Asyiik..punya teman se-ilmu (ilmu zezat, kata Pak Banu)

  ----- Original Message ----- 
  From: Johny Setiadi 
  To: [email protected] 
  Sent: Tuesday, November 25, 2008 3:31 PM
  Subject: Re: [ELPOP-Audio] Re: Fatal atau vital



  gak bakalan P PJ, seumur hidup saya sudah 3X salaman sama 220Vnya PLN, sampe 
sekarang gak ada masalah....he..he..he....tetap semangat45.




------------------------------------------------------------------------------
  From: Paul Yahya <[EMAIL PROTECTED]>
  To: [email protected]
  Sent: Tuesday, November 25, 2008 2:45:17 PM
  Subject: Re: [ELPOP-Audio] Re: Fatal atau vital


   

  ati ati mas....
  nanti bila si kecil minta adik...udah enggak bisa lho....
  hue he he he....

  PJ
  http://www.freewebs .com/komkris2000
    ----- Original Message ----- 
    From: Didik W. Adhi 
    To: ELPOP-Audio@ yahoogroups. com 
    Sent: Tuesday, November 25, 2008 2:47 PM
    Subject: Re: [ELPOP-Audio] Re: Fatal atau vital


     

    Hue..he.he.. he..ha..ha. .ha..
    Ko terus sepi ya?
    Takut kesetrum (lidahnya?)
    -:)

      ----- Original Message ----- 
      From: iwan san 
      To: didik.wiryawan@ cbn.net..id 
      Cc: ELPOP-Audio@ yahoogroups. com 
      Sent: Tuesday, November 25, 2008 2:38 PM
      Subject: Re: [ELPOP-Audio] Re: Fatal atau vital


      Nek iki ora medeni tapi wis beda aliran, terlalu tinggi ilmunya untuk 
diikuti hehehe
      salam...iwans

      Didik W. Adhi wrote: 
      >  
      > Lho..kalau gak dicoba gak akan berkesan jadi akan 
      > mudah lupa. Dumuk sithik, mak greng...oh 
      > nyetrum... 
      > Kalau di PSU SS, di-dumuk kan gak terasa...ya di 
      > jilat. Kalau terasa seperti ada 'sprite' di bibir yang ditambah ngilu 
di 
      > gigi...oo, ada setrume. he..he..he.. 
      >   
      > ----- Original Message ----- 
      > From: 
      > Oxygen 
      > Insan Mandiri 
      > To: ELPOP-Audio@ yahoogroups. com 
      > Sent: Tuesday, November 25, 2008 1:22 
      > PM 
      > Subject: Re: [ELPOP-Audio] Re: Fatal atau 
      > vital 
      > __ "Apakah nyetrum? Silakan 
      > dicoba." __ wah __ experiment pak Didik medheni (baca: 
      > mengerikan, red) __ :D salam: gustOmO --- 
      > Pada Sel, 25/11/08, Didik W. Adhi < didik.wiryawan@ cbn.net.id > 
      > menulis: 
      > Dari: Didik 
      > W. Adhi < didik.wiryawan@ cbn.net.id > Topik: 
      > Re: [ELPOP-Audio] Re: Fatal atau vital Kepada: ELPOP-Audio@ 
yahoogroups. com Tanggal: 
      > Selasa, 25 November, 2008, 12:35 PM 
      >  
      > Lho piye to? 
      > Memang kedua nya ada tegangan, tetapi 
      > 'perjanjiannya' adalah : yang satu dianggap plus dan yang satu 
      > min.  Yang jalur min, di PLN-nya sono juga ditanam kebumi 
      > sehingga secara menyeluruh ada beda potensial antara jalur 'positip' 
      > thd bumi. Oleh sebab itu kita kesetrum kalau 
      > tangan menyentuh 'positip'  sementara kaki telanjang 
      > ada diatas ditanah, karena ada beda potensial diantara tangan 
      > kita dan kaki ---> arus listrik lewat dari tangan ke kaki menuju 
      > bumi. 
      >   
      > Kabel ke-3 di gnd itu selain utk 
      > penetralisasi beda postensial yang mungkin terjadi dijalur 'minus' thd 
      > bumi (karena perjalanan yang panjang), juga sebagai penetralisir 
      > kalau ada listrik statis (temannya petir) masuk ke jaringan pln 
      > dirumah sehingga bisa dibuang ke ground. 
      >   
      > Mengenai nyetrum ini, bisa 
      > disekperimenkan di PSU HV, let say 250V AC (sekunder 
      > trafo). 
      > PAda PSU HV,  jalur negatip jangan 
      > di konek ke body, biarkan menggantung. 
      > Sekarang coba kita pegang titik 
      > sekunder 250V AC satu persatu (jangan bareng). Apakah nyetrum? PAsti 
      > tidak. 
      > CT trafo di gnd ke chasis---> sentuh 
      > tap 250 (yang mana saja). Apakah nyetrum? Silakan dicoba. 
      >   
      > Sekarang DC-nya, let say 
      > 350VDC. 
      > Lepaskan sambungan CT dari 
      > chasis. 
      > Pegang kutub elko + dan - satu persatu. 
      > Apakah nyetrum? PAsti tidak. 
      > Sekarang kutub negatip elko (atau CT 
      > trafo) di ground ke body dan body-nya pun di ground ke tanah (kable 
      > ke-3 PLN), sekarang(kalau berani) boleh coba disentuh kutub positip 
      > elko-nya. 
      >   
      > Sekarang dibalik. 
      > Lepaskan hubungan chasis thd ground PLN 
      > namun kutub postip elko PSU HV dihubungkan ke ground PLN....nah 
      > sekarang coba disentuh chasis ampli-nya... ..... 
      >   
      > Percobaan diatas, saya hanya mau 
      > membuktikan bahwa kesetrum itu adalah 
      > relatip tergantung  sistem yang dikondisikan menjadi 
      > adanya beda potensial antara perangkat ke kita dan 
      > bumi. 
      >   
      > Jadi dalam hal kabel PLN tadi, sebesar 
      > apapun bebannya (arusnya) asal persambungan thd tanahnya baik, tidak 
      > akan ada kesetrum di 'jalur negatip'. 
      > Arah arus balik, itu hanya perjanjian 
      > didalam buku untuk memudahkan orang membuat analisa; ditentukan arus 
      > berjalan dari Positip ke negatip dan ini berlaku hanya utk arus DC, 
      > kalau listrik AC ya bisa bolak dan bisa balik ... 
      > -:)  
      >   
      > salam, dwa 
      >   
      > Apa 
      > dia selingkuh? Temukan jawabannya di Yahoo! Answers!
      > 






----------------------------------------------------------------------------


    No virus found in this incoming message.
    Checked by AVG Free Edition. 
    Version: 7.5.516 / Virus Database: 270.9.8/1800 - Release Date: 11/19/2008 
6:55 PM




   

Kirim email ke