Sebaiknya yang lain pada mundur saja sehingga tidak habisin uang rakyat, biarkan SBY memilih wpresnya dan langsung lantik bulan Oktober yad habis perkara..
--- In [email protected], Mula Harahap <mulahara...@...> wrote: > > > Pasca kemenangan Demokrat ini, perpolitikan Indonesia menjelang pemilu > presiden menjadi menarik untuk diamati: > > Demokrat yang memperoleh 20% suara pemilih itu tidak membutuhkan lagi koalisi > dengan partai mana pun kalau hanya untuk meloloskan calon presidennya yaitu > SBY. Partai itu hanya membutuhkan koalisi untuk mengamankan politik Presiden > (dalam hal ini SBY) di DPR selama 5 tahun ke depan. > > Dan dengan popularitas yang sedemikian tinggi yang diperoleh SBY maka > Demokrat menjadi lebih bebas dalam mencari calon wakil presiden yang akan > dipasangkan dengan SBY. Mereka sedang berada di atas angin. Partai-partai > lainlah yang akan merapat ke mereka. Demokrat tidak memerlukan figur "vote > getter". > > Belajar dari pengalaman 5 tahun ini, dan dalam posisi partai yang sedang > berada di atas angin, maka calon wakil presiden yang diperlukan Demokrat > adalah sebuah figur yang tidak terlalu merepotkan SBY. > > > > > Mula Harahap >
