Setuju dengan apa yang di bilang om Aldis, lumpur panas , juga menjadi salah satu manifestasi adanya hidrothermal di bawah permukaan atau kerennya panasbumi, Tetapi sayangnya kebanyakan kurangnya sosialisasi pemahaman ke masyarakat akan hal itu, sehingga banyak masyarakat menganggap lumpur yang ada sama persis seperti Lapindo, yang faktanya berbeda (tergantung hasil penelitian lumpur tersebut). Selain diakibatkan oleh aktivitas pemboran, bisa juga diakibatkan oleh aktivitas pergerakan diatas permukaan misalnya transportasi yang lewat, atau kalau yang alami bisa diakibatkan oleh gempa tremor yang sudah kita pahami bahwa panasbumi sangat lekat hubungannya dengan vulkanisme termasuk sistem panasbumi di Indonesia.
AKtivitas tersebut yang mencipatakan zona rekahan terbuka atau menjadi aktif bergerak sehingga manifestasi baru bermunculan. Selama di tangani dengan baik maka manifestasi tersebut bukan ancaman tetapi juga bisa menjadi produk yang baik untuk wisata. . . . . Ya misalnya wisata kebumian atau Pemanfaatan mandi lumpur (barangkalii.....), oh iya kadang media lebih "PINTAR" dari peneliti jadi ya harap di maklumi . . . .. . . Salam R S Y 2015-12-29 14:08 GMT+07:00 Aldis Ramadhan - [email protected] < [email protected]>: > NIce share Mas Avel > > menarik memang perihal adanya Lumpur panas di tomohon ini. Apalagi saat > ini PGE sedang dilakukan pemboran disekitar daerah itu. > > Sama-sama kita ketahui pengeboran Panas bumi selain mencari sumber panas > juga mencari rekahan-rekahan yang intens sebagai conduit fluida panasnya. > Asumsi saya, lumpur ini kemungkinan terjadi akibat aktivasi atau *create* > rekahan/patahan saat pengeboran, sehingga menghasilkan manifestasi panas > bumi yang baru disekitar daerah pemboran. cmiiw > > Sedikit berbeda dengan Lapindo, lumpur panas diselingi dengan semburan > seperti air mendidih memang wajar ditemui sebagai salah satu manifestasi > panas bumi. Sedangkan di sekitar lapindo setahu saya tidak ada hal tsb > (potensi panas bumi.red). Sehingga tidak semudah itu menghubungkan dengan > lumpur lapindo :) > > Mudah-mudahan PGE segera melakukan press release terkait hal ini. > Dan mudah-mudahan media tidak memperburuk keadaan dengan judul-judul yang > tendensius..hehehe. > > Semoga kejadian seperti Lapindo tidak terulang kembali. > > salam, > AR > > > ------------------------------ > *From:* Aveliansyah <[email protected]> > *To:* Milis FGMI <[email protected]> > *Sent:* Tuesday, December 29, 2015 1:34 PM > *Subject:* [fgmi] Semburan Lumpur di Tomohon > > Berita ini belum begitu heboh di media nasional, di area lapangan > panasbumi PT.PGE muncul semburan lumpur selama lebih kurang seminggu > terakhir. Banyak yang mengaitkannya dengan kejadian lumpur sidoarjo, sejauh > ini PT.PGE masih sedang dalam tahap penelitian tentang muasal semburan > tersebut. > salam, > Avel > *sumber: > http://manado.tribunnews.com/2015/12/22/geger-lumpur-mirip-lapindo-di-tomohon-lurah-warga-mulai-waswas > <http://manado.tribunnews.com/2015/12/22/geger-lumpur-mirip-lapindo-di-tomohon-lurah-warga-mulai-waswas>* > *TRIBUNMANADO.CO.ID <http://tribunmanado.co.id/>* - Kasus lumpur Lapindo > <http://manado.tribunnews.com/tag/lapindo/> di Sidoarjo belum usai. > Ancaman serupa pun mulai dirasakan warga KotaTomohon > <http://manado.tribunnews.com/tag/tomohon/>. Lumpur panas menyembur > keluar dari dalam tanah di lokasi perkebunan Kelurahan Tondangouw, Kota > Tomohon <http://manado.tribunnews.com/tag/tomohon/>. Semburan pun > disertai bunyi letupan keras. > Sedikitnya semburan terjadi di tiga lokasi berbeda dekat dengan lokasi > pengeboran panas bumi PT Pertamina Geothermal Energi (PGE). "Keluar lumpur > panas <http://manado.tribunnews.com/tag/lumpur-panas/>, sama seperti > Lapindo <http://manado.tribunnews.com/tag/lapindo/> ini," kata seorang > warga yang menyaksikan fenomena alam itu di lokasi kejadian, Senin (21/12). > Semburan terakhir terjadi sekitar lima hari lalu. Menurut Rian Pongoh, > warga sekitar, awalnya sejak sebulan semburan muncul pertama kali, namun > pada minggu lalu kembali muncul di lokasi baru semburan yang lebih besar. > Hal ini kata dia, menimbulkan kekhawatiran di masyarakat. "Kami berharap > semburan ini bisa segera berhenti. Karena kami waswas juga," sebutnya. > Sedikitnya ada tiga lokasi munculnya muntahan air panas disertai lumpur itu > menyebar di lokasi cluster 24 tempat pengeboran panas bumi PT PGE. > Kira-kira 60 meter dari sumur. > Lokasi semburan terbesar kini sudah membentuk semacam kolam, kira-kira > mencapai 20 meter persegi. Letupan air panas disertai lumpur meluber. > Kepolisian pun sudah memasang garis polisi untuk menghalangi akses masuk ke > dekat sumber semburan. Mengingat lokasi itu pun kerap didatangi masyarakat > yang ingin memuas rasa penasaran. > Lurah Tondangouw, Tamboto Kaligis mengungkapkan kejadian ini memang cukup > membuat warga waswas. Apalagi kalau membayangkan seperti kasus Lapindo > <http://manado.tribunnews.com/tag/lapindo/>. > > -- > Milis FORUM GEOSAINTIS MUDA INDONESIA > forum.iagi.or.id | fgmi.iagi.or.id > > * Untuk bantuan terkait milis silakan email ke [email protected] > > > > > -- > Milis FORUM GEOSAINTIS MUDA INDONESIA > forum.iagi.or.id | fgmi.iagi.or.id > > * Untuk bantuan terkait milis silakan email ke [email protected] > > -- Milis FORUM GEOSAINTIS MUDA INDONESIA forum.iagi.or.id | fgmi.iagi.or.id * Untuk bantuan terkait milis silakan email ke [email protected]
