerja yang angkat-angkat barang berat?
> Saya lebih bingung lagi kenapa orang yang cuma maen perintah saja
> dikasih uang lebih banyak?
> Seluruh hidup ini aneh... dan penuh mukjizat.
>
> Saya juga merasa aneh, kenapa kalau toko diseberang lebih laris
> daripada toko saya, jualan barang yang sama, harga sama, tapi disana
> lebih laris.
>
> Terkadang saya bertemu dengan seseorang dan bercakap-cakap serasa
> bahwa dia adalah teman lama saya,
> Terkadang saya bertemu dengan seseorang, bercakap-cakap 5 menit saja
> sudah bosan.
> Bagaimana sih hidup ini?
>
> Saya itu kepengennya ketemu saja sama seseorang yang enak diajak
> bercakap-cakap dengan saya, seperti seorang keluarga sendiri
(MUKJIZAT)
> Saya juga kepengennya ada keadilan, yang kerja keras dibayar lebih
> baik, supaya adil (MUKJIZAT)
> Saya kepengennya supaya kalau harga sama, barang sama, ya jumlah
> pembelinya sama (MUKJIZAT).
>
> Terus gimana sih hidup yang penuh mukjizat itu?
>
>

Kirim email ke