November 7, 2006

Three Certainties

READ: 1 Thessalonians 4:13-18

O Death, where is your sting? O Hades, where is your victory? —1 Corinthians 15:55

ODB 2006 11 small
About this cover

As I waited outside the Intensive Care Unit for changes in the condition of a loved one, I was reminded that death affects all of us: old and young, male and female, rich and poor.

In 1 Thessalonians 4, the apostle Paul comforted those who mourned the death of their loved ones. He told them that excessive grief resulted from being uninformed. Weeping for our loss is good, but we need not weep like those who have no hope. Instead, we must rely on three certainties of death.

The first certainty is that the soul does not die. The souls of departed believers are with the Lord (v.14). They have retired from this problematic world, and they “sleep in Jesus.”

Second, Jesus will come for every believer. Whether a Christian is alive on earth or asleep in death, Jesus will return for all His children (vv.16-17).

Third, there will be a joyous reunion. “Then we who are alive and remain shall be caught up together with them in the clouds to meet the Lord in the air. And thus we shall always be with the Lord” (v.17).

Knowing these certainties brings comfort to believers when their friends and loved ones depart. Although we are separated from them for a while, we will meet again in the presence of our Lord. Albert Lee

When facing death’s shadow, remember the Light;
The shadows bring fear, and the dark shrouds our eyes;
But if we will turn to face Jesus the Light,
The shadows will fade as He brightens our skies.  —Lee

Sunset in one land is sunrise in another.

Selasa, 7 November
Tiga Kepastian
Hai maut di manakah kemenanganmu? Hai maut, di manakah sengatmu?
(1 Korintus 15:55)

Bacaan: 1 Tesalonika 4:13-18
Setahun:
Yeremia 40-42; Ibrani 4

Pada saat berada di luar ruang ICU untuk menanti perubahan kondisi seseorang yang saya kasihi, saya diingatkan bahwa kematian akan menimpa kita semua: baik tua maupun muda, lelaki maupun perempuan, miskin maupun kaya.

Dalam 1 Tesalonika 4, Paulus menghibur mereka yang merasa kehilangan karena kematian orang yang dicintai. Ia berkata kepada mereka bahwa kesedihan yang berlebihan tidak menghasilkan apa-apa. Wajar jika kita menangis karena kehilangan, tetapi janganlah kita menangis seperti orang yang tak berpengharapan. Sebaliknya, kita harus berpegang pada tiga kepastian tentang kematian.

Kepastian yang pertama adalah bahwa jiwa manusia tidak pernah mati. Jiwa orang percaya tinggal di dalam Tuhan (ayat 14). Mereka yang meninggal meninggalkan dunia yang penuh permasalahan ini untuk “mati di dalam Yesus”.

Kedua, Yesus akan datang untuk orang-orang percaya; baik orang percaya yang masih hidup maupun yang sudah mati. Yesus akan kembali untuk anak-anak-Nya (ayat 16,17).

Ketiga, akan ada reuni yang penuh sukacita. “Sesudah itu, kita yang hidup, yang masih tinggal, akan diangkat bersama-sama dengan mereka dalam awan menyongsong Tuhan di angkasa. Demikianlah kita akan selama-lamanya bersama-sama dengan Tuhan (ayat 17).

Dengan mengetahui tiga kepastian tentang kematian tersebut, maka orang-orang percaya yang kehilangan orang yang dicintai akan sangat terhibur. Walaupun kita terpisah sementara dengan mereka, kita akan bertemu lagi dalam hadirat Allah —AL

MATAHARI YANG TENGGELAM DI SUATU TEMPAT
ADALAH MATAHARI TERBIT DI SISI DUNIA YANG LAIN


 

1 Tesalonika 4:13-18
4:13 Selanjutnya kami tidak mau, saudara-saudara, bahwa kamu tidak mengetahui tentang mereka yang meninggal, supaya kamu jangan berdukacita seperti orang-orang lain yang tidak mempunyai pengharapan. 
4:14 Karena jikalau kita percaya, bahwa Yesus telah mati dan telah bangkit, maka kita percaya juga bahwa mereka yang telah meninggal dalam Yesus akan dikumpulkan Allah bersama-sama dengan Dia. 
4:15 Ini kami katakan kepadamu dengan firman Tuhan: kita yang hidup, yang masih tinggal sampai kedatangan Tuhan, sekali-kali tidak akan mendahului mereka yang telah meninggal. 
4:16 Sebab pada waktu tanda diberi, yaitu pada waktu penghulu malaikat berseru dan sangkakala Allah berbunyi, maka Tuhan sendiri akan turun dari sorga dan mereka yang mati dalam Kristus akan lebih dahulu bangkit; 
4:17 sesudah itu, kita yang hidup, yang masih tinggal, akan diangkat bersama-sama dengan mereka dalam awan menyongsong Tuhan di angkasa. Demikianlah kita akan selama-lamanya bersama-sama dengan Tuhan. 
4:18 Karena itu hiburkanlah seorang akan yang lain dengan perkataan-perkataan ini.

__._,_.___

================================================
Sampai disini Tuhan menolong kita (1 Sam 7:12)
================================================




Your email settings: Individual Email|Traditional
Change settings via the Web (Yahoo! ID required)
Change settings via email: Switch delivery to Daily Digest | Switch to Fully Featured
Visit Your Group | Yahoo! Groups Terms of Use | Unsubscribe

__,_._,___

Kirim email ke