Untuk kita semua............., diskusi kita tentang perubahan jam masuk sekolah
di Jakarta memang sangat menarik dan bahkan seperti permen " Nano-Nano " yang
punya rasa " manis, asem,bahkan pahit" sehingga rame rasanya.
Terlepas dari semua itu, sebenarnya konteks permasalahannya adalah penyelesaian
masalah kemacetan lalu lintas di Jakarta, bukannya jam masuk sekolah.
Sebab sebenarnya sekolah memiliki otonomi untuk melakukan pengaturan tentang
jam masuk sekolah. Tapi otonomi tersebut nyatanya di kebiri oleh otoritas
pendidikan di DKI Jakarta yaitu melalui Dinas Pendidikan Menengah dan Tinggi
yang melalui suratnya tertanggal 26 Nopember 2008 telah menyampaikan ke sekolah
tentang perubahan jam masuk sekolah menjadi 6.30 mulai tanggal 2 Januari 2008,
bahkan disertai dengan transkrip wawancara Wakil Gubernur dengan Media Massa (
posting saya terdahulu )
Dari diskusi yang kita jalani selama ini nyatanya, kita belum sepenuhnya bisa
memberikan solusi alternatif tentang bagaimana mengatasi kemacetan lalulintas
di Jakarta, sehingga pembuat kebijakan bisa melihat dari diskusi yang kita
lakukan ada sesuatu yang dapat mereka tindak lanjuti, sehingga tidak menjadikan
perubahan jam masuk sekolah sebagai solusi mengatasi kemacetan di Jakarta.
Atau akan lebih baik kita mengadakan semacam diskusi publik dengan topik "
Solusi Mengatasi Kemacetan Di Jakarta, tidak hanya dengan dengan merubah Jam
Masuk Sekolah " , undanglah pejabat pembuat kebijakan transportasi di Jakarta,
Dewan Transportasi Jakarta, Pejabat Pemda dan para pakar tentang transportasi,
sehingga ada solusi alternatif atas kebijakan pemda dalam mengatasi kemacetan
di Jakarta.
Tanggal 5 Januri 2009, adalah hari pertama Siswa dan Guru melaksanakan
kebijakan ini, apakah jawaban yang disampaikan Wakil Gubernur pada wawancara di
TV akan terbukti ???, atau bahkan terjadi naiknya jumlah Siswa