To: "Proletar" <[EMAIL PROTECTED]>
From: "Tonny Mathovani S." <[EMAIL PROTECTED]>
Date sent: Wed, 9 Aug 2000 23:56:15 +0700
Send reply to: [EMAIL PROTECTED]
Subject: [proletar] Re: (Jusfiq) Forwardan A Fauzi - kok diam saja?
> >
> >
> > Usaha munafik, karena anjing congekpun tahu bahwa Abdurrachman
> > Wahid tidak sanggup dan tidak mau mengakhiri pembunuhan di Ambon.
>
> Aku nggak tahu kalau Gus Dur tidak mau, yang kutahu sementara ini,
> dia belum sanggup. Mungkin saja aku ini anjing congek, namun secara
> jujur, aku memang nggak tahu.
>
Thamrin tahu, karena dia bilang di NRC-Handelsblad bahwa
Aburachaman Wahid tahu jendral yang merekayasa Maluku.
(Cf. pua artikel George Aditjondoro)
Dan andapun - walaupun tingga di Surabaya - sebenarnya bisa tahu
bila anda mau tahu, karena apa susahnya buat memperhatikan interpiu
Yuwono Sudarsono dimana dia bilang, ketika dia bicara soal
Maluku, bahwa dia sebagai menteri pertahanan sama kedudukannya
dengan jendral dihadapan Abdurachman Wahid.
Artinya, kalau omongan ini diterjemahkan kedala bahasa
sehari-hari, dia telah meminta Abdurarchman Wahid untuk mengambil
langkah buat menghentikan pembantaian, tapi yang didengarkan oleh
Abdurrachman Wahid adalah maunya serdadu.
Dan saya yang berada di Leiden juga tahu kok bahwa Abdurrachman
Wahid tidak keberatan mayat orang Nasrani bergelimpangan ketika
dia tidak mengambil langkah apapun juga untuk menangkapi laskar
jihad assunah wa jammaah yang latihan di Bogor.
Jusfiq Hadjar gelar Sutan Maradjo Lelo
=====================================
* Ijtihad untuk mencerdaskan ajaran Islam yang sekarang ini penuh ketololan,
kedunguan, kegoblokan dan kebodohan
* Ijtihad untuk memanusiawikan ajaran Islam yang sekarang ini biadab, keji dan nista