February 2, 2007

A Boy's Lunch


ODB RADIO:  <http://www.rbc.org/odb/odb-02-02-07.shtml##> Listen Now |
Download
<http://boss.streamos.com/download/rbc/odb/2007/02/odb-02-02-07.mp3> 

READ: John 6:5-14
<http://bible.gospelcom.net/bible?language=english&version=NIV&passage=J
ohn+6%3a5-14>  

I am the bread of life. He who comes to Me shall never hunger. -John
6:35

ODB 2007 02
 <http://www.rbc.org/devotionals/our_daily_bread/cover/51049.aspx> About
this cover 

Once I made the mistake of thinking I could single-handedly finish a
28-ounce steak at a restaurant. I had the remainder boxed up to take
home. I thought, At least it will give me another feast to look forward
to.

As I left the restaurant, a homeless man approached me, asking for
money. At first I refused. But struck by sudden guilt, I called him
back, gave him $5, and blessed him in Jesus' name. Having done my
Christian duty, I was happy to go on my way, boxed-up steak in hand,
until he asked, "What about the box?" I have to admit, I had a hard time
parting with my steak.

One of my favorite stories in the New Testament is about the little boy
who brown-bagged it to a revival service (John 6:1-14). If he was like
most boys, his lunch was a very important commodity. Yet he was willing
to give his lunch of five barley loaves and two small fish to the Lord.
I think he may have known that by putting his lunch in the hands of
Jesus, He could do something extraordinary with it. And He did. He fed
thousands of hungry people.

Jesus is still looking for a few common folk like you and me who are
willing to commit out-of-the-ordinary, intentional acts of selfless
sacrifice so that He can turn our offering into His glory. Commit such
an act today! -Joe
<http://www.rbc.org/devotionals/our_daily_bread/writer/47539.aspx>
Stowell

Let me give of myself, dear Lord,
Always ready to sacrifice,
Willing to share what I hold dear,
Never deterred by the price. -Hess

Let Jesus share with others what you want to keep for yourself.



Jumat, 2 Februari
BEKAL SEORANG BOCAH
Akulah roti kehidupan; siapa saja yang datang kepada-Ku,
ia tidak akan pernah lapar lagi (Yoh. 6:35)

Bacaan: Yoh. 6:1-14
Setahun: Kel. 29-30; Mat. 21:23-46

Saya pernah keliru karena berpikir mampu menghabiskan 28 ons steik
sendirian di restoran. Saya pun meminta steik yang tersisa untuk
dibungkus dan dibawa pulang. Saya pikir, Saya nanti masih bisa berpesta
memakan sisa steik itu. 

Begitu meninggalkan restoran, seorang gelandangan menghampiri saya.
Mulanya saya tak memberinya apa-apa. Namun tiba-tiba, saya merasa
bersalah. Saya pun memanggilnya lagi, memberinya 5 dolar, dan
memberkatinya dalam nama Yesus. Setelah melakukan tugas sebagai orang
kristiani, dengan riang saya hendak melanjutkan perjalanan sambil
membawa steik itu sampai si gelandangan bertanya, "Bagaimana dengan
bungkusan itu?" Harus diakui, berat rasanya melepaskan steik itu. 

Salah satu kisah favorit saya dalam Perjanjian Baru adalah kisah bocah
yang memberikan makan siangnya bagi pelayanan kebangunan rohani (Yoh.
6:1-14). Jika ia seperti bocah lain, bekalnya tentu sangat berharga.
Namun, ia bersedia memberikan bekalnya; lima kerat roti jelai dan dua
ikan kecil kepada Tuhan. Saya pikir, ia mungkin tahu bahwa jika ia
menyerahkan bekalnya ke tangan Yesus, Dia dapat melakukan sesuatu yang
luar biasa. Dan, Yesus melakukannya. Dia memberi makan ribuan orang yang
kelaparan. 

Yesus masih mencari orang biasa seperti Anda dan saya, yang bersedia
melakukan pengorbanan tanpa syarat dan di luar kebiasaan, supaya Dia
dapat mengubah persembahan kita menjadi kemuliaan-Nya. Lakukan tindakan
semacam itu hari ini! -JS 

Kuserahkan diriku, ya Tuhan,
Senantiasa siap sebagai korban,
Rela berbagi apa yang kucinta,
Betapapun mahal nilainya. -Hess 

IZINKAN YESUS MEMBAGIKAN KEPADA SESAMA
SESUATU YANG INGIN ANDA SIMPAN UNTUK DIRI SENDIRI 

  _____  

Yoh. 6:1-14
6:1 Sesudah itu Yesus berangkat ke seberang danau Galilea, yaitu danau
Tiberias. 
6:2 Orang banyak berbondong-bondong mengikuti Dia, karena mereka melihat
mujizat-mujizat penyembuhan, yang diadakan-Nya terhadap orang-orang
sakit. 
6:3 Dan Yesus naik ke atas gunung dan duduk di situ dengan
murid-murid-Nya. 
6:4 Dan Paskah, hari raya orang Yahudi, sudah dekat. 
6:5 Ketika Yesus memandang sekeliling-Nya dan melihat, bahwa orang
banyak berbondong-bondong datang kepada-Nya, berkatalah Ia kepada
Filipus: "Di manakah kita akan membeli roti, supaya mereka ini dapat
makan?" 
6:6 Hal itu dikatakan-Nya untuk mencobai dia, sebab Ia sendiri tahu, apa
yang hendak dilakukan-Nya. 
6:7 Jawab Filipus kepada-Nya: "Roti seharga dua ratus dinar tidak akan
cukup untuk mereka ini, sekalipun masing-masing mendapat sepotong kecil
saja." 
6:8 Seorang dari murid-murid-Nya, yaitu Andreas, saudara Simon Petrus,
berkata kepada-Nya: 
6:9 "Di sini ada seorang anak, yang mempunyai lima roti jelai dan dua
ikan; tetapi apakah artinya itu untuk orang sebanyak ini?" 
6:10 Kata Yesus: "Suruhlah orang-orang itu duduk." Adapun di tempat itu
banyak rumput. Maka duduklah orang-orang itu, kira-kira lima ribu
laki-laki banyaknya. 
6:11 Lalu Yesus mengambil roti itu, mengucap syukur dan
membagi-bagikannya kepada mereka yang duduk di situ, demikian juga
dibuat-Nya dengan ikan-ikan itu, sebanyak yang mereka kehendaki. 
6:12 Dan setelah mereka kenyang Ia berkata kepada murid-murid-Nya:
"Kumpulkanlah potongan-potongan yang lebih supaya tidak ada yang
terbuang." 
6:13 Maka merekapun mengumpulkannya, dan mengisi dua belas bakul penuh
dengan potongan-potongan dari kelima roti jelai yang lebih setelah orang
makan. 
6:14 Ketika orang-orang itu melihat mujizat yang telah diadakan-Nya,
mereka berkata: "Dia ini adalah benar-benar nabi yang akan datang ke
dalam dunia."

  _____  

** 

 

  _____  

** 



**

<<attachment: image001.jpg>>

Kirim email ke