Yang utama, adalah jantungnya kuat atau tidak Pak Paul. Orang kesetrum, kebanyakan sudah meninggal terlebih dulu sebelum 'terjadi kerusakan organ tubuh' karena jantung sudah keburu berhenti. salam, dwa
----- Original Message ----- From: Paul Yahya To: [email protected] Sent: Tuesday, November 25, 2008 3:39 PM Subject: Re: [ELPOP-Audio] Re: Fatal atau vital hua ha ha pak Johny... jgn samakan dgn saya yg fisiknya kecil kurus.... bpk kemungkinan fisiknya dr sononya bawaannya kokoh, angkat ampli 75kg pun bisa tanpa ngos2an , DNA bpk ingin saya dapet untuk rekayasa genetika ke turunan saya.... joking pak...I wish you well... tapi seriusly...hati2 pak kena strom B+ ...minimal angota tubuh "lumpuh" dgn tenggang waktu lho... biasanya malah "check out" bila DNA soak...di LN banyak rekan2 DIY HiFi lewat kr kena strom... PJ http://www.freewebs.com/komkris2000 ----- Original Message ----- From: Johny Setiadi To: [email protected] Sent: Tuesday, November 25, 2008 3:31 PM Subject: Re: [ELPOP-Audio] Re: Fatal atau vital gak bakalan P PJ, seumur hidup saya sudah 3X salaman sama 220Vnya PLN, sampe sekarang gak ada masalah....he..he..he....tetap semangat45. ---------------------------------------------------------------------------- From: Paul Yahya <[EMAIL PROTECTED]> To: [email protected] Sent: Tuesday, November 25, 2008 2:45:17 PM Subject: Re: [ELPOP-Audio] Re: Fatal atau vital ati ati mas.... nanti bila si kecil minta adik...udah enggak bisa lho.... hue he he he.... PJ http://www.freewebs .com/komkris2000 ----- Original Message ----- From: Didik W. Adhi To: ELPOP-Audio@ yahoogroups. com Sent: Tuesday, November 25, 2008 2:47 PM Subject: Re: [ELPOP-Audio] Re: Fatal atau vital Hue..he.he.. he..ha..ha. .ha.. Ko terus sepi ya? Takut kesetrum (lidahnya?) -:) ----- Original Message ----- From: iwan san To: didik.wiryawan@ cbn.net..id Cc: ELPOP-Audio@ yahoogroups. com Sent: Tuesday, November 25, 2008 2:38 PM Subject: Re: [ELPOP-Audio] Re: Fatal atau vital Nek iki ora medeni tapi wis beda aliran, terlalu tinggi ilmunya untuk diikuti hehehe salam...iwans Didik W. Adhi wrote: > > Lho..kalau gak dicoba gak akan berkesan jadi akan > mudah lupa. Dumuk sithik, mak greng...oh > nyetrum... > Kalau di PSU SS, di-dumuk kan gak terasa...ya di > jilat. Kalau terasa seperti ada 'sprite' di bibir yang ditambah ngilu di > gigi...oo, ada setrume. he..he..he.. > > ----- Original Message ----- > From: > Oxygen > Insan Mandiri > To: ELPOP-Audio@ yahoogroups. com > Sent: Tuesday, November 25, 2008 1:22 > PM > Subject: Re: [ELPOP-Audio] Re: Fatal atau > vital > __ "Apakah nyetrum? Silakan > dicoba." __ wah __ experiment pak Didik medheni (baca: > mengerikan, red) __ :D salam: gustOmO --- > Pada Sel, 25/11/08, Didik W. Adhi < didik.wiryawan@ cbn.net.id > > menulis: > Dari: Didik > W. Adhi < didik.wiryawan@ cbn.net.id > Topik: > Re: [ELPOP-Audio] Re: Fatal atau vital Kepada: ELPOP-Audio@ yahoogroups. com Tanggal: > Selasa, 25 November, 2008, 12:35 PM > > Lho piye to? > Memang kedua nya ada tegangan, tetapi > 'perjanjiannya' adalah : yang satu dianggap plus dan yang satu > min. Yang jalur min, di PLN-nya sono juga ditanam kebumi > sehingga secara menyeluruh ada beda potensial antara jalur 'positip' > thd bumi. Oleh sebab itu kita kesetrum kalau > tangan menyentuh 'positip' sementara kaki telanjang > ada diatas ditanah, karena ada beda potensial diantara tangan > kita dan kaki ---> arus listrik lewat dari tangan ke kaki menuju > bumi. > > Kabel ke-3 di gnd itu selain utk > penetralisasi beda postensial yang mungkin terjadi dijalur 'minus' thd > bumi (karena perjalanan yang panjang), juga sebagai penetralisir > kalau ada listrik statis (temannya petir) masuk ke jaringan pln > dirumah sehingga bisa dibuang ke ground. > > Mengenai nyetrum ini, bisa > disekperimenkan di PSU HV, let say 250V AC (sekunder > trafo). > PAda PSU HV, jalur negatip jangan > di konek ke body, biarkan menggantung. > Sekarang coba kita pegang titik > sekunder 250V AC satu persatu (jangan bareng). Apakah nyetrum? PAsti > tidak. > CT trafo di gnd ke chasis---> sentuh > tap 250 (yang mana saja). Apakah nyetrum? Silakan dicoba. > > Sekarang DC-nya, let say > 350VDC. > Lepaskan sambungan CT dari > chasis. > Pegang kutub elko + dan - satu persatu. > Apakah nyetrum? PAsti tidak. > Sekarang kutub negatip elko (atau CT > trafo) di ground ke body dan body-nya pun di ground ke tanah (kable > ke-3 PLN), sekarang(kalau berani) boleh coba disentuh kutub positip > elko-nya. > > Sekarang dibalik. > Lepaskan hubungan chasis thd ground PLN > namun kutub postip elko PSU HV dihubungkan ke ground PLN....nah > sekarang coba disentuh chasis ampli-nya... ..... > > Percobaan diatas, saya hanya mau > membuktikan bahwa kesetrum itu adalah > relatip tergantung sistem yang dikondisikan menjadi > adanya beda potensial antara perangkat ke kita dan > bumi. > > Jadi dalam hal kabel PLN tadi, sebesar > apapun bebannya (arusnya) asal persambungan thd tanahnya baik, tidak > akan ada kesetrum di 'jalur negatip'. > Arah arus balik, itu hanya perjanjian > didalam buku untuk memudahkan orang membuat analisa; ditentukan arus > berjalan dari Positip ke negatip dan ini berlaku hanya utk arus DC, > kalau listrik AC ya bisa bolak dan bisa balik ... > -:) > > salam, dwa > > Apa > dia selingkuh? Temukan jawabannya di Yahoo! Answers! > -------------------------------------------------------------------------- No virus found in this incoming message. Checked by AVG Free Edition. Version: 7.5.516 / Virus Database: 270.9.8/1800 - Release Date: 11/19/2008 6:55 PM ---------------------------------------------------------------------------- No virus found in this incoming message. Checked by AVG Free Edition. Version: 7.5.516 / Virus Database: 270.9.8/1800 - Release Date: 11/19/2008 6:55 PM
