> Ini menarik.
> Tahukah Mas Teten, kenapa perlu lapisan rodentisida di atas permukaan
> air sawah? Kenapa tidak langsung dicampur air sawah, toh tikus juga
> masuk kedalam air?
>

Begini :Ketebalan lapisan (film) oli di atas permukaan air sekitar 0.01 - 0.05
mm.
Kedalaman air sawah  yang dilapisi film oli itu sekitar 1 - 5 cm. Perbandingan
volume antara kedua zat itu akan sama dengan perbandingan ketebalannya, jika
luas film dan luas air sama.

Jika untuk memperoleh suatu konsentrasi tertentu diperlukan x gram rodenticide
dalam oli, maka jumlah rodenticide yang harus terlarut dalam air, dengan
konsentrasi yang sama, adalah ( 1 - 5 cm) / (0.01 - 0.05 mm) = 1000 kali x
gram.

Jadi tanpa oli kita akan memerlukan rodenticide sebanyak 1000 kali, dengan
daya basmi yang kira-kira seimbang.

Perhitungan ini tentunya sangat disederhanakan, dan hanya tinjauan fisika
saja. Saya tidak meninjau reaksi kimianya, atau perubahan sifat rodenticide
dalam pelarut minyak atau air.

Saya belum melakukan riset yang detail tentang dampak penggunaan oli di sawah,
saya baru melihat sepintas tentang respon petani atas peningkatan harga sarana
produksi pertanian (saprotan).

Terima kasih atas segala tanggapannya. Mudah-mudahan ini bisa dimengerti dan
ada gunanya. Saya juga mohon koreksi dari teman-teman yang lebih competent di
bidang ini.



Teten W. Avianto





> > Kelakuan (behaviour) tikus bila basah dia suka menjilati badannya
> > sendiri,
> > dan jika kembali ke sarangnya tubuhnya akan dijilati juga oleh sanak
> > keluarganya. Jadi yang terkena racunnya bisa sekeluarga tikus.
>
> Metode yang sama juga diterapkan untuk rayap. Kita tahu bahwa rayap
> membuat sarang yang sulit dijangkau (seperti dalam tembok rumah yang
> terbuat dari kayu). Untuk mengatasinya, rayap diberi umpan ragi (atau
> jamur, atau pestisida yang efeknya baru muncul agak lama) dan ketika rayap
> itu masuk kedalam sarangnya dan "berciuman" dengan rayap yang lain (ini
> adalah behaviour rayap) maka racun itu akan menjalar ke individu rayap
> lainnya.
>
> > Teten W. Avianto
>
> Djoni
>
> +++++++++++++++++++++++++++++++++
> D j o n i   F e r d i w i j a y a
> Yayasan Gemi Nastiti  [ G E N I ]
> Jln. Cemara II/25,   P.O. Box 166
> Salatiga 50711, I N D O N E S I A
> phone / fax: +62 -  298  -  22418
> +++++++++++++++++++++++++++++++++
>
> ___________________________________________________________________
> Mulai langganan: "subscribe envorum" ke [EMAIL PROTECTED]
> Stop langganan: "unsubscribe envorum" ke [EMAIL PROTECTED]
> Arsip di http://www.mail-archive.com/[email protected]
> atau di http://www.egroups.com/list/envorum



--
----------------------
# Http://www.lead.or.id/teten
======================





___________________________________________________________________
Mulai langganan: "subscribe envorum" ke [EMAIL PROTECTED]
Stop langganan: "unsubscribe envorum" ke [EMAIL PROTECTED]
Arsip di http://www.mail-archive.com/[email protected]
atau di http://www.egroups.com/list/envorum

Kirim email ke