Saya percaya banyak kasus kerusakan lingkungan ulah penduduk asli, namun
tidak sedikit pula penduduk asli berperan penting dalam mengamankan
lingkungan. Berbagai hasil riset yang telah dipublikasikan menyokong kedua
kasus yang dibicarakan. Kalau begitu perlu diidentifikasi karakteristik
masyarakat asli (indigenous people) tersebut karena dengan pemahaman secara
mendalam tentang hal ini, intervensi yang diusulkan Indira Satria akan lebih
mengena sasaran.
Nenny Babo



----- Original Message -----
From: Indira Satria <[EMAIL PROTECTED]>
To: <[EMAIL PROTECTED]>
Cc: <[EMAIL PROTECTED]>
Sent: Wednesday, May 03, 2000 10:22 PM
Subject: Re: [envorum] Penduduk asli dan kerusakan lingkungan


>
>Sangat banyak kasus perusakan lingkungan yang dilakukan oleh penduduk
>asli. Kalau tertarik mengenai masalah ini, bisa baca The Nature of
>Development,Stone.
>Pengrusakan lingkungan terutama disebabkan oleh ledakan penduduk yang
>tidak disertai penigkatan sumber makanan dan poverty.. akhirnya penduduk
>asli itu mengeksploitasi lingkungan tanpa mengingat regenerasi sumber daya
>alam.
>Untuk mengatasi perusakan lingkungan seperti itu dibutuhkan:
>- non formal education - creating awareness utk meningkatkan hasil
>produksi alam  dan menjaga kelestarian sumber produksi alam tersebut
>- hal ini terutama dibutuhkan utk wanita.. karena pada daerah-daerah tsb
>pada umumnya tkt pendidikan wanita (dan secara umum pemberdayaan wanita)
>nya kurang
>- stimulasi perekonomian
> - hal ini dapat berupa intervensi dari luar,
> seperti teknologi yang dapat meningkatkan hasil produksi dan regenerasi
> sbr alam
> - perbaikan transportasi
> - management
> - dll
>- capacity building masyarakat setempat, dapat berupa stimulasi
>koperasi..
>
>Keberadaan organisasi lokal akan sangat membantu dalam usaha-usaha di
>atas.
>
>wass,
>Indhie
>
>
>On Thu, 18 May 2000, Nenny R Babo wrote:
>
>> Saya sangat setuju topik diskusi yang diusulkan rekan Jamal M.Gawi.
>> nenny babo
>> ----- Original Message -----
>> From: Jamal M. Gawi <[EMAIL PROTECTED]>
>> To: <[EMAIL PROTECTED]>
>> Sent: Tuesday, May 02, 2000 11:08 PM
>> Subject: [envorum] Penduduk asli dan kerusakan lingkungan
>>
>>
>> Rekan sekalian,
>>
>> Saya membaca pada Newsweek edisi 27 Maret 2000, bahwa penduduk Indian di
>> Brazil bertanggung jawab terhadap kerusakan lingkungan hutan dan kawasan
>> lindung.
>>
>> Dalam buku "The Green History of The World" hal yang sama juga jelas
>> diceritakan.Banyak kebudayaan besar dunia musnah karena tidak arif
>> berhubungan dengan lingkungannya.
>>
>> Sementara itu dalam sebuah hasil penelitian di  Nicaragua tentang sistem
>> penggunaan lahan di pingging hutan, malah dikatakan bahwa usaha untuk
>> membuat petani lebih makmur akan menyebabkan deforestasi semakin besar.
>>
>> Masih dalam Newsweek di atas, seorang antropologist Brazil malah
mengatakan
>> bahwa "tidak satupun penduduk asli (indigenous people)
>> di Amerika yang "prevertionist".
>>
>> Hal yang sama juga saya dengar(?) terjadi di Kalimantan, banyak penduduk
>> asli yang menebang hutan untuk dijadikan kebun sawit atau karet (?).
>>
>> Saya pikir topik ini cukup menarik untuk kita diskusikan, mengingat
selama
>> ini wacana yang berkembang bahwa penduduk asli sangat arif berhubungan
>> dengan lingkungan.
>>
>> Thanks,
>> Jamal M. Gawi
>> Cohort-4
>>
>>
>>
>>
>>
>> ---------------------------------------------------------------------
>> Mulai langganan: kirim e-mail ke [EMAIL PROTECTED]
>> Stop langganan: kirim e-mail ke [EMAIL PROTECTED]
>> Archive ada di http://www.mail-archive.com/[email protected]
>>
>>
>
>
>---------------------------------------------------------------------
>Mulai langganan: kirim e-mail ke [EMAIL PROTECTED]
>Stop langganan: kirim e-mail ke [EMAIL PROTECTED]
>Archive ada di http://www.mail-archive.com/[email protected]
>


---------------------------------------------------------------------
Mulai langganan: kirim e-mail ke [EMAIL PROTECTED]
Stop langganan: kirim e-mail ke [EMAIL PROTECTED]
Archive ada di http://www.mail-archive.com/[email protected]

Kirim email ke