Salam hormat pak Prabowo Subianto.
Sebelumnya saya mau sampaikan bahwa saya sangat terkesan dengan sosok bapak 
Prabowo semasa aktif di militer dulu. Ada rasa kebanggaan, hormat dan 
sebagainya, yang sulit saya ungkapkan dengan kata-kata. Walaupun itu akhirnya 
harus sirna saat kerusuhan Mei diakhir Orde Baru yang lalu-yang mungkin saya 
telah terprovokasi pemberitaan media kala itu.
Tapi kita mesti melupakan masa kelam yang lalu dan berani tegas menatap masa 
depan.

Membaca garis besar 8 program (Membangun Kembali Indonesia Raya --
 8 Program Aksi Untuk Kemakmuran Rakyat
), sebenarnya sangat mengesankan. Namun juga membuat saya sangat pesimis. 
Pikiran saya, andai bapak terpilih menjadi presiden nanti, 8 program bapak itu 
akan terserap oleh sistim tradisi bangsa ini.
Sistim tradisi yang saya maksud adalah: kolusi, korupsi, nepotisme, serta 
sistim hukum Indonesia yang amburadul ini.
Jadi sebenarnya yang sangat di butuhkan bangsa ini adalah ketegasan dasar 
negaranya, ketegasan sistim hukumnya serta ketegasan dalam pemberantasan 
korupsi, kolusi serta nepotisme.
Bila bapak tidak punya pemikiran tegas pada apa yang saya kemukakan itu maka 
saya anggap program bapak adalah program muluk-muluk doang.
Demikian singkat pemikiran saya,
 
Erens Dh.



Prabowo Subianto <salam.prab...@...> wrote:

Saudara-Saudara FPK yang saya banggakan,
 
Jika mendapatkan lampu hijau dari Saudara Agus Hamonangan, Moderator, saya 
ingin mempost-kan 8 program yang saya tawarkan dan mulai iklankan hari ini.  
Mengingat Saudara semua di sini tajam wawasan, dalam,  mengritisi usulan 
program ini. Saya ingin mendengar komentar-komentar Saudara di sini.
 
Jika tak keberatan juga di-CC-kan di: tinyurl.com/prabowo, di forum diskusi 
akan sangat bermanfaat.
 
 
Membangun Kembali Indonesia Raya
8 Program Aksi Untuk Kemakmuran Rakyat


1. Menjadwalkan kembali pembayaran utang luar negeri


- Mengalihkan dana pembayaran utang luar negeri sebagai modal untuk membiayai 
program pendidikan, kesehatan, pangan dan energi, yang murah serta ramah 
lingkungan.
> 
> 
> 2. Menyelamatkan kekayaan negara untuk menghilangkan kemiskinan.
> 
> 
> - Menjadikan BUMN sebagai lokomotif dan ujung tombak kebangkitan ekonomi.
> - Menghentikan penjualan aset negara yang strategis atau yang menguasai hajat 
> hidup orang banyak.
> - Meninjau kembali semua kontrak pemerintah yang merugikan kepentingan 
> nasional.
> - Mewajibkan eksportir nasional yang menikmati fasilitas kredit dari negara 
> untuk menyimpang dana hasil ekspornya di bank dalam negeri.
> - Membangun industri pengolahan untuk memperoleh nilai tambah.
> 
> 
> 3. Melaksanakan ekonomi kerakyatan
> 
> 
> - Mencetak 2 juta Ha lahan baru untuk meningkatkan produksi beras, jagung, 
> kedelai, tebu yang dapat memperkerjakan 12 juta orang.
> - Mencetak 4 juta Ha lahan untuk aren (bahan baku bio etanol) yang dapat 
> mempekerjakan 24 juta orang.
> - Membangun pabrik pupuk ureak dan NPK dengan total kapasitas 4 juta ton.
> - Memperbesar permodalan lembaga keuangan mikro untuk menyalurkan kredit bagi 
> rakyat kecil.
> - Membangun sarana transportasi massal.
> - Modernisasi pasar tradisional untuk pedagang kecil.
> - Meningkatkan pendapatan per kapita dari USD 2.000 menuju USD 4.000
> 
> 
> 4. Delapan program desa
> 
> 
> - Listrik desa.
> - Bank dan lembaga keuangan desa.
> - Koperasi desa, lumbung desa, pasar desa.
> - Air bersih desa.
> - Klinik desa.
> - Pendidikan desa.
> - Infrastruktur pedesaan dan daerah pesisir.
- Rumah sehat pedesaan.


5. Memperkuat sektor usaha kecil


- Prioritas penyaluran kredit perbankan kepada petani, nelayan dan pedagang 
kecil.
- Melarang penyaluran kredit bank pemerintah untuk pembangunan perumahan dan 
apartemen mewah, mall, serta proyek-proyek mewah lainnya.
- Melindungi pedagang pasar tradisional dengan melarang pembangunan pasar 
swalayan berskala besar yang tidak sesuai undang-undang.
- Melindungi dan memperjuangkan hak-hak buruh migran (TKI).


6. Kemandirian energi


- Membangun pembangkit listrik tenaga panas bumi dan air (10.000 MW).
- Menyediakan sumber energi dengan mendirikan kilang-kilang minyal, pabrik bio 
etanol dan pabrik DME (pengganti LPG).
- Membuka 2 juta hingga 4 juta Ha hutan aren - dengan sistim tanam tumpangsari 
- untuk produksi bahan bakar etanol, sebagai pengganti BBM impor. Pembukaan 
lahan ini akan menjadikan Indonesia sebagai negara pengekspor bahan bakar 
nabati setelah 7 tahun masa tanam (4 juta Ha hutan aren menghasilkan sekitar 56 
juta mt etanol/tahun).


7. Pendidikan dan kesehatan


- Mencabut undang-undang bahan hukum pendidikan.
- Pencabut pajak buku pelajaran dan menghentikan model penggantian buku 
pelajaran setiap tahun.
- Melaksanakan kembali program KB (Keluarga Berencana).
- Meningkatkan peran PKK, Posyandu dan Puskesmas.
- Menempatkan sarjana dan dokter baru melalui program pemerintah terutama di 
kantong-kantong kemiskinan.
- Menggerakkan revolusi putih dengan menyediakan susu untuk anak-anak miskin.


8. Menjaga kelestarian alam dan lingkungan hidup


- Melakukan penghijauan kembali 59 juta Ha hutan yang rusak serta konservasi 
aneka ragam hayati dan hutan lindung.
- Mengamankan dan merehabilitasi daerah aliran sungai.
- Mencegah dan menindak tegas pelaku pencemaran lingkungan.
- Melindungi flora dan fauna sebagai bagian dari aset bangsa.


Haluan baru. Pemimpin baru. Terobosan baru.


 
Terima kasih saya, 

 
Prabowo Subianto
Ketua Dewan Pembina
Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra)


Kirim email ke