|
|
Senin, 10 Januari |
Bacaan: Kejadian
30-32
Di dalam bukunya yang berjudul
Beyond Our Selves, Catherine
Marshall menulis tentang bagaimana ia belajar menyerahkan seluruh hidupnya
kepada Allah melalui “doa penyerahan diri”. Apabila ia menghadapi
keadaan-keadaan yang ditakutinya, ia sering menjadi panik dan menunjukkan roh
peminta di dalam doa: “Ya Allah, saya harus memiliki ini dan itu.”
Saat itu Allah tampaknya jauh. Akan tetapi, ketika ia menyerahkan keadaan yang
menakutkan itu kepada-Nya supaya Dia mengatasinya sesuai dengan kehendak-Nya,
ketakutan pun menghilang dan kedamaian datang kembali. Mulai saat itulah, Allah
mulai membenahi segala sesuatu.
Dalam Mazmur 37, Daud berbicara mengenai komitmen dan
penyerahan diri: Serahkanlah hidupmu kepada Tuhan,”
katanya, “dan percayalah kepada-Nya” (ayat 5). Orang percaya yang
sungguh-sungguh adalah mereka yang dengan tulus mengikuti dan melayani Tuhan.
Mendorong orang lain untuk memiliki komitmen yang lebih besar adalah sesuatu
yang memang pantas untuk dilakukan. Akan tetapi, komitmen kepada Allah dan
memercayai-Nya menyiratkan penyerahan setiap area kehidupan kita dalam
kendali-Nya yang bijaksana, terutama ketika ketakutan dan kepanikan menyerang
kita. Hasil yang dijanjikan dari komitmen sepenuh hati dan kepercayaan adalah
hal-hal terbaik yang dilakukan Allah untuk kita.
Daripada mencoba untuk menghilangkan ketakutan-ketakutan Anda dengan
doa-doa kepanikan, lebih baik serahkanlah diri Anda kepada Allah melalui doa
penyerahan diri, dan lihatlah apa yang akan dilakukan-Nya —Joanie Yoder
DOA
ADALAH JEMBATAN ANTARA KEPANIKAN DAN KEDAMAIAN
37:2 sebab mereka segera lisut seperti rumput dan layu seperti tumbuh-tumbuhan
hijau.
37:3 Percayalah kepada TUHAN dan lakukanlah yang baik, diamlah di negeri dan
berlakulah setia,
37:4 dan bergembiralah karena TUHAN; maka Ia akan memberikan kepadamu apa yang
diinginkan hatimu.
37:5 Serahkanlah hidupmu kepada TUHAN dan percayalah kepada-Nya, dan Ia akan
bertindak;
37:6 Ia akan memunculkan kebenaranmu seperti terang, dan hakmu seperti siang.
37:7. Berdiam dirilah di hadapan TUHAN dan nantikanlah Dia; jangan marah karena
orang yang berhasil dalam hidupnya, karena orang yang melakukan tipu daya.
37:8 Berhentilah marah dan tinggalkanlah panas hati itu, jangan marah, itu
hanya membawa kepada kejahatan.
================================================
Sampai disini Tuhan menolong kita (1 Sam 7:12)
================================================
Yahoo! Groups Links
- To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/eben-net/
- To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
- Your use of Yahoo! Groups is subject to the Yahoo! Terms of Service.
