sayang anda tidak faham
civilication (peradaban)  
dikembangkan dari wolrd of view
yang kita kenal dengan religion
jadi bicara tentang budaya 
rootsnya ya agama 
begitu pula western culture
yang rootsnya adalah greeks, Judeo dan cristian

Islam lahir dengan menentang 
doktrin atau kebudayaan nenek moyang
arab yang menyembah banyak berhala 
islam mengajarkan monoteisme
bagaimana anda menjelaskan
bahwa islam budaya arab...

dari sisi historis saja sudah 
kemunculan islam menyelisihi
kebudayaan nenek moyang arab

nah itulah penyakit pemikiran anda
anda tidak dapat membedakan
ras dan ajaran
maklum hanya emosi dan kekacauan bahasa
yang anda ketengahkan jadi
lebih banyak olok2 kasar yang keluar 

tapi maaf saya tidak tertarik
ikut permainan pelesatan kata konyol
anda...terserah mulut dan olok2 anda
anda pun tidak pernah menjawab 
pertanyaan saya

ditanya balik bertanya....buat apa

dan oke anda jual kepada orang
barat..silahkan
anda sendiri kan yang bilang 
kita jangan membebek
karena punya 450 bahasa dan falsafah nenek moyang
silahkan jilat saja pantat orang-orang
barat itu demi uang atau 
biar dibilang keren

yah maklum cara berbahasa anda
sungguh keren penuh dengan olok2
kata-kata kasar dan penuh emosi
sadar mas 
kan sudah belajar bahasa indonesia
yang baik dan benar ...kan

hati2 mas nanti tuhan merubah nasib
anda jadi babu apa anda mau
kan masa depan tidak ada yang tahu..
lebih baik bicara yang sopan lah mas

jadi anda salah besar
islam bukan budaya arab



--- In [email protected], Tuhantu Hantuhan <[EMAIL PROTECTED]
..> wrote:
>
> Hehehe... Saya tdk mengangkat local culture saya?... Akh daripada 
ngangkat local culture orang Arab?... Mending mengkomunikasikan 
kepada pembaca orang-orang Asing...tentang:
>    
>   Quote: While dealing with some problems caused by his ´rebellious´
campus scale activities, he also writing a novel, called ´Missing 
Point´ a term of Architectural drawing methods, that he apply into ´
philosophical´ zone. In this book -Missing Point- he combined an 
ancient philosophies, based on a tale of his ancestor, some musics 
and social-intellectual movements. End of quote.
>    
>   Itu salah satu isi blog saya, tentang novel... Mangkanya 
berbahasa Asing... Karena saya ridak berminat menjual sesuatu kedapa 
bangsa saya sendiri... Saya jualnya keluar...:-)
>    
>   Dari pada ngomong bahasa Indonesia, tapi isinya... Menurut Sheik 
anu, menurut Al-Munium itu... Sesuai tafsir si Al-Qohol... Dll... 
Udahlah...orang-orang kita hanya dijadikan BABU kok mereka dihormati.
... Anda ini pedagang babu...dari Condet ya...:-)
>    
>   Be Fun
>    
>   Tuhantu
>   http://hole-spirit.blogspot.com
>   (Saya tahu Anda tidak mampu mengikuti ujian yang saya berikan 
kecuali menunggu solusi siap saji, biasalah.... Hahahaha.... 
Menciptakan satu kata saja Anda tidak bisa, mana bisa keluar dari 
PEMBEBEKAN... :-))
>    
>    
>    
>    
>   
> 
> qalam26 <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>           QQalem bung hantu 
> Bergelora sekali anda meneriakkan semangat kesombongan.
> Apakah ini yang anda sebut sebagai solusi
> Apakah dengan kesombongan anda bisa keluar dari pembebekan…
> Ini bukan solusi atau jalan keluar
> 
> Maaf sekali bung hantu kenyataannya
> tidak ada korelasi yang positif
> Antar kesombongan dan kemampuan otak
> Belum tentu dengan menyombongkan diri
> Kemampuan otak anda bertambah…
> JIka orang sudah lemot mah lemot saja
> Tidak ada kesombongan bisa membuat ia jadi jenius
> Dan tidak berarti orang yang rendah hati
> Maka kemampuan otaknya dibawah anda...
> 
> "Endonesia itu punya lebih dari 450 bahasa dengan falsafah nenek"
> Benar tapi blog anda sendiri berbahasa asing..
> Kenapa anda tidak bangga dengan bahasa daerah anda sendiri
> Kalo orang papua berbahasa papua kalo ambon berbahasa ambon
> Ah biar dibaca orang barat.....semoga mereka meliriknya 
> 
> Dan kenapa harus DONUT = Don't U Think…
> Kenapa tidak menggunakan falsafah daerah anda sendiri
> Kenapa tidak The ROOTS OF LOCAL CULTURE 
> Yang anda tampilkan
> Dan anda sombongkan dalam blog anda sendiri 
> Tapi justru anda mau nampang ama orang barat
> 
> Dan dari esensi tulisan anda pun tidak mengangkat 
> LOCAL CULTURE anda sendiri…
> Kebanyak pemikiran anda adalah bagian dari
> GLOBAL CULTURE
> Karenanya anda adalah
> THE VICTIM OF GLOBAL (WESTERN) CULTURE
> Yang kian menggeser 
> LOCAL CULTURE anda sendiri
> Jadi anda hanya imitasi dari barat…
> 
> Dan bentuk2 pelecehan terhadap tuhan 
> Dalam tulisan anda
> while in English there only one word that
> matched with the word of *God*, which is *Dog*.
> Nah ini kan pelecehan dan ini
> Bentuk vandalisme intelektual saja
> Yang kita bisa temui di buku-buku catatan
> anak SMP yang sedang girang-girangnya
> ngepunk atau nggrind core 
> tidak sesuatu yang AMAZING buat saya
> Saya pikir banalisme semacam itu 
> Tidak membutuhkan pemikiran yang
> Intelek kok
> 
> Saya pikir tidak ada suatu bentuk pemikiran
> Yang Advance dalam tulisan sinis anda
> Jika Nietzhce mengkritik Western CULture
> Yang identik dengan DOGMA KRISITIANI
> Ia tampil dengan solusi EKSTRIMNYA
> Yakni SUPER HUMAN…
> Walau sesat dan keliru
> Namun ia pemikir yang berangkat
> Dari the ROOTS OF HIS LOCAL CULTURE
> Yakni jerman dan ras ARIA
> 
> Nah ANDA DIMANA…?
> Oleh kerenanya itu semua hanya
> Sebuah onani intelektual 
> Atau ekspresi rasa frustasi yang dalam
> Terhadap agama....
> 
> Pertanyaannya apa yang membuat anda
> Jadi kusut begitu???
> 
> be realistis mas han
> (qalam26)
> 
> --- In [email protected], "tuhantu_hantuhan" <tuhantu_
hantuhan
> @...> wrote:
> >
> > 
> > Kata si anu dari Arab... Kata si itu dari Yunani... Kata si ini 
dari
> > Amrik...
> > 
> > Lha, Endonesia itu punya lebih dari 450 bahasa dengan falsafah 
nenek
> > moyang masing-masing... Sampe kapan mau jadi BEBEK-BEBEK?... ORANG
-
> ORANG
> > MUDA INDONESIA, SOMBONGLAH! TUNJUKKAN OTAK KALIAN BUKAN OTAK
> > BEBEK-BEBEK...
> > 
> > Be Fun (kalau bisa...:-)
> > 
> > Tuhantu
> > 
> > http://hole-spirit.blogspot.com <http://hole-spirit.blogspot.com>
> >
> 
> 
> 
>                          
> 
> 
> We -humans- are viruses, bacteria and germs, who can never fully 
get out of our "holes": Whatever your activities nowadays, it's to 
satisfy -among other things- the ½hole½ in your stomach and fill the ½
hole½ in your pockets. (Hole Spirit, 02:04) Visit the most funkiest ½
religion½ on earth: http://hole-spirit.blogspot.com
>    
> 
>        
> ---------------------------------
> Be a better Heartthrob. Get better relationship answers from 
someone who knows.
> Yahoo! Answers - Check it out.
>






******************************************************
Milis Filsafat
Posting     : [email protected]
Arsip milis : http://groups.yahoo.com/group/filsafat/
Website     : http://filsafatkita.f2g.net/
Berhenti    : [EMAIL PROTECTED]
******************************************************
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/filsafat/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/filsafat/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[EMAIL PROTECTED] 
    mailto:[EMAIL PROTECTED]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 

Kirim email ke