-----Original Message-----
From: [EMAIL PROTECTED] [mailto:[EMAIL PROTECTED] On Behalf Of Lasmaida S. Gultom
Sent: 20 Oktober 2006
6:40
To: [EMAIL PROTECTED]
Cc: Julianti Tatan; Reni Aviantari; Eno Rustandy
Subject: [goodnews4BI] Our Daily Bread

 

October 20, 2006

Peace In The Storm

READ: Isaiah 26:1-4

You will keep him in perfect peace, whose mind is stayed on You, because he trusts in You. —Isaiah 26:3

ODB 2006-10 Small
About this cover

Life can seem unbearable at times.  Physical pain, difficult decisions, financial hardships, the death of a loved one, or shattered dreams threaten to engulf us. We become fearful and perplexed. Plagued by doubts, we may even find it difficult to pray.

Those of us who know the Lord through personal faith in Christ have in Him a calm retreat in the storms of life, even while the howling winds of trial are sweeping over us. We can experience peace of mind and calmness of spirit.

Richard Fuller, a 19th-century minister, told of an old seaman who said, "In fierce storms, we must put the ship in a certain position and keep her there." Said Fuller, "This, Christian, is what you must do. . . . You must put your soul in one position and keep it there. You must stay upon the Lord; and, come what may—winds, waves, cross seas, thunder, lightning, frowning rocks, roaring breakers—no matter what, you must hold fast your confidence in God's faithfulness and His everlasting love in Christ Jesus."

Do you feel overwhelmed by your troubles? Learn a lesson from that old sailor. Fix your mind on the Lord. Ask for His help. Then trust Him to give you peace in your storm (Phil. 4:6-7). Richard De Haan

Stayed upon Jehovah,
Hearts are fully blest—
Finding, as He promised,
Perfect peace and rest.  —Havergal

The secret of peace is to give every anxious care to God.

Jumat, 20 Oktober
Kedamaian dalam Badai
Yang hatinya teguh Kaujagai dengan damai sejahtera, sebab kepada-Mulah ia percaya (Yesaya 26:3)

Bacaan: Yesaya 26:1-4
Setahun:
Yesaya 59-61; 2 Tesalonika 3

Terkadang hidup ini sepertinya terasa sangat berat. Tubuh yang sakit, keputusan yang sulit, kesulitan finansial, kematian orang yang kita sayangi, atau impian yang hancur selalu mengancam hidup kita. Kita menjadi ketakutan dan merasa bingung. Kita bahkan merasa sulit untuk menaikkan doa karena diliputi oleh keraguan.

Kita yang mengenal Tuhan melalui iman pribadi kepada Kristus, dapat merasakan ketenangan ketika berada di tengah badai hidup, meskipun angin ribut pencobaan mengempaskan kita. Kita dapat merasakan kedamaian pikiran dan ketenangan batin.

Richard Fuller, seorang pelayan Allah yang hidup pada abad 19, bercerita tentang seorang pelaut tua yang berkata, “Dalam badai yang ganas, kita harus menempatkan kapal pada posisi yang tepat dan menjaganya agar tetap berada di situ.” Fuller berkata, “Orang-orang kristiani, seperti itulah yang harus kalian lakukan …. Kalian harus menempatkan jiwa kalian pada satu posisi dan menjaganya. Kalian harus tetap bergantung pada Tuhan; dan ketika berbagai hal menghadang, misalnya angin ribut, gelombang, laut yang membentang, petir, kilat, batu karang, apa pun itu, kalian harus berpegang teguh pada kesetiaan Allah dan kasih-Nya yang tiada akhir dalam diri Kristus.”

Apakah Anda sedang dirundung masalah? Belajarlah dari pelaut tua tadi. Arahkan pikiran Anda kepada Tuhan. Mintalah pertolongan-Nya, kemudian percayalah kepada-Nya bahwa Dia akan memberi Anda kedamaian di tengah badai yang Anda hadapi (Filipi 4:6,7) —RWD

RAHASIA UNTUK MENIKMATI KEDAMAIAN ADALAH menyerahkan
SEGENAP KEKHAWATIRAN KITA KEPADA ALLAH


 

Yesaya 26:1-4
26:1 Pada waktu itu nyanyian ini akan dinyanyikan di tanah Yehuda: "Pada kita ada kota yang kuat, untuk keselamatan kita TUHAN telah memasang tembok dan benteng. 
26:2 Bukalah pintu-pintu gerbang, supaya masuk bangsa yang benar dan yang tetap setia! 
26:3 Yang hatinya teguh Kaujagai dengan damai sejahtera, sebab kepada-Mulah ia percaya. 
26:4 Percayalah kepada TUHAN selama-lamanya, sebab TUHAN ALLAH adalah gunung batu yang kekal.

__._,_.___

================================================
Sampai disini Tuhan menolong kita (1 Sam 7:12)
================================================




Your email settings: Individual Email|Traditional
Change settings via the Web (Yahoo! ID required)
Change settings via email: Switch delivery to Daily Digest | Switch to Fully Featured
Visit Your Group | Yahoo! Groups Terms of Use | Unsubscribe

__,_._,___

Kirim email ke