May 31, 2005

Touched By A Stranger

Read:
Romans 12:3-16

Be kindly affectionate to one another with brotherly love. —Romans 12:10

Bible In One Year: 1 Kings 1-4

coverMarsha Burgess was a complete stranger to us, so we were touched by the note she sent. She knew my husband Carl's mom who had recently died. She had often seen her when visiting her own mother at a local nursing home.

So when Carl lost his mother, Marsha took the time to share her memories with us. She closed her note with these words: "Your mom always had a big smile on her face and was happy to see us. How wonderful to have such precious memories! We just loved your mom. We'll never forget her." Marsha is a Christian, and her words brought comfort in our grief. They reminded us of the joy of being part of Christ's body (Romans 12:5).

Every believer has been given a specific gift or gifts by God to use in building up others—prophesying, ministering, teaching, exhorting, giving, leading, and showing mercy (vv.6-8). But all of us are to "be kindly affectionate to one another with brotherly love" (v.10) and to "rejoice with those who rejoice, and weep with those who weep" (v.15).

Sometimes we hesitate to reach out to someone we don't know. We wonder if it is appropriate or if it will mean anything to the person. But that note from Marsha reminds us how much it means to be touched by a stranger. —Anne Cetas

Like refreshing rain in summer
Or the gentle breeze in spring,
Just a little gift of kindness
Joy to someone's heart can bring. —Hess

Opportunities to be kind are never hard to find.

Selasa, 31 Mei
Tersentuh Orang Asing
Hendaklah kamu saling mengasihi sebagai saudara (Roma 12:10)

Bacaan: 1 Raja-raja 1–4

Marsha Burgess benar-benar orang asing bagi kami, sehingga kami sangat tersentuh oleh surat yang ia kirimkan. Ia mengenal ibu suami saya, Carl, yang baru saja meninggal. Ia sering melihat ibu mertua saya itu ketika mengunjungi ibunya sendiri di panti jompo setempat.

Maka ketika Carl kehilangan ibunya, Marsha menyisihkan waktu untuk berbagi kenangannya dengan kami. Ia menutup suratnya dengan kata-kata demikian: “Ibu Anda selalu tersenyum lebar dan ia selalu senang melihat kami. Betapa indahnya memiliki kenangan seperti ini! Kami mengasihi ibu Anda. Kami tidak akan pernah melupakannya.” Marsha adalah seorang kristiani, dan kata-katanya membawa penghiburan di tengah-tengah suasana dukacita yang masih kami rasakan. Surat yang ia tulis secara khusus itu mengingatkan kami akan sukacita sebagai bagian dari tubuh Kristus (Roma 12:5). 

Setiap orang percaya telah diberi karunia khusus oleh Allah untuk membangun orang lain—bernubuat, melayani, mengajar, menasihati, berbagi, memimpin, dan menunjukkan kemurahan (ayat 6-8). Namun kita semua harus “saling mengasihi sebagai saudara” (ayat 10) dan bersukacita dengan orang yang bersukacita, serta menangis dengan orang yang menangis (ayat 15). 

Kadang-kadang kita ragu untuk menjangkau orang yang tidak kita kenal. Kita bertanya-tanya apakah tindakan itu pantas dilakukan atau apakah hal itu berarti bagi orang tersebut. Tetapi surat dari Marsha mengingatkan kita betapa besar arti sentuhan dari orang asing —AMC

KESEMPATAN UNTUK BERBAIK HATI
TIDAK PERNAH SULIT UNTUK DITEMUKAN



12:5 demikian juga kita, walaupun banyak, adalah satu tubuh di dalam Kristus; tetapi kita masing-masing adalah anggota yang seorang terhadap yang lain.
12:6 Demikianlah kita mempunyai karunia yang berlain-lainan menurut kasih karunia yang dianugerahkan kepada kita: Jika karunia itu adalah untuk bernubuat baiklah kita melakukannya sesuai dengan iman kita.
12:7 Jika karunia untuk melayani, baiklah kita melayani; jika karunia untuk mengajar, baiklah kita mengajar;
12:8 jika karunia untuk menasihati, baiklah kita menasihati. Siapa yang membagi-bagikan sesuatu, hendaklah ia melakukannya dengan hati yang ikhlas; siapa yang memberi pimpinan, hendaklah ia melakukannya dengan rajin; siapa yang menunjukkan kemurahan, hendaklah ia melakukannya dengan sukacita.
12:9 Hendaklah kasih itu jangan pura-pura! Jauhilah yang jahat dan lakukanlah yang baik.
12:10 Hendaklah kamu saling mengasihi sebagai saudara dan saling mendahului dalam memberi hormat.
12:11 Janganlah hendaknya kerajinanmu kendor, biarlah rohmu menyala-nyala dan layanilah Tuhan.
12:12 Bersukacitalah dalam pengharapan, sabarlah dalam kesesakan, dan bertekunlah dalam doa!
12:13 Bantulah dalam kekurangan orang-orang kudus dan usahakanlah dirimu untuk selalu memberikan tumpangan!
12:14 Berkatilah siapa yang menganiaya kamu, berkatilah dan jangan mengutuk!
12:15 Bersukacitalah dengan orang yang bersukacita, dan menangislah dengan orang yang menangis!
12:16 Hendaklah kamu sehati sepikir dalam hidupmu bersama; janganlah kamu memikirkan perkara-perkara yang tinggi, tetapi arahkanlah dirimu kepada perkara-perkara yang sederhana. Janganlah menganggap dirimu pandai!

 

 

<--------------------------------------------------------------------------->



================================================
Sampai disini Tuhan menolong kita (1 Sam 7:12)
================================================




Yahoo! Groups Links

Kirim email ke