Berita ini belum begitu heboh di media nasional, di area lapangan panasbumi
PT.PGE muncul semburan lumpur selama lebih kurang seminggu terakhir. Banyak
yang mengaitkannya dengan kejadian lumpur sidoarjo, sejauh ini PT.PGE masih
sedang dalam tahap penelitian tentang muasal semburan tersebut.

salam,

Avel

*sumber: 
http://manado.tribunnews.com/2015/12/22/geger-lumpur-mirip-lapindo-di-tomohon-lurah-warga-mulai-waswas
<http://manado.tribunnews.com/2015/12/22/geger-lumpur-mirip-lapindo-di-tomohon-lurah-warga-mulai-waswas>*

*TRIBUNMANADO.CO.ID <http://TRIBUNMANADO.CO.ID>* - Kasus lumpur Lapindo
<http://manado.tribunnews.com/tag/lapindo/> di Sidoarjo belum usai. Ancaman
serupa pun mulai dirasakan warga KotaTomohon
<http://manado.tribunnews.com/tag/tomohon/>. Lumpur panas menyembur keluar
dari dalam tanah di lokasi perkebunan Kelurahan Tondangouw, Kota Tomohon
<http://manado.tribunnews.com/tag/tomohon/>. Semburan pun disertai bunyi
letupan keras.

Sedikitnya semburan terjadi di tiga lokasi berbeda dekat dengan lokasi
pengeboran panas bumi PT Pertamina Geothermal Energi (PGE). "Keluar lumpur
panas <http://manado.tribunnews.com/tag/lumpur-panas/>, sama seperti Lapindo
<http://manado.tribunnews.com/tag/lapindo/> ini," kata seorang warga yang
menyaksikan fenomena alam itu di lokasi kejadian, Senin (21/12).

Semburan terakhir terjadi sekitar lima hari lalu. Menurut Rian Pongoh,
warga sekitar, awalnya sejak sebulan semburan muncul pertama kali, namun
pada minggu lalu kembali muncul di lokasi baru semburan yang lebih besar.

Hal ini kata dia, menimbulkan kekhawatiran di masyarakat. "Kami berharap
semburan ini bisa segera berhenti. Karena kami waswas juga," sebutnya.
Sedikitnya ada tiga lokasi munculnya muntahan air panas disertai lumpur itu
menyebar di lokasi cluster 24 tempat pengeboran panas bumi PT PGE.
Kira-kira 60 meter dari sumur.

Lokasi semburan terbesar kini sudah membentuk semacam kolam, kira-kira
mencapai 20 meter persegi. Letupan air panas disertai lumpur meluber.
Kepolisian pun sudah memasang garis polisi untuk menghalangi akses masuk ke
dekat sumber semburan. Mengingat lokasi itu pun kerap didatangi masyarakat
yang ingin memuas rasa penasaran.

Lurah Tondangouw, Tamboto Kaligis mengungkapkan kejadian ini memang cukup
membuat warga waswas. Apalagi kalau membayangkan seperti kasus Lapindo
<http://manado.tribunnews.com/tag/lapindo/>.

--
Milis FORUM GEOSAINTIS MUDA INDONESIA
forum.iagi.or.id | fgmi.iagi.or.id

* Untuk bantuan terkait milis silakan email ke [email protected]

Kirim email ke