Yth Pak Prabowo.

Mungkin bapak tidak mempunyai waktu untuk menjawab semua ocehan  anggota FPK
ini, tapi cukup Bapak baca saja, karena masalahnya sekarang sudah bergulir
menjadi snow-ballnya ala pembicaraan diantara anggota FPK.

Hambatan dan halangan itu pasti ada, tapi apakah itu harus menyurutkan
langkah mulia Bapak. Dosa atau pahala masa lalu pasti akan terlihat dengan
adanya keajaiban waktu.

Suara saya ada di belakang Bapak.

Ilmi

2009/3/14 erensdh <[email protected]>

>   Maaf pak manneke, saya akui pendapat anda, tapi saya tidak dalam posisi
> mengadili "runmor" keterlibatan mantan Pangkostrad itu, melainkan
> mengkritisi sesuai keinginan pak Prabowo dalam milis ini.
> Hal berikutnya adalah saya punya keyakinan bahwa pak manneke tidak pernah
> menjadi korban Mei 1998 seperti yang pak manneke maksudkan terdahulu,
> seperti juga saya yang hanya cuma baca, dengar atau saksikan di media. Saya
> mau mengajak pak manneke untuk mengalah pada fakta bahwa sudah
> bertahun-tahun kita tidak tahu persis siapa dalang kerusuhan Mei 1998 itu,
> apalagi untuk mengadilinya. Fakta lainnya adalah di partai Garindra ada juga
> korban kerusuhan Mei 1998 yang menjadi pengurus teras partai itu, yang dalam
> suatu debat tv ia lantang mengatakan bahwa dia harus berani menatap ke masa
> depan dan harus melupakan masa kelamnya yang lalu. Sekalipun pernyataannya
> itu bukan dalam kapasitas mewakili para korban kerusuhan Mei 1998, tapi
> paling tidak itu adalah suatu realita lapangan bahwa sang korban saja bisa
> mengatakan itu sementara kita sang penontonnya kok tidak?
> Atau ini hanya isyarat tidak untuk Prabowo?

Kirim email ke