On Wed, 30 May 2001 19:36:36 +0700
"
maka dengan ini menurut saya perlu adanya lembaga yang bisa
mendampingi agar masyarakat yang masih buta "huruf ini" agar
tidak terjerembab ke dalam jurang pembodohan misal
anarkisme, dll
maksudnya gini p agung media lokal harus diberdayakan lagi
utk menjadi bagian pilar demokrasi, kelemahan mendasar media
lokal adalah mungkin dari segi pemberitaan yang kurang
mendalam apakah mungkin dalam pembangunan pers sebagai pilar
demokrasi ke 5 dilakukan. maka menurut saya perlukah
dilakukan reorientasi pelaku pers menuju kesana ? apakah ada
konsep yang lebih bagus utk hal ini ?
Agung Setiya Budhi" <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> Apa tidak keliru nih tema pemberdayaan media. Bukannya
> media sudah sangat
> berdaya? Bukannya konsumen media (pembaca, pendengar,
> penontonnya) yang
> tidak berdaya? Mengalami (maaf) 'brain washing' sistemik
> yang sangat hebat?
> Bahkan kekuatan media mampu menggiring dan membentuk
> opini masyarakat sesuai
> dengan "pesan sponsor". Sayangnya "audit media" tidak
> ada, guna membedakan
> "media hitam" dengan media baik. Semua diserahkan pasar.
> Pasar yang masih
> "buta huruf". Sangat ironis tentunya.
>
___
> yayasan kilisuci
> jl. Kh. agus salim 29 b kediri
> telp. 0354-772962
> HP.08123235491
> HP. 08123432224
>
>
>
>
> ---------------------------------------------------------------------
> Mulai langganan: kirim e-mail ke
> [EMAIL PROTECTED]
> Stop langganan: kirim e-mail ke
> [EMAIL PROTECTED]
> Archive ada di http://www.mail-archive.com/[email protected]
>
---------------------------------------------------------------------
Mulai langganan: kirim e-mail ke [EMAIL PROTECTED]
Stop langganan: kirim e-mail ke [EMAIL PROTECTED]
Archive ada di http://www.mail-archive.com/[email protected]