November 29, 2006
Always Winter LISTEN TO ODB RADIO: <http://media.rbcministries.com/index.php?http://boss.streamos.com/downl oad/rbc/odb/2006/11/odb-11-29-06.mp3?timestamp=1164764138&ttl=120&iprang e=0.0.0.0/0&cryptosignature=9D6084CD3FD11CA8B75109462A091E47E395CD49> MP3 READ: Psalm 30:4-12 <http://bible.gospelcom.net/bible?language=english&version=NIV&passage=P salm+30%3a4-12> Weeping may endure for a night, but joy comes in the morning. -Psalm 30:5 ODB 2006 11 small <http://www.rbc.org/devotionals/our_daily_bread/cover/50710.aspx> About this cover Unlike some of my family-who can't wait to go downhill skiing-I don't look forward to winter. When the first snowflake falls, I immediately start calculating how many months of Michigan winter are left. Imagine C. S. Lewis' fictional world of Narnia, where for a hundred years it was always winter. Cold, wet snow-with no hope of springtime ever arriving to wipe away the memories of icy temperatures and piles of white stuff. But worst of all, in Narnia, Christmas never came. Always winter and never Christmas! To me, the best part of winter is the anticipation, excitement, and wonder of Christmas. Life is bleak when you have nothing to look forward to. There are some whose souls are locked in winter. The hardness of life has frozen their hearts. Disappointed with life, they find that each day is filled with despair. "Weeping may endure for a night," the psalmist tells us, "but joy comes in the morning" (Ps. 30:5). In the darkest times of our lives, God longs to turn our "mourning into dancing" (v.11). David wrote, "In the multitude of my anxieties within me, Your comforts delight my soul" (Ps. 94:19). If you cry out to God in the midst of your "winter," you can experience the joy of the Christ of Christmas today. -Cindy <http://www.rbc.org/devotionals/our_daily_bread/writer/47886.aspx> Hess Kasper Now none but Christ can satisfy, None other name for me; There's love and life and lasting joy, Lord Jesus, found in Thee. -McGranahan Jesus can turn your sorrow into dancing. Rabu, 29 November Musim Dingin Abadi Sepanjang malam ada tangisan, menjelang pagi terdengar sorak-sorai (Mazmur 30:6) Bacaan: Mazmur 30:5-13 Setahun: Yehezkiel 35-36; 2 Petrus 1 Tidak seperti sebagian anggota keluarga saya yang lain-yang tidak sabar ingin bermain ski menuruni bukit-saya justru sama sekali tidak merindukan datangnya musim dingin. Ketika salju pertama mulai turun, saya akan segera menghitung hari, kapan musim dingin di Michigan berakhir. Bayangkan dunia fiktif Narnia yang diciptakan oleh C.S. Lewis. Di situ musim dingin berlangsung selama beratus-ratus tahun. Dingin, salju basah-tidak ada harapan musim panas akan tiba menghalau suhu yang beku dan tumpukan salju. Musim dingin abadi dan tidak pernah ada Natal! Bagi saya, hal yang paling menyenangkan dari musim dingin adalah pengharapan, kegembiraan, dan perayaan keajaiban Natal. Hidup menjadi suram bila Anda tidak memiliki harapan. Ada sebagian orang yang jiwanya telah menjadi beku. Kekerasan hidup telah membeku dalam jiwa-jiwa mereka. Karena mengalami kekecewaan hidup, maka setiap hari mereka dirundung oleh keputusasaan. "Sepanjang malam ada tangisan," kata sang pemazmur, "menjelang pagi terdengar sorak-sorai" (Mazmur 30:6). Dalam setiap kegelapan hidup yang kita alami, Allah rindu untuk mengubah ratapan kita menjadi tarian yang penuh sukacita (ayat 12). Daud menulis, "Apabila bertambah banyak pikiran dalam batinku, penghiburan-Mu menyenangkan jiwaku" (Mazmur 94:19). Jika Anda berseru kepada Allah di tengah "musim dingin" Anda, maka hari ini Anda akan dapat mengalami sukacita Kristus yang lahir pada Natal -CHK YESUS DAPAT MENGUBAH DUKA ANDA MENJADI TARIAN _____ Mazmur 30:5-13 30:5 Nyanyikanlah mazmur bagi TUHAN, hai orang-orang yang dikasihi-Nya, dan persembahkanlah syukur kepada nama-Nya yang kudus! 30:6 Sebab sesaat saja Ia murka, tetapi seumur hidup Ia murah hati; sepanjang malam ada tangisan, menjelang pagi terdengar sorak-sorai. 30:7 Dalam kesenanganku aku berkata: "Aku takkan goyah untuk selama-lamanya!" 30:8 TUHAN, oleh karena Engkau berkenan, Engkau telah menempatkan aku di atas gunung yang kokoh; ketika Engkau menyembunyikan wajah-Mu, aku terkejut. 30:9 Kepada-Mu, ya TUHAN, aku berseru, dan kepada Tuhanku aku memohon: 30:10 "Apakah untungnya kalau darahku tertumpah, kalau aku turun ke dalam lobang kubur? Dapatkah debu bersyukur kepada-Mu dan memberitakan kesetiaan-Mu? 30:11 Dengarlah, TUHAN, dan kasihanilah aku, TUHAN, jadilah penolongku!" 30:12 Aku yang meratap telah Kauubah menjadi orang yang menari-nari, kain kabungku telah Kaubuka, pinggangku Kauikat dengan sukacita, 30:13 supaya jiwaku menyanyikan mazmur bagi-Mu dan jangan berdiam diri. TUHAN, Allahku, untuk selama-lamanya aku mau menyanyikan syukur bagi-Mu.
<<attachment: image001.jpg>>
