Bismillahirrahmanirrahim,
Assalamu'alaikum wr.wb.
BENARKAH KABAR-KABAR ITU ?
Mengomentari QS. 49: 9 yang kami kutip sebelumnya ini, sebenarnya
tidaklah dapat dipisahkan dengan keadaan manusia pada umumnya sekarang
ini. PBB yang sampai detik ini nampaknya masih belum saja berhasil
menciptakan perdamaian didunia ini adalah dikarenakan mereka telah
melalaikan "konsep perdamaian" yang telah diketengahkan oleh Al-Qur'an
tersebut.
Kita lihatlah negara-negara yang duduk sebagai anggota Dewan Keamanan
PBB itu sama sekali tidak bertindak sebagai penengah dalam
menyelesaikan masalah pertikaian antara satu negara dengan negara
lainnya, melainkan mereka lebih banyak sebagai sponsor yang mengkompori
terjadi peperangan dan pertikaian antar negara.
Demikian pula yang terjadi pada pemilik "lumbung konsep yang agung"
dari Al-Qur'an ini, mereka pun telah melalaikan konsep tersebut.
Lihatlah, buktinya sesama negara Islam di Timur Tengah pun saling
berbentrok sesama mereka. Bila ada pertentangan antara satu negara
Islam dengan negara Islam lainnya, maka negara Islam yang lain bukannya
dalam keadaan kompak untuk memboikot negara Islam yang membandel itu ,
tetapi mereka malah saling memihak kepada pihak yang bertikai.
Jadi bila kita lihat dan direnungkan, sungguh menggelikan sikap umat
Islam diakhir zaman ini. Mereka berjuang dengan semboyan "untuk
memenangkan Islam" ! Tetapi kenyataannya dalam satu dan antara lainnya
saling bakuhantam. Mereka berjuang untuk mengIslamkan umat manusia,
tetapi dalam kenyataannya yang sudah Islam pun (yakni Jemaat
Ahmadiyah) mereka kafirkan dan keluarkan dari Islam sementara orang-
orang yang betul-betul murtad dari agamannya mereka biarkan begitu
saja.
Rupa-rupanya umat Islam diakhir zaman ini sudah "doyan dan ketagihan
darah dan daging saudaranya sendiri". Atau penglihatan mereka yang
terbalik , sehingga mereka melihat saudaranya sendiri sebagai musuh dan
memandang musuhnya sebagai saudara sendiri...Padahal secara jelas Al-
Qur'an dengan tegas telah mewasiatkan kepada umat Islam. "Sesungguhnya
orang-orang mukmin adalah bersaudara, karena itu damaikanlah antara
kedua saudaramu dan bertakwalah kepada Allah supaya kamu mendapatkan
rahmat".....(QS. 49: 10).
Memang kerukunan hidup hanya bisa terwujud dengan adanya musyawarah
dan perdamaian diantara sesama umat manusia. Dengan kerukunan dan
bukannya dengan perang serta tindakan pembinasaan lainnya "surga
dunia" akan terwujud dialam ini. mengenai hal itu Allah Taala
berfirman sebagai berikut:
"Dan oleh karena Rahmat dari Allah-lah maka engkau bersikap lemah
lembut terhadap mereka , dan jika sekiranya engkau kasar, niscaya
mereka akan cerai-berai dari keliling engkau. Maka maafkanlah mereka
dan mintalah ampunan dari Allah bagi mereka, dan bermusyawarahlah
dengan mereka dalam urusan pemerintahan; dan apabila engkau telah
menetapkan suatu maksud, bertawakallah kepada Allah. Sesungguhnya Allah
mencintai orang-orang yang bertawakal.".....(QS. 3:159).
Hanya dengan pena....
Dengan warna itulah Jemaat Ahmadiyah memperjuangkan misinya keseluruh
penjuru dunia. Satu-satunya senjata yang dipergunakannya untuk
mencapai tujuan luhurnya itu (yakni memenangkan Islam atas semua agama)
, bukanlah pedang, bukan pula bedil atau meriam. Juga bukan teror
ataupun fitnah melainkan "ketajaman pena". Dengan berkat ketajaman
serta kelincahan mata pena yang dilumuri dengan tinta makrifat-
makrifat Al-Qur'an, serta digerakkan oleh "tangan suci" Pendiri Jemaat
Ahmadiyah (Hazrat Mirza Ghulam Ahmad a.s) , berserta para Khalifahnya,
maka mata air Islam yang selama ini terhenti dari membersitkan
kesejukan air rohaninya lantaran tiada "pancuran" (hati) yang bersih
untuk mengalirkannya, telah berhasil menyirami kegersangan hati yang
selama ini diderita oleh orang-orang Barat.
Memang sekarang kita lihat orang-orang Eropa dan Amerika telah mulai
berpaling kepada ajaran Islam (Al-Qur'an) yang dipersembahkan oleh
Jemaat Ahmadiyah. Maka, sebagaimana sering kita dengar bahwa Matahari
(Islam) akan terbit dari barat, insya Allah akan segera terwujud
dengan nyata. Islam (Al-Qur'an) dengan tegas mengatakan "Laa ikraha
fiddien"...Tidak ada paksaan dalam agama"....(QS. 2:256).
Tidak ada manfaat dan keuntungan buat perdamaian dan kesucian akhlak
yang bisa diperoleh dari orang-orang yang hanya sebatas bibirnya saja
mengaku Islam. Oleh karena itu untuk membawa manusia kepada Islam,
tidaklah cukup dengan membuat mulut mereka mengatakan "kami Islam" ,
sementara hati dan tingkah lakunya melantur jauh dari ajaran Al-Qur'an
. Tetapi yang lebih penting dari itu adalah menaklukkan hati mereka,
sehingga mereka terpesona oleh keindahan serta ketinggian ma'rifat-
ma'rifat Al-Qur'an.
Dan mengenai orang-orang yang hanya mengaku Islam sebatas bibir mereka
, Allah Taala telah berfirman sbb:
"Sesungguhnya orang-orang yang sebenar-benarnya beriman, hanyalah orang-
orang yang beriman kepada Allah dan RasulNya, kemudian mereka tidak
ragu-ragu dan mereka berjihad dengan harta dan jiwa mereka pada jalan
Allah, mereka itulah orang-orang yang benar. Katakanlah: "Apakah kamu
akan memberitahukan kepada Allah, tentang agamamu (keyakinanmu) pada
hal Allah mengetahui segala sesuatu. Mereka merasa telah memberi nikmat
kepadamu (Muhammad) dengan keIslaman mereka. Katakanlah: "Janganlah
kamu merasa telah memberi nikmat kepadaku dengan keIslamanmu,
sebenarnya Allah Dialah yang melimpahkan nikmat kepadamu dengan
memimpin kamu kepada keimanan, jika kamu orang-orang yang benar.
Sesungguhnya Allah mengetahui apa yang ghaib dilangit dan dibumi dan
Allah Maha Melihat apa yang kamu kerjakan"......(QS 49: 16-19).
Kembali kepada pokok uraian semula, jika pada kenyataannya pada saat
ini dunia dilanda azab dan malapetaka, maka janganlah berburuk sangka
menuduh si teraniaya (Jemaat Ahmadiyah) telah mendo'akan yang buruk
buat umat manusia, sekali-kali tidak. Turunnya azab dari Allah adalah
merupakan sunatullah, yakni dimana RasulNya di tolak oleh manusia, maka
azab pun akan melanda mereka. Hal ini bisa kita lihat dalam beberapa
ayat-ayat Al-Qur'an , misalnya: "Apakah belum datang kepadamu berita
orang-orang kafir dahulu? Dan mereka telah merasakan akibat buruk
dari perbuatan mereka dan mereka telah memperoleh azab yang pedih. yang
demikian itu adalah karena sesungguhnya telah datang kepada mereka
Rasul-rasul diantara mereka dengan membawa keterangan-keterangan ,
tetapi mereka berkata: "Apakah manusia yang akan memberi petunjuk
kepada kami?" Lalu mereka ingkar dan berpaling; dan Allah tidak
memerlukan (mereka) dan Allah Maha Kaya lagi Maha Terpuji. (QS. 64:
5-6).
Pada zaman ini si "teraniaya" yakni Jemaat Ahmadiyah mendapat
"penganiayaan" seperti isyarat diatas hanyalah karena mereka telah
beriman kepada Rasul Allah yang datang di akhir zaman ini. Maka sesuai
dengan isyarat ayat itu pula azab dan bala bencana yang menimpa manusia
pada saat ini pun adalah akibat manusia mendustakan kebenaran yang
datang dari Allah SWT (Nabi).
Semoga hati mereka segera dapat melihat kembali agar bisa menikmati
terang benderangnya cahaya Mentari Rohani yang terbit setelah malam
gelap yang pekat. Dan akhirnya sebagai penutup tulisan ini ada baiknya
dikutip kembali ayat-ayat Al-Qur'an Surah Al-Hujurat diatas tadi,
mudah-mudahan ada manfaatnya bagi mereka yang berfitrat suci: " Wahai
orang-orang yang beriman apabila datang kepadamu orang-orang fasik
membawa suatu berita, maka periksalah dengan teliti agar kamu tidak
menimpakan suatu musibah kepada suatu kaum tanpa mengetahui keadaan
(yang sebenarnya) sehingga kamu akan menyesal atas perbuatanmu itu.
Wahai orang-orang yang beriman , janganlah suatu kaum mengolok-olokkan
kaum yang lain, karena boleh jadi mereka (yang diperolok-olokkan) lebih
baik dari mereka (yang memperolok-olokkannya), dan jangan pula wanita
wanita-wanita (memperolok-olokkan) wanita lain, karena boleh jadi
wanita (yang diperolok-olokkan) lebih baik dari wanita (yang
memperolok-olokannya) , dan janganlah kamu mencela dirimu sendiri dan
janganlah kamu panggil-memanggil dengan gelar-gelar yang buruk .
Seburuk-buruk panggilan ialah (panggilan) yang buruk sesudah (mereka)
beriman, dan barangsiapa yang tidak bertaubat , maka mereka itulah
orang-orang yang zalim.".....(QS . 49: 7-12).
Sampai jumpa lagi....
Wassalamu'alaikum wr.wb.
Nadri Saaduddin
Jalan Rambutan B-32,
Telp. (+62-0765) 93072 Duri 28884
Riau Daratan INDONESIA
------------------------------------------------------
[EMAIL PROTECTED]
------------------------------------------------
THERE IS NO GOD BESIDE ALLAH AND MUHAMMAD SAW IS HIS MESSENGER.
LOVE FOR ALL, HATRED FOR NONE.....!
Hearken! The Messiah Has Come, The Messiah Has Come.....
For further detail contact Ahmadiyya Mission anywhere over the world.
------------------------------------------------