Kalau di lapindo itu kirakira sumbernya apa ya kakakakak ?

Selasa, 29 Desember 2015, Rizqi Syawal <[email protected]> menulis:
> Setujua yg di bilang om aldis, ini semacam manifestasi, beda halnya dgn
sidoarjo yg di pengaruhi oleh gas methan, cuman biasanyaaa media seperti
kadang melebih lebihkan yg semeter bisa di bilang puluhan meter dsb,
>
> Perlu di pahami juga umumnya lokasi geothermal berada di area adanya
proses vulkanisme disitu yg didalamnya tentu ada arus konveksi sendiri yg
umunya mengakibatkan gempa tremor akibat ativitas vulkanik yg bisa
menimbulkan rekahan rekahan pada area yg memang termasuk struktur
aktif........
>
> Untuk lebih pastinya coba periksa kandungan lumpurnya.......
>
> Salam
>
> RSY
>
> Pada 29 Des 2015 13:34, "Aveliansyah" <[email protected]> menulis:
>>
>> Berita ini belum begitu heboh di media nasional, di area lapangan
panasbumi PT.PGE muncul semburan lumpur selama lebih kurang seminggu
terakhir. Banyak yang mengaitkannya dengan kejadian lumpur sidoarjo, sejauh
ini PT.PGE masih sedang dalam tahap penelitian tentang muasal semburan
tersebut.
>>
>> salam,
>>
>> Avel
>>
>> sumber:
http://manado.tribunnews.com/2015/12/22/geger-lumpur-mirip-lapindo-di-tomohon-lurah-warga-mulai-waswas
>>
>> TRIBUNMANADO.CO.ID - Kasus lumpur Lapindo di Sidoarjo belum usai.
Ancaman serupa pun mulai dirasakan warga KotaTomohon. Lumpur panas
menyembur keluar dari dalam tanah di lokasi perkebunan Kelurahan
Tondangouw, Kota Tomohon. Semburan pun disertai bunyi letupan keras.
>>
>> Sedikitnya semburan terjadi di tiga lokasi berbeda dekat dengan lokasi
pengeboran panas bumi PT Pertamina Geothermal Energi (PGE). "Keluar lumpur
panas, sama seperti Lapindo ini," kata seorang warga yang menyaksikan
fenomena alam itu di lokasi kejadian, Senin (21/12).
>>
>> Semburan terakhir terjadi sekitar lima hari lalu. Menurut Rian Pongoh,
warga sekitar, awalnya sejak sebulan semburan muncul pertama kali, namun
pada minggu lalu kembali muncul di lokasi baru semburan yang lebih besar.
>>
>> Hal ini kata dia, menimbulkan kekhawatiran di masyarakat. "Kami berharap
semburan ini bisa segera berhenti. Karena kami waswas juga," sebutnya.
Sedikitnya ada tiga lokasi munculnya muntahan air panas disertai lumpur itu
menyebar di lokasi cluster 24 tempat pengeboran panas bumi PT PGE.
Kira-kira 60 meter dari sumur.
>>
>> Lokasi semburan terbesar kini sudah membentuk semacam kolam, kira-kira
mencapai 20 meter persegi. Letupan air panas disertai lumpur meluber.
Kepolisian pun sudah memasang garis polisi untuk menghalangi akses masuk ke
dekat sumber semburan. Mengingat lokasi itu pun kerap didatangi masyarakat
yang ingin memuas rasa penasaran.
>>
>> Lurah Tondangouw, Tamboto Kaligis mengungkapkan kejadian ini memang
cukup membuat warga waswas. Apalagi kalau membayangkan seperti
kasus Lapindo.
>>
>> --
>> Milis FORUM GEOSAINTIS MUDA INDONESIA
>> forum.iagi.or.id | fgmi.iagi.or.id
>>
>> * Untuk bantuan terkait milis silakan email ke [email protected]
>>
>
> --
> Milis FORUM GEOSAINTIS MUDA INDONESIA
> forum.iagi.or.id | fgmi.iagi.or.id
>
> * Untuk bantuan terkait milis silakan email ke [email protected]
>
>

-- 
Best Regards,
Diajeng Liati

--
Milis FORUM GEOSAINTIS MUDA INDONESIA
forum.iagi.or.id | fgmi.iagi.or.id

* Untuk bantuan terkait milis silakan email ke [email protected]

Kirim email ke