Selasa, 24 April
PERAWATAN HATI
Aku memandangnya, aku memerhatikannya, aku melihatnya dan menarik suatu
pelajaran (Ams. 24:32)

Bacaan: Ams. 24:30-34
Setahun: 2Sam. 19-20; Luk. 18:1-23

Ayah mertua saya telah mengubah puncak bukit yang berbatu dan tandus di
Texas menjadi sebuah rumah yang indah dengan padang rumput hijau yang
teduh. Setelah memindahkan ribuan batu, ia menambahkan humus, menanami
pohon dan rumput, serta menyiraminya dengan rajin. Sejak ia meninggal,
lahan itu menjadi kurang terawat. Sekarang saat saya berkunjung dan
bekerja di sekitar rumah itu untuk memerangi tanaman berduri dan semak
belukar, saya pun merenungkan kondisi hati saya. 

Apakah kondisi saya seperti pekarangan yang terabaikan itu, atau seperti
ladang dan kebun anggur yang digambarkan dalam Amsal 24-ditumbuhi onak,
tertutup dengan jeruju, temboknya sudah roboh? (ay. 31). Pemiliknya
malas dan tidak berakal budi (ay. 30), mungkin telah menunda-nunda
pekerjaan yang dapat dikerjakan hari ini untuk bersenang-senang lebih
lama. 

Selain nasihat yang praktis tentang kerajinan dalam bekerja, saya
menemukan sebuah cara untuk merawat jiwa saya. Duri keegoisan bertumbuh
secara alami di dalam diri saya, sementara buah yang menyenangkan Allah
perlu dipelihara secara teratur dan disirami melalui doa, pengakuan
dosa, dan ketaatan kepada Tuhan. Tanpa semua itu, tanah hati saya akan
terimpit oleh duri kesia-siaan dan kerakusan. 

"Jagalah hatimu dengan segala kewaspadaan," tulis Salomo, "karena dari
situlah terpancar kehidupan" (Ams. 4:23). Hal itu membutuhkan perawatan
yang teratur -DCM  

Satu dosa kecil, apakah akan membinasakan?
Biarkan saja dosa itu maka ia akan berganda.
Lalu perbuatan dosa terasa biasa-
Karenanya, jaga pikiranmu, jangan dikuasai olehnya. -DJD 

Taman hati kita perlu disiangi dan dirawat secara teratur 

________________________________

Ams. 24:30-34
24:30. Aku melalui ladang seorang pemalas dan kebun anggur orang yang
tidak berakal budi. 
24:31 Lihatlah, semua itu ditumbuhi onak, tanahnya tertutup dengan
jeruju, dan temboknya sudah roboh. 
24:32 Aku memandangnya, aku memperhatikannya, aku melihatnya dan menarik
suatu pelajaran. 
24:33 "Tidur sebentar lagi, mengantuk sebentar lagi, melipat tangan
sebentar lagi untuk tinggal berbaring," 
24:34 maka datanglah kemiskinan seperti seorang penyerbu, dan kekurangan
seperti orang yang bersenjata.

________________________________

"This e-mail (including any attachments) is intended solely for the
addressee and could contain information that is confidential; If you are
not the intended recipient, you are hereby notified that any use,
disclosure, copying or dissemination of this e-mail and any attachment
is strictly prohibited and you should immediately delete it. This
message does not necessarily reflect the views of Bank Indonesia.
Although this e-mail has been checked for computer viruses, Bank
Indonesia accepts no liability for any damage caused by any virus and
any malicious code transmitted by this e-mail. Therefore, the recipient
should check again for the risk of viruses, malicious codes, etc as a
result of e-mail transmission through Internet" 

 

________________________________

** 



“This e-mail (including any attachments) is intended solely for the addressee 
and could contain information that is confidential; If you are not the intended 
recipient, you are hereby notified that any use, disclosure, copying or 
dissemination of this e-mail and any attachment is strictly prohibited and you 
should immediately delete it. This message does not necessarily reflect the 
views of Bank Indonesia. Although this e-mail has been checked for computer 
viruses, Bank Indonesia accepts no liability for any damage caused by any virus 
and any malicious code transmitted by this e-mail. Therefore, the recipient 
should check again for the risk of viruses, malicious codes, etc as a result of 
e-mail transmission through Internet”

Kirim email ke