Bagaimana cara keluar dari milis ini ,,... thank's

[EMAIL PROTECTED] wrote:
> 
> To:                     <[EMAIL PROTECTED]>
> From:                   "Tonny Mathovani S." <[EMAIL PROTECTED]>
> Date sent:              Thu, 10 Aug 2000 08:01:48 +0700
> Send reply to:          [EMAIL PROTECTED]
> Subject:                [proletar] Re: (Jusfiq) Forwardan A Fauzi - kok diam saja?
> 
> >
> > >     Dan saya yang berada di Leiden juga tahu kok bahwa Abdurrachman
> > >     Wahid tidak keberatan mayat orang Nasrani bergelimpangan ketika
> > >     dia tidak mengambil langkah apapun juga untuk menangkapi laskar
> > >     jihad assunah wa jammaah yang latihan di Bogor.
> > >
> >
> > Ya, hal ini juga sangat kusesalkan.
> >
> > Hanya, sebelumnya aku menduga bahwa Gus Dur memang belum berdaya untuk
> > mencegahnya, karena kuatnya kelompok TNI-AD dan Islam garis keras.
> >
> 
>     Saya ulangi:sepuluh bulan yang lalu, ketika Marry Robinson dan
>     diikuti oleh Kofi Annan mengusulkan untuk membikin Mahkamah
>     Internasional untuk Timor-Timur dan ketika Amerika, Inggeris dan
>     Australia telah menyatakan dukungan terahdap usul ini, maka
>     Abdurachman Wahid punya kesempatan emas untuk 'mengepung
>     dwi-fungsi' dengan membiarkan PBB menangkapi Wiranto dll.
>     Danlebih baik lagi, bila dia meminta supaya mandat Mahkamah itu
>     diperluas dengan Aceh, Papua dan pelanggaran HAM lain oleh
>     serdadu sejak tahun 1965.
> 
>     Dan jangan lupa: ketika itu opini umum di Indonesia sudah benci
>     terhadap dwi-fungsi jadi dukungan opini umum Indoesia juga bisa
>     diharapkan.
> 
>     Kesempatna emas itu telah dibuang oleh Abdurrachan Wahid.
> 
>     Agar kita jangan lupa: bahaya coup d'etat militer di Indoneisa
>     ketika itu tidak ada, karena tidak ada negara asing yang bersedia
>     untuk mendukung coup d'etat militer atau yang mau membiarkan coup
>     d'etat milite di Indonesia. (Jangan kita lupa: (hampir) setiap
>     gerakan panser di Indonesia bisa diikuti oleh satelit, (hampir)
>     setiap gerakan pasukan bisa diikuti oleh jaringan pendengar
>     militer Amerika dan Australia.
> 
> > Matho
> >
> 
> Jusfiq Hadjar gelar Sutan Maradjo Lelo
> =====================================
> 
> * Ijtihad untuk mencerdaskan ajaran Islam yang sekarang ini penuh ketololan, 
>kedunguan, kegoblokan dan kebodohan
> 
> * Ijtihad untuk memanusiawikan ajaran Islam yang sekarang ini biadab, keji dan nista

Kirim email ke