June 8, 2005

A Crooked Generation

Read:
Philippians 2:12-16

Do all things without complaining and disputing, that you may become blameless and harmless . . . in the midst of a crooked and perverse generation. —Philippians 2:14-15

Bible In One Year: Proverbs 25-28

coverYou could call today's generation "crooked and perverse," just as Paul described his own generation in Philippians 2:15. Even Moses would have understood what Paul was talking about, for he said of Israel, "They have corrupted themselves; they are not His children, because of their blemish: a perverse and crooked generation" (Deuteronomy 32:5).

Crookedness refers to the means by which people accomplish their objectives—doing whatever it takes to get what they want. Shortcuts to success are applauded. Some even boast about how they circumvent the law.

Perversion refers to the way people distort the truth. For example, I heard about three teenagers who wanted to end their stay in a youth hostel long before their expected departure. They angrily insisted that the manager return their nonrefundable deposit. When he finally gave in and the three teens were on their way out, they exclaimed to the hostel's other guests that they had been forced to leave.

We may sometimes get hurt by the crooked behavior and distorted thinking of people. But we are called to be "blameless and harmless" and to "shine as lights in the world" (Philippians 2:15).

Let's show the world a different way of living. —Albert Lee

We are called with a holy calling
The light of the world to be,
To lift up the lamp of the Savior
That others His light may see. —Anon.

The straight and narrow way is God's way for a crooked generation.

Rabu, 8 Juni
Generasi Bengkok Hati
Lakukanlah segala sesuatu dengan tidak bersungut-sungut dan berbantah-bantahan, supaya kamu tiada beraib dan tiada bernoda … di tengah-tengah angkatan yang bengkok hatinya dan yang sesat ini (Filipi
2:14,15)

Bacaan: Filipi 2:12-16
Setahun:
Amsal 25-28

Anda dapat menyebut generasi masa kini sebagai “angkatan yang bengkok hatinya dan yang sesat”, seperti gambaran Paulus tentang generasi pada zamannya dalam Filipi 2:15. Bahkan Musa pun memahami apa yang dikatakan Paulus ketika ia berkata tentang bangsa Israel yang, “berlaku busuk terhadap Dia, mereka yang bukan lagi anak-anak-Nya, yang merupakan noda, suatu angkatan yang bengkok dan belat-belit” (Ulangan 32:5). 

Kebengkokan di sini mengacu pada sarana yang dipakai orang untuk meraih tujuan. Mereka menghalalkan segala cara untuk mendapatkan apa yang mereka inginkan. Jalan singkat menuju kesuksesan dipuji-puji. Sebagian orang bahkan membanggakan bagaimana mereka berkelit dari jeratan hukum.

Kesesatan mengacu pada cara seseorang memutarbalikkan kebenaran. Misalnya, saya pernah mendengar cerita tentang tiga anak remaja yang ingin mengakhiri sewa tempat mereka di sebuah asrama remaja, jauh sebelum waktu keberangkatan mereka yang seharusnya. Mereka bersikeras agar sang pengelola asrama mengembalikan uang titipan yang sebenarnya tidak dapat dikembalikan. Ketika si pengelola asrama akhirnya menyerah dan ketiga remaja itu bersiap-siap untuk keluar, mereka berkata kepada tamu asrama lain bahwa mereka telah diusir.

Kita mungkin terkadang sakit hati oleh tingkah laku yang bengkok dan pemikiran sesat orang lain. Namun, kita dipanggil untuk “tiada beraib dan tiada bernoda”, dan untuk “bercahaya di antara mereka seperti bintang-bintang di dunia” (Filipi 2:15). 

Mari kita tunjukkan cara hidup yang berbeda kepada dunia —AL

JALAN YANG LURUS DAN SEMPIT ADALAH JALAN ALLAH
BAGI GENERASI YANG BENGKOK HATINYA



2:13 karena Allahlah yang mengerjakan di dalam kamu baik kemauan maupun pekerjaan menurut kerelaan-Nya.
2:14 Lakukanlah segala sesuatu dengan tidak bersungut-sungut dan berbantah-bantahan,
2:15 supaya kamu tiada beraib dan tiada bernoda, sebagai anak-anak Allah yang tidak bercela di tengah-tengah angkatan yang bengkok hatinya dan yang sesat ini, sehingga kamu bercahaya di antara mereka seperti bintang-bintang di dunia,
2:16 sambil berpegang pada firman kehidupan, agar aku dapat bermegah pada hari Kristus, bahwa aku tidak percuma berlomba dan tidak percuma bersusah-susah.

 

 

<--------------------------------------------------------------------------->



================================================
Sampai disini Tuhan menolong kita (1 Sam 7:12)
================================================




Yahoo! Groups Links

Kirim email ke