pakai jilabab itu jelas budaya ngarab yang harusnya disempurnakan harusnya tertutup seluruh tubuh cukup dipasang periscope kapal selam di atas kepala untuk melihat ada apa di depan bisa diputer kesamping dan kebelakang dan jangan lupa menggendng oxygen
lalu kalo mo kawin bayar dulu didepan huahahahahahaha qalam26 <[EMAIL PROTECTED]> wrote: sayang anda tidak faham civilication (peradaban) dikembangkan dari wolrd of view yang kita kenal dengan religion jadi bicara tentang budaya rootsnya ya agama begitu pula western culture yang rootsnya adalah greeks, Judeo dan cristian Islam lahir dengan menentang doktrin atau kebudayaan nenek moyang arab yang menyembah banyak berhala islam mengajarkan monoteisme bagaimana anda menjelaskan bahwa islam budaya arab... dari sisi historis saja sudah kemunculan islam menyelisihi kebudayaan nenek moyang arab nah itulah penyakit pemikiran anda anda tidak dapat membedakan ras dan ajaran maklum hanya emosi dan kekacauan bahasa yang anda ketengahkan jadi lebih banyak olok2 kasar yang keluar tapi maaf saya tidak tertarik ikut permainan pelesatan kata konyol anda...terserah mulut dan olok2 anda anda pun tidak pernah menjawab pertanyaan saya ditanya balik bertanya....buat apa dan oke anda jual kepada orang barat..silahkan anda sendiri kan yang bilang kita jangan membebek karena punya 450 bahasa dan falsafah nenek moyang silahkan jilat saja pantat orang-orang barat itu demi uang atau biar dibilang keren yah maklum cara berbahasa anda sungguh keren penuh dengan olok2 kata-kata kasar dan penuh emosi sadar mas kan sudah belajar bahasa indonesia yang baik dan benar ...kan hati2 mas nanti tuhan merubah nasib anda jadi babu apa anda mau kan masa depan tidak ada yang tahu.. lebih baik bicara yang sopan lah mas jadi anda salah besar islam bukan budaya arab --- In [email protected], Tuhantu Hantuhan <[EMAIL PROTECTED] ..> wrote: > > Hehehe... Saya tdk mengangkat local culture saya?... Akh daripada ngangkat local culture orang Arab?... Mending mengkomunikasikan kepada pembaca orang-orang Asing...tentang: > > Quote: While dealing with some problems caused by his ´rebellious´ campus scale activities, he also writing a novel, called ´Missing Point´ a term of Architectural drawing methods, that he apply into ´ philosophical´ zone. In this book -Missing Point- he combined an ancient philosophies, based on a tale of his ancestor, some musics and social-intellectual movements. End of quote. > > Itu salah satu isi blog saya, tentang novel... Mangkanya berbahasa Asing... Karena saya ridak berminat menjual sesuatu kedapa bangsa saya sendiri... Saya jualnya keluar...:-) > > Dari pada ngomong bahasa Indonesia, tapi isinya... Menurut Sheik anu, menurut Al-Munium itu... Sesuai tafsir si Al-Qohol... Dll... Udahlah...orang-orang kita hanya dijadikan BABU kok mereka dihormati. ... Anda ini pedagang babu...dari Condet ya...:-) > > Be Fun > > Tuhantu > http://hole-spirit.blogspot.com > (Saya tahu Anda tidak mampu mengikuti ujian yang saya berikan kecuali menunggu solusi siap saji, biasalah.... Hahahaha.... Menciptakan satu kata saja Anda tidak bisa, mana bisa keluar dari PEMBEBEKAN... :-)) > > > > > > > qalam26 <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > QQalem bung hantu > Bergelora sekali anda meneriakkan semangat kesombongan. > Apakah ini yang anda sebut sebagai solusi > Apakah dengan kesombongan anda bisa keluar dari pembebekan > Ini bukan solusi atau jalan keluar > > Maaf sekali bung hantu kenyataannya > tidak ada korelasi yang positif > Antar kesombongan dan kemampuan otak > Belum tentu dengan menyombongkan diri > Kemampuan otak anda bertambah > JIka orang sudah lemot mah lemot saja > Tidak ada kesombongan bisa membuat ia jadi jenius > Dan tidak berarti orang yang rendah hati > Maka kemampuan otaknya dibawah anda... > > "Endonesia itu punya lebih dari 450 bahasa dengan falsafah nenek" > Benar tapi blog anda sendiri berbahasa asing.. > Kenapa anda tidak bangga dengan bahasa daerah anda sendiri > Kalo orang papua berbahasa papua kalo ambon berbahasa ambon > Ah biar dibaca orang barat.....semoga mereka meliriknya > > Dan kenapa harus DONUT = Don't U Think > Kenapa tidak menggunakan falsafah daerah anda sendiri > Kenapa tidak The ROOTS OF LOCAL CULTURE > Yang anda tampilkan > Dan anda sombongkan dalam blog anda sendiri > Tapi justru anda mau nampang ama orang barat > > Dan dari esensi tulisan anda pun tidak mengangkat > LOCAL CULTURE anda sendiri > Kebanyak pemikiran anda adalah bagian dari > GLOBAL CULTURE > Karenanya anda adalah > THE VICTIM OF GLOBAL (WESTERN) CULTURE > Yang kian menggeser > LOCAL CULTURE anda sendiri > Jadi anda hanya imitasi dari barat > > Dan bentuk2 pelecehan terhadap tuhan > Dalam tulisan anda > while in English there only one word that > matched with the word of *God*, which is *Dog*. > Nah ini kan pelecehan dan ini > Bentuk vandalisme intelektual saja > Yang kita bisa temui di buku-buku catatan > anak SMP yang sedang girang-girangnya > ngepunk atau nggrind core > tidak sesuatu yang AMAZING buat saya > Saya pikir banalisme semacam itu > Tidak membutuhkan pemikiran yang > Intelek kok > > Saya pikir tidak ada suatu bentuk pemikiran > Yang Advance dalam tulisan sinis anda > Jika Nietzhce mengkritik Western CULture > Yang identik dengan DOGMA KRISITIANI > Ia tampil dengan solusi EKSTRIMNYA > Yakni SUPER HUMAN > Walau sesat dan keliru > Namun ia pemikir yang berangkat > Dari the ROOTS OF HIS LOCAL CULTURE > Yakni jerman dan ras ARIA > > Nah ANDA DIMANA ? > Oleh kerenanya itu semua hanya > Sebuah onani intelektual > Atau ekspresi rasa frustasi yang dalam > Terhadap agama.... > > Pertanyaannya apa yang membuat anda > Jadi kusut begitu??? > > be realistis mas han > (qalam26) > > --- In [email protected], "tuhantu_hantuhan" <tuhantu_ hantuhan > @...> wrote: > > > > > > Kata si anu dari Arab... Kata si itu dari Yunani... Kata si ini dari > > Amrik... > > > > Lha, Endonesia itu punya lebih dari 450 bahasa dengan falsafah nenek > > moyang masing-masing... Sampe kapan mau jadi BEBEK-BEBEK?... ORANG - > ORANG > > MUDA INDONESIA, SOMBONGLAH! TUNJUKKAN OTAK KALIAN BUKAN OTAK > > BEBEK-BEBEK... > > > > Be Fun (kalau bisa...:-) > > > > Tuhantu > > > > http://hole-spirit.blogspot.com <http://hole-spirit.blogspot.com> > > > > > > > > > We -humans- are viruses, bacteria and germs, who can never fully get out of our "holes": Whatever your activities nowadays, it's to satisfy -among other things- the ½hole½ in your stomach and fill the ½ hole½ in your pockets. (Hole Spirit, 02:04) Visit the most funkiest ½ religion½ on earth: http://hole-spirit.blogspot.com > > > > --------------------------------- > Be a better Heartthrob. Get better relationship answers from someone who knows. > Yahoo! Answers - Check it out. > --------------------------------- Don't let your dream ride pass you by. Make it a reality with Yahoo! Autos.
