kemarin salah.. maksudnya Pertamina BPPKA (Badan Pembinaan Pengusahaan 
Kontraktor Asing)....



>________________________________
> Dari: Hikmatulloh Geologist <[email protected]>
>Kepada: "[email protected]" <[email protected]>; Tatzky Reza Setiawan 
><[email protected]> 
>Dikirim: Rabu, 14 November 2012 9:14
>Judul: Re: [fgmi] Diskusi putusan MK terhadap BP MIGAS
> 
>
>hallo semua...
>
>
>panas bgt nih kayanya diskusinya,,
>cuma mw ngeluarin sedikit pemikiran pribadi aja nih..
>BP migas itu tidak bubar(dalam artian sebenarnya)
>justru kedudukannya lebih baik skr..karena sudah tidak bertanggung jawab 
>langsung ke presiden tapi bertnggung jwab ke ditjen Migas (ESDM).
>secara sistem ini lebih bagus toh..building system yg terorganisir itu tidak 
>mudah,apalagi dalam hal migas..jadi sistem yg ada pada bp migas akan terus 
>berjalan,,yg berubah hanya keduduannya,,agar tidak merasa Eksklusif gituuu...
>Pada dasarnya saya sepakat akan keputusan MK. mudah2an akan berjalan dengan 
>baik dan bermanfaat bagi masyarakat Indonesia..
>
>
>Hikmat
>
>
>
>________________________________
> From: prihatin tri setyobudi <[email protected]>
>To: Milis FGMI <[email protected]>; Tatzky Reza Setiawan <[email protected]> 
>Sent: Wednesday, November 14, 2012 7:46 AM
>Subject: Re: [fgmi] Diskusi putusan MK terhadap BP MIGAS
> 
>
>Dulu ketika wewenang pengawasan operasi hulu dibawah Pertamina BKKA...  disaat 
>itu menurut cerita orang tua, banyak sekali negara Asing yang mencontoh sistem 
>kontrak kerjasama Indonesia... Itu Jejak yang baik harus kita ketahui... dan 
>Pertamina Indonesia Bisa...
>Sejak munculnya UU Migas 2001 dibentuklah BP MIGAS... yang notabene pada saat 
>itu era reformasi yang belum stabil jadi ekspansi asing mudah sekali 
>masuk(Banyak yg berpendapat UU Migas tsb terlalu liberal). 
>Pertamina BESAR... Besar itu konsekuensi dari kebijakan yang mendukung dan 
>kerja keras... jadi bukan hadiah.... tentunya siapapun yang kerja keras terus 
>menjadi BESAR ya itu sudah takdirnya sesuai logika... dan bukan maslah, malah 
>itu anugrah...
>Ketika Pertamina Ntar ditakutkan melenceng... kita sekarang tahu ada banyak 
>auditor, BPK dan KPK siap menangkap yang salah.. sangat berbeda dengan kondisi 
>dahulu... jadi ga ada alasan KEBIJAKAN negara menjadikan pertamina menjadi 
>lebih besar... dan secara logis secara simpel keuntungan BUMN itu keuntungan 
>RAKYAT Indonesia... Berbeda dengan Usaha Swasta Nasional..
>Salam,
>PTS 
>
>
>
>

Kirim email ke