Hehehe, Bung Satria, istilah "kejang-kejang" dan "histeris" itu saya pakai dalam komunikasi penuh banyolan dengan sohib mahmud yang lucu itu. Ini cuma bagian dari dramatisasi, untuk mengkonter pernyataan bahwa maen sinetron itu sebagai hiburan yang memberikan kesenangan agar lupa dari trauma. "Histeria" sendiri jangan dibayangkan sebagai guling-guling, ngamuk-ngamuk, jerit-jerit dan mendelik-mendelik. Histeria bisa saja berupa pengalihan gangguan psikis ke gejala fisik (psikosomatis). Misalnya, banya prajurit yang pulang dari perang menderita kelumpuhan atau kebutaan psikis karena tak tahan menyaksikan kebrutalan perang. Histeria juga bisa berwujud pada terjadinya disosiasi: orang itu pergi ke suatu tempat tanpa sadara kenapa dia ada di situ (sering kan liat pengumuman orang hilang meninggalkan rumah dan tidak kembali?). Kejang-kejang tentu saja sudah bisa terjadi, khususnya dalam situasi ekstrem. Seorang korban perkosaan yang tiba-tiba ketemu pemerkosanya di mall, misalnya, bisa saja tiba-tiba jatuh dan kejang-kejang, bahkan juga jerit-jerit. Tapi ini bukan satu-satuna perwujudan kemunculan trauma. manneke
--- On Sat, 6/27/09, Satria Dharma <[email protected]> wrote: From: Satria Dharma <[email protected]> Subject: [Forum-Pembaca-KOMPAS] Re: hasil visum manohara To: [email protected] Received: Saturday, June 27, 2009, 2:34 AM + Tidak histeris dan kejang-kejang berarti tidak ada trauma? Berikut ini artikel yang mungkin bisa membantu Bung Manneke agar 'kuliah'nya lebih mantap. :-). Di Amerika Serikat, hampir 5,3 juta wanita usia 18 tahun dan lebih mengalami kekerasan fisik dan kira-kira 1,5 juta wanita diperkosa atau serangan seksual setiap tahun. Pada kebanyakan kasus, kekerasan yang menyerang wanita dilakukan oleh seorang patner atau teman dekat (intim), suami atau seorang yang dikenal oleh korban (1). Para korban kekerasan ini tidak hanya akan menderita trauma fisik, namun terutama sekali akan menderita stress mental yang amat berat bahkan bisa seumur hidup. Yaitu meningkatnya kecemasan dan stress, merasa rendah harga diri, depresi berat, gangguan makan (anoreksia nervosa atau bulimia nervosa) bahkan stress pasca trauma (1,4). http://hudachairi. multiply. com/journal/ item/12/Kekerasa n_Seksual_ pada_Wanita Gangguan stress pasca trauma adalah suatu gangguan kecemasan yang timbul setelah mengalami atau menyaksikan suatu ancaman kehidupan atau peristiwa-peristiwa trauma, seperti perang militer, serangan dengan kekerasan atau suatu kecelakaan yang serius. Peristiwa trauma ini menyebabkan Anda memberikan reaksi dalam keadaan ketakutan, tak berdaya dan mengerikan. Mengalami penderitaan akibat perlakuan kejam yang berulang, ikut perang. Gejala-gejala umum meliputi : • Kenangan yang muncul kembali dalam ingatan dan berulang-ulang, sangat mendalam dan mengganggu akibat peristiwa tersebut. • Berusaha menghindari keadaan-keadaan yang mengingatkan Anda pada peristiwa tersebut. • Menjadi mati rasa secara emosional dan suka menyendiri. • Sulit tidur dan konsentrasi, ketakutan atas keselamatan pribadi. Bila gejala-gejala gangguan stres pasca trauma menjadi parah, gangguan tersebut menimbulkan ketidakmampuan. http://www.f- buzz.com/ 2008/07/21/ gangguan- stress-pasca- trauma/ Dengan gambaran demikian, wajar bila dalam jangka segera setelah peristiwa traumatik individu mengalami hal-hal berikut: • Ingatan yang mencengkeram seperti bayangan atau ingatan lainnya tentang traumanya • Merasa seperti kejadian terjadi lagi ("Flashbacks" ) • Mimpi buruk, gangguan tidur • Gangguan makan: mual dan muntah, kesulitan makan, atau justru kebutuhan sangat meningkat untuk mengkonsumsi makanan • Merasa terganggu bila diingatkan, atau teringat tentang traumanya (oleh sesuatu yang dilihatnya, didengar, dirasakan, dicium, atau dirasakan (lidah) • Ketakutan, merasa kembali berada dalam bahaya • Kewaspadaan berlebih, kebutuhan besar untuk menjaga dan melindungi diri • Kesulitan mengendalikan emosi/perasaan karena ingatan yang juga tak mampu dikendalikan tentang trauma • Kesulitan untuk berkonsentrasi atau berpikir jernih. http://www.pulih. or.id/?lang= &page=self& id=115 Salam Satria
