March 26, 2007
Eeyore Theology ODB RADIO: Listen Now <http://www.rbc.org/odb/odb-03-26-07.shtml##> | Download <http://boss.streamos.com/download/rbc/odb/2007/03/odb-03-26-07.mp3> READ: Psalm 90 <http://bible.gospelcom.net/bible?language=english&version=NIV&passage=P salm+90> Let the beauty of the Lord our God be upon us, and establish the work of our hands. -Psalm 90:17 About this cover <http://www.rbc.org/devotionals/our_daily_bread/cover/52094.aspx> How does a believer in Jesus Christ cope with life's brevity and burdens without giving in to what Michael Easley of Moody Bible Institute calls "Eeyore theology"? Eeyore, Winnie-the-Pooh's gloomy donkey friend, always walks slowly with his head down. He sees the negative side of everything. An Eeyore Christian can be heard making statements like these: "Sin is rampant everywhere-even in the church." "The world is in worse shape than ever." "God is about to judge us for our wickedness." When Moses wrote Psalm 90, he was in a somber mood as he thought about the difference between God's eternal majesty and our human frailty. We struggle, we sorrow, we sin, we fear God, and we die (vv.7-10). Depressing, isn't it? But Moses didn't end his psalm in that mood. How would Moses respond to Eeyore theology? He wrote, "Satisfy us early with Your mercy, that we may rejoice and be glad all our days!" (v.14). When we see the value of each moment and live in the glory of our redemption and the joy of our blessings in Christ, we show our delight in God to our children and grandchildren (vv.16-17). Lord, keep us from being like Eeyore, and help us to leave a legacy of gladness, hope, and peace. -David C. Egner <http://www.rbc.org/devotionals/our_daily_bread/writer/4551.aspx> When trials assail and my moods descend, When pain and sorrow seem never to end, I yield to You, Lord, so that I may see The peace and the joy You've promised me. -Fitzhugh You won't be a child of despair if you remember your Father's care. Senin, 26 Maret TEOLOGI EEYORE Kiranya kemurahan Tuhan, Allah kami, atas kami, dan teguhkanlah perbuatan tangan kami (Mzm. 90:17) Bacaan: Mzm. 90 Setahun: Yos. 22-24; Luk. 3 Bagaimana cara orang yang percaya kepada Yesus Kristus mengatasi beban kehidupan dan singkatnya kehidupan tanpa menyerah pada apa yang disebut Michael Easley dari Moody Bible Institute sebagai "teologi Eeyore"? Eeyore, keledai pemurung teman Winnie-the-Pooh, selalu berjalan lamban dengan kepala menunduk. Ia melihat segalanya dari sisi negatif. Seorang kristiani yang seperti Eeyore akan melontarkan pernyataan seperti ini: "Dosa merajalela di mana-mana, bahkan di gereja." "Dunia bertambah buruk daripada sebelumnya." "Allah akan menghakimi kita atas kefasikan kita." Ketika menulis Mazmur 90, Musa sedang bermuram durja karena merenungkan beda antara kemuliaan Allah yang kekal dan kelemahan manusiawi kita. Kita bergumul, berduka, berdosa, takut akan Allah, dan mati (ay. 7-10). Ini membuat depresi, bukan? Namun, Musa tak mengakhiri mazmurnya dengan suasana muram. Bagaimana respons Musa terhadap teologi Eeyore? Ia menulis, "Kenyangkanlah kami di waktu pagi dengan kasih setia-Mu, supaya kami bersorak-sorai dan bersukacita semasa hari-hari kami" (ay. 14). Apabila kita melihat nilai setiap momen dan hidup di dalam kemuliaan karena penebusan Kristus serta sukacita karena berkat-Nya atas kita, sesungguhnya kita tengah menunjukkan kepuasan kita di dalam Allah kepada anak dan cucu kita (ay. 16,17). Ya Tuhan, jauhkan kami dari sikap seperti Eeyore, dan tolonglah kami untuk mewariskan sukacita, pengharapan, dan damai sejahtera -DCE Bila cobaan datang dan hatiku berat, Bila sakit dan sedih terus menyerbu, Aku berserah kepada-Mu, Tuhan, biar kulihat damai sukacita yang Kaujanjikan kepadaku. -Fitzhugh ANDA TAK aKAN MENJADI ANAK YANG TAK BERPENGHARAPAN JIKA ANDA INGAT KEPEDULIAN BAPA ________________________________ Mzm. 90 90:1. Doa Musa, abdi Allah. Tuhan, Engkaulah tempat perteduhan kami turun-temurun. 90:2 Sebelum gunung-gunung dilahirkan, dan bumi dan dunia diperanakkan, bahkan dari selama-lamanya sampai selama-lamanya Engkaulah Allah. 90:3 Engkau mengembalikan manusia kepada debu, dan berkata: "Kembalilah, hai anak-anak manusia!" 90:4 Sebab di mata-Mu seribu tahun sama seperti hari kemarin, apabila berlalu, atau seperti suatu giliran jaga di waktu malam. 90:5 Engkau menghanyutkan manusia; mereka seperti mimpi, seperti rumput yang bertumbuh, 90:6 di waktu pagi berkembang dan bertumbuh, di waktu petang lisut dan layu. 90:7. Sungguh, kami habis lenyap karena murka-Mu, dan karena kehangatan amarah-Mu kami terkejut. 90:8 Engkau menaruh kesalahan kami di hadapan-Mu, dan dosa kami yang tersembunyi dalam cahaya wajah-Mu. 90:9 Sungguh, segala hari kami berlalu karena gemas-Mu, kami menghabiskan tahun-tahun kami seperti keluh. 90:10 Masa hidup kami tujuh puluh tahun dan jika kami kuat, delapan puluh tahun, dan kebanggaannya adalah kesukaran dan penderitaan; sebab berlalunya buru-buru, dan kami melayang lenyap. 90:11 Siapakah yang mengenal kekuatan murka-Mu dan takut kepada gemas-Mu? 90:12. Ajarlah kami menghitung hari-hari kami sedemikian, hingga kami beroleh hati yang bijaksana. 90:13 Kembalilah, ya TUHAN--berapa lama lagi? --dan sayangilah hamba-hamba-Mu! 90:14 Kenyangkanlah kami di waktu pagi dengan kasih setia-Mu, supaya kami bersorak-sorai dan bersukacita semasa hari-hari kami. 90:15 Buatlah kami bersukacita seimbang dengan hari-hari Engkau menindas kami, seimbang dengan tahun-tahun kami mengalami celaka. 90:16 Biarlah kelihatan kepada hamba-hamba-Mu perbuatan-Mu, dan semarak-Mu kepada anak-anak mereka. 90:17 Kiranya kemurahan Tuhan, Allah kami, atas kami, dan teguhkanlah perbuatan tangan kami, ya, perbuatan tangan kami, teguhkanlah itu. ________________________________ ** ________________________________ ** **
<<attachment: image001.jpg>>
<<attachment: image002.jpg>>
<<attachment: image003.jpg>>
<<attachment: image004.jpg>>
