December 18, 2006

Learning To Lament


ODB RADIO:  <http://www.rbc.org/odb/odb-12-18-06.shtml##> Listen Now |
Download
<http://boss.streamos.com/download/rbc/odb/2006/12/odb-12-18-06.mp3?time
stamp=1166399424&ttl=120&iprange=0.0.0.0/0&cryptosignature=1C21CFC35428C
EB96DE5ACC47FA15886A884EBBA> 

READ: Lamentations 3:19-27
<http://bible.gospelcom.net/bible?language=english&version=NIV&passage=L
amentations+3%3a19-27>  

This I recall to my mind, therefore I have hope. -Lamentations 3:21

ODB 2006 12 small
 <http://www.rbc.org/devotionals/our_daily_bread/cover/50866.aspx> About
this cover 

On February 14, 1884, Theodore Roosevelt's wife, Alice, died giving
birth to their daughter, also named Alice. Roosevelt was so distraught
with the loss of his wife that he never spoke of her again. But
reminders of her absence haunted the family. Because the newborn had the
same name as her mother, she was called "Sister"-never Alice. On
Valentine's Day, the holiday for sweethearts, few in the Roosevelt
household felt inclined to celebrate it or Sister's birthday. Broken
hearts made moods strained and stoic.

Burying our feelings doesn't help, but prayerful grieving can.
Jeremiah's heart was broken by Israel's disobedience and the Babylonian
captivity that followed. Memories of Jerusalem's destruction haunted him
(Lam. 1-2). Yet he had learned how to lament. He identified what caused
him grief, began to pray, and let his tears flow. Soon his focus shifted
from his loss to the steadfast grace of the Lord's provision. "Through
the Lord's mercies we are not consumed, because His compassions fail
not. They are new every morning; great is Your faithfulness" (3:22-23).
Grief gave way to thankfulness.

Learning to lament can give us a fresh vision of hope and begin the
process of healing and restoration. -Dennis
<http://www.rbc.org/devotionals/our_daily_bread/writer/4572.aspx>
Fisher

I have been through the valley of weeping,
The valley of sorrow and pain;
But the God of all comfort was with me,
At hand to uphold and sustain.  -Anon.

Grief is itself a medicine.  -Cowper



Senin, 18 Desember
Belajar Meratap
Tetapi hal-hal inilah yang kuperhatikan, oleh sebab itu aku akan
berharap
(Ratapan 3:21)

Bacaan: Ratapan 3:19-27
Setahun: Obaja; Wahyu 9 

Pada tanggal 14 Februari 1884, istri Theodore Roosevelt, Alice,
meninggal setelah melahirkan putrinya, yang kemudian juga diberi nama
Alice. Roosevelt sangat sedih atas kepergian istrinya, sehingga ia tidak
pernah membicarakannya lagi. Namun, hal-hal yang berkaitan dengan Alice
menghantui keluarganya. Karena bayi yang baru saja lahir memiliki nama
yang sama dengan ibunya, maka ia dipanggil "Sister". Ia tidak pernah
dipanggil dengan nama Alice. Pada hari Valentine, hari bagi orang-orang
terkasih, tidak banyak anggota keluarga Roosevelt yang merasa ingin
merayakannya ataupun merayakan ulang tahun Sister. Hati yang hancur
membuat banyak keinginan hati tertahan dan membatu. 

Mengubur perasaan tidak akan membantu, tetapi ratapan yang disertai doa
dapat membantu kita. Hati Yeremia hancur karena ketidaktaatan bangsa
Israel dan pembuangan Babel yang menyertainya. Ingatan akan kehancuran
Yerusalem menghantuinya (Ratapan 1-2). Namun, ia sudah belajar bagaimana
caranya meratap. Ia menyebutkan apa yang menyebabkan dukacitanya, mulai
berdoa, dan membiarkan air matanya mengalir. Dengan segera, fokusnya
teralih dari kehilangan yang ia alami pada rahmat pemeliharaan Tuhan
yang selalu siap sedia. "Tak berkesudahan kasih setia Tuhan, tak
habis-habisnya rahmat-Nya, selalu baru tiap pagi; besar kesetiaan-Mu"
(3:22,23). Ratapan dapat membuka jalan bagi kita untuk mengucap syukur. 

Dengan belajar meratap kita dapat mendapatkan pandangan yang baru
terhadap suatu harapan dan kita dapat memulai proses penyembuhan serta
pemulihan -HDF 

DUKACITA ITU SENDIRI ADALAH OBAT -Cowper 

  _____  

Ratapan 3:19-27
3:19 "Ingatlah akan sengsaraku dan pengembaraanku, akan ipuh dan racun
itu." 
3:20 Jiwaku selalu teringat akan hal itu dan tertekan dalam diriku. 
3:21 Tetapi hal-hal inilah yang kuperhatikan, oleh sebab itu aku akan
berharap: 
3:22 Tak berkesudahan kasih setia TUHAN, tak habis-habisnya rahmat-Nya, 
3:23 selalu baru tiap pagi; besar kesetiaan-Mu! 
3:24 "TUHAN adalah bagianku," kata jiwaku, oleh sebab itu aku berharap
kepada-Nya. 
3:25 TUHAN adalah baik bagi orang yang berharap kepada-Nya, bagi jiwa
yang mencari Dia. 
3:26 Adalah baik menanti dengan diam pertolongan TUHAN. 
3:27 Adalah baik bagi seorang pria memikul kuk pada masa mudanya.

 

 

<<attachment: image001.jpg>>

Kirim email ke