Pak Yus,

saya senang ada diskusi yang menjadi hidup mengenai NOS DAC ini. Selama ini 
saya juga 
mencari saran dan pendapat dari teman-teman lain yang sudah sempat membuat NOS 
DAC ini.

Mengenai output dari NOS DAC rakitan yang kecil relatif kecil, sehubungan 
dengan 
posting saya sebelumnya dimana saya bermaksud menggantikan resistor I/V dari 
output 
DAC, saya sudah mencoba menggantikan resistore i/V yang semula 2.2 K menjadi 
1.2 K, 
hasilnya suara tidak clip lagi. Hanya saja output level max yang didapatkan 
kurang lebih 
peak to peak sekitar 0.8 V. Sehingga tweak yang bisa dilakukan adalah dengan 
merubah 
resistore I/V dan juga resistor untuk Vref yang menentukan arus bias Iref.

Yang menjadi masalah dari NOS DAC ini adalah bisa tidak ada sinyal SPDIF (tidak 
lock) 
maka DAC akan mengeluarkan sinyal kecil frekuensi tinggi yang bisa cukup 
mengganggu. 
Ini konfirm dengan hasil pengukuran saya dengan analisa spektrum waktu DAC ini 
tidak 
lock. Jadi harus berhati-hati agar tidak merusak tweeter.

Memang dalam hal hal audio system, teknologi semata-mata yang termutakhir belum 
tentu secara audio itu baik/enak untuk dinikmati. Sekarang ini saya masih 
mengamati dan 
mempelajari rekaman yang dibuat dengan LP dan dengan CD. Secara pribadi saya 
masih 
mendengar banyak album rekaman yang direkam dengan LP (yang berkualitas baik) 
memiliki kesan suara yang lebih "tebal" daripada rekaman yang sama direkam ke 
CD. 
Komprominya buat saya adalah rekaman LP tersebut direkam ke CD sehingga 
memiliki 
karakter analog LP, tapi bisa dimainkan di CD secara praktis. 


--- In [email protected], "Yustinus" <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> pak Djony,
> 
> Makasih banyak atas masukannya. Sangat berharga dan menambah wawasan.
> 
> Mengkonfirmasi dan memperjelas apa yang saya alami pada waktu tes pengukuran 
sinyal sinus secara sederhana via komputer, pada feed sinyal sinus 20kHz, via 
nos dac, 
amplitudonya lebih kecil daripada via dvdplayer (24bit/96kHz) yang amplitudonya 
nyaris 
tidak ada perubahan dari 1kHz hingga 20kHz.
> 
> Pun demikian dengan output suara dvd player 'cina' yang suaranya menurut saya 
> pribadi 
pula, sebetulnya memiliki kualitas terpendam mengingat perkembangan chip dac 
yang 
digunakan akhir2 ini dibanding generasi awal2, hanya saja perlu diberikan 
sedikit 
perbaikan pada komponen penunjangnya terutama kapasitornya (dugaan saya sejauh 
ini), 
tapi memang belum pernah saya lakukan lebih jauh.
> 
> Sejauh ini, saya masih berusaha mengejar ketinggalan kualitas suara (menurut 
> kuping 
saya) nos dac saya dengan nad c540. Sampai posisi terakhir kemarin, c540 masih 
lebih 
dinamis dan unggul justru di sisi mid-low nya dibanding nos dac saya sekalipun 
sudah 
coba disinergikan dengan m8. Terakhir saya coba ganti kapasitor kopling output 
nos dac 
dengan pio tapi belum sempat bandingkan serius lagi.
> 
> Terimakasih dan salam,
> yus
> 
> 
>   ----- Original Message ----- 
>   From: dino_ary 
>   To: [email protected] 
>   Sent: Saturday, December 06, 2008 11:15 AM
>   Subject: [ELPOP-Audio] Re: NOS DAC
> 
> 
>   Halo Pak Djony!
> 
>   Terima kasih atas penjelasan teknis dari Pak Djony yang sangat menambah 
> wawasan.
> 
>   Pengalaman saya pribadi pada saat pertama kali 'main NOS DAC' adalah 
>   membandingkannya dengan performance dari DAC bawaan NAD C521BEE yang 
>   menggunakan chip DAC PCM 1716 24 Bit - 96kHz . 
> 
>   Rasanya memang suara yang direproduksi via NOS DAC 'lebih natural' dengan 
> kekuatan 
>   lebih pada frequency mid dan low - sperti yang pak Djony sampaikan. 
> 
>   Sementara performance asli PCM lebih menonjol di high dan upper mid - yang 
menurut 
>   selera saya pribadi kok terasa 'kering ' dan kalo dengerin CD paling lama 1 
> kali putar. 
Tapi 
>   begitu pakai NOS DAC, lebih lama berbetah-betah mendengarkan lagu2 dari CD 
> yang 
>   sama.. hehehe .. tapi ini pengalaman pribadi lho.. dan tentunya sangat 
> subyektif.
> 
>   Mungkin ada pengalaman dari rekan2 lain?
> 
>   Salam,
>   Dino Ary
> 
> 
>   --- In [email protected], "djonytan" <djonytan@> wrote:
>   >
>   > Folks,
>   > 
>   > saya juga sempat buat NOS-DAC rrakitan daripak Alex dengan DAC TDA1543 
> yang 
>   > populer tsb. Desain dengan NOS DAC ini sebenarnya digunakan oleh pembuat 
> CD 
player 
>   > generasi pertama (sebelum ditemukan teknik oversampling, singlebit, dsb.) 
> Kesan 
suara 
>   > dari NOS-DAC ini sangat simple sesuai dengan desain rangkaiannya, maksud 
> saya 
>   > suaranya tidak terlalu berbumbu dibandingkan dengan sound output CD 
> player yang 
>   > sudah menggunakan teknik oversampling atau singlebit DAC. Ada beberapa 
>   karakteristik 
>   > NOS DAC yang perlu diperhatikan supaya kita bisa punya pandangan yang 
> objektif :
>   > 
>   > 1. Frekuensi response NOS DAC ini memiliki kurva yang akan mulai menurun 
> mulai 
dari 
>   10 
>   > KHz dan di frekuensi 20 KHz akan -4 dB. Kesannya adalah NOS DAC ini akan 
memiliki 
>   > karakter suara yang tidak terlalu "bright" dibandingkan dengan 
> menggunakan 
>   > oversampling atau singlebit. Hal ini diakibatkan oleh karena faktor 
> teknik sampling 
>   > sehingga terjadi efek sinx(x)/x yang memberikan amplituda envelope yang 
> akan 
seperti 
>   > "low past filter" secara alamiah. Keuntungannya adalah suara mid dan low 
> akan lebih 
>   > menonjol.
>   > 
>   > 2. NOS DAC akan menampilkan suara apa adanya seperti yang terekam di CD 
(walaupun 
>   > suaranya akan mengalami response kurva seperti yang dijelaskan di point 1 
> di atas). 
>   > Teknik oversampling dan single bit membutuhkan "digital filter" atau 
> bahasa 
>   sederhananya 
>   > adalah "interpolator". Ini ibarat kita mempunyai gambar di komputer yang 
> cuma 8 bit 
>   lalu 
>   > dilakukan proses dithering menjadi 24 bit maka hasil dithering di layar 
> akan nampak 
>   > "artfact" tidak sehalus bila gambar tersebut dibuat atau direkam dengan 
> 24 bit 
aslinya. 
>   > Jadi teknik oversampling ini sangat tergantung dari algoritma "digital 
> filter" atau 
filter 
>   > interpolator yang digunakan karena aslinya cuma 16 bit mau dinaikkan 
> menjadi 
20/24 
>   bit 
>   > dengan sampling frekuensi yang juga menjadi kira-kira 4x/8x dari semula. 
> Secara 
>   > frekuensi response kurva dari DAC yang oversamplng ini bisa sangat flat 
> dari low 
hingga 
>   > 20 KHz yang tidak bisa didapatkan oleh NOS DAC ini.
>   > 
>   > Jadi ini ada pro dan kontra antara beberapa orang. Dengan mengetahui 
> hal-hal ini 
>   > tentunya kita juga akan bisa lebih bijak melihat kelebihan dan kekurangan 
> NOS DAC 
ini. 
>   > Mungkin yang tidak banyak diketahui orang bahwa output suara dari DVD 
> yang 
konon 
>   > disebut DVD China (cuma sekitar 200 - 300 ribuan) itu memiliki DAC yang 
> lumayan 
>   bagus 
>   > dan bila dilalukan modifikasi pasti juga tidak akan kalah dibandingkan CD 
> player 
yang 
>   > buatan merek terkenal yang harganya berkisar 1 jutaan.
>   > 
>   > 
>   > --- In [email protected], "dino_ary" <dino_ary@> wrote:
>   > >
>   > > Met pagi (lagi2.. tidur kesorean ya bangun kepagian wakakak.. bukan 
> imsonia lho 
pak 
>   > > Didik)
>   > > 
>   > > 
>   > > Meskipun saya salah satu pengguna Non OS DAC, saya juga gak ngerti 
> banget 
secara 
>   > > teknis, jadi mungkin tidak bisa memberikan konfirmasi atas pertanyaan2 
> pak 
Didik.
>   > > Tapi, ringkasnya Non OS DAC berkembang gara-gara artikel seorang DIYer 
> Jepang 
>   > > bernama Ryohei Kusunoki yang artikelnya bisa diunggah di link berikut:
>   > > http://www.sakurasystems.com/articles/Kusunoki.html yang sangat komplit 
> dan 
>   teknis.
>   > > 
>   > > Nah, dipercaya bahwa bagaimanapun metode oversampling atau upsamping 
>   > > dipergunakan, toh yang namanya format digital yang dipakai di CD adalah 
> tetap di 
>   > > frequensi 44.1kHz pada time domain 16 bit (tolong dikoreksi ya kalo gak 
> tepat). 
>   > > Mau 8x oversampling, akhirnya toh sinyal digital tersebut "akan kembali 
> dikoreksi 
>   > secara 
>   > > digital" ke freq 44.1kHz pada time domain 16 bit , yang kemudian 
> dijadikan sinyal 
>   > analog 
>   > > kiri dan kanan.
>   > > 
>   > > Kenapa oversampling? Karena ada pendapat teknis yang mengemukakan bahwa 
kalau 
>   > > dilipatgandakan, maka dipercaya akan diperoleh fidelity/kejernihan 
> suara yang 
lebih 
>   > yang 
>   > > tidak akan dapat diperoleh pada freq 44.1kHz pada time domain 16 bit 
> aslinya. 
>   > > 
>   > > Oleh karena nanti diperlukan perangkat yang mampu mengkoreksi sinyal 
>   oversampled 
>   > > kembali ke frequensi 44kHz/16bit, maka perangkat digital tersebut harus 
>   > menggunakan 
>   > > filter yang yahud punya, sehingga sinyal-sinyal "fidelity tambahan" di 
> frequensi 
>   > > oversampled bisa ditapis/disaring dan dikumpulkan kembali secara murni 
> pada 
44.1 
>   > > khz/16bit - dengan harapan sinyal audio menjadi lebih hi-fidelity. 
Konsekuensinya? 
>   > Perlu 
>   > > rangkaian filter digital yang bagus: low jitter clock yang mumpuni dan 
>   > konverter/pengalih 
>   > > rupa digital ke analog yang mumpuni juga (kembali lagi mohon dikoreksi 
> ya kalo 
gak 
>   > > tepat).
>   > > 
>   > > Lalu kenapa non oversampling? Lah itu, kok repot ya kalau oversampling? 
Hehehe... di 
>   > > dalam artikelnya, Kusunoki bilang sbb (dalam bhs Inggris):
>   > > 1) A natural, stress-free sound that communicates the musicians' 
> intention 
directly to 
>   > you. 
>   > > That is the sound of non-oversampling DAC. The feel of this sound is 
> closer to that 
of 
>   > > analog reproduction. 
>   > > dan
>   > > 2) The relationship between the sound and the measurement still remain 
mysterious. 
>   > You 
>   > > cannot achieve good sound just by competing on the numbers of zero over 
> the 
>   > distortion 
>   > > factor nor by excessively extending the frequency range. However, in 
> the next 
>   > generation 
>   > > digital format offered today, the selling points for better sound are 
> quantizing bit 
>   > > numbers and sampling frequency rates. It only means lowering of 
> distortions and 
>   > > extension of frequency range. 
>   > > 
>   > > Singkat Cerita: suara Non OS DAC dipercaya lebih analog dari pada OS 
> DAC... 
>   mendekati 
>   > > reproduksi LP.... 
>   > > Semoga bisa menjawab...
>   > > 
>   > > 
>   > > *) Hayooh... semangat ngracunin pakai Non OS DAC lagi on banget nih!! 
> Hehehe
>   > > 
>   > > 
>   > > 
>   > > 
>   > > 
>   > > 
>   > > 
>   > > 
>   > > 
>   > > --- In [email protected], "sanysany06@" <sanysany06@> wrote:
>   > > >
>   > > > Mas didik.
>   > > > Walaupun lagi ngerjain dac tapi ampun saya nggak bisa njawab hanya 
> yang saya 
>   tau:
>   > > > DAC akan memberi efek ya bagus terhadap keluaran analog bila 
> ditreatment 
>   dengan 
>   > > benar, mengingat ruang yang sempit di cdp nggak mungkin melakukan 
> treatment 
>   > dengan 
>   > > maksimal. Treatment tsb meliputi pemisahan masing2 suply analog maupun 
digital 
>   juga 
>   > > pemakaian regulator yang low noise. Nyambung dgn pertanyaan mas didik 
> nggak 
ya.
>   > > > Salam...iwans
>   > > > 
>   > > > Didik W. Adhi wrote:
>   > > > > Hallo.... 
>   > > > > Dari semua rekan yang ada disini, tampaknya hanya saya yang 
>   > > > > belum menyenggol nyenggol DAC dan bahkan masih awam.. 
>   > > > >   
>   > > > > Non OS DAC itu apakah sama dengan Direct Conversion DAC yang 
>   > > > > pertama kalai dipopulerkan oleh PIONEER yang kemudian disempurnakan 
> lagi 
>   > > > > dengan sistem yang diberi nama (brand) LEGATO LINK? 
>   > > > >   
>   > > > > Apa beda NOS dan yang pakai OS bahkan sampai 8 X? 
>   > > > >   
>   > > > > Mekanik LDP PIONEER (lupa type, beli th 1994), apakah bagus? 
>   > > > > Kalau bagus, ada potensi di rebuilt jadi hiend CDP mengingat 
> ruangannya 
yang 
>   > > > > sangat sangat luas. 
>   > > > >   
>   > > > > salam, dwa 
>   > > > >   
>   > > > >
>   > > >
>   > >
>   >
>




------------------------------------

Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ELPOP-Audio/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ELPOP-Audio/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[EMAIL PROTECTED] 
    mailto:[EMAIL PROTECTED]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke